10 Drama Jepang di Netflix yang Cocok Buat Ngabuburit

Drama Jepang menjadi pilihan tontonan yang tepat untuk mengisi waktu ngabuburit karena umumnya memiliki durasi episode yang ringkas, alur cerita fokus, serta pengembangan karakter yang kuat. Berikut 10 drama Jepang di Netflix yang cocok ditonton buat ngabuburit di bulan puasa!
1. First Love: Hatsukoi

Drama ini mengangkat kisah cinta pertama yang terpisah oleh waktu, jarak, dan pilihan hidup. Cerita disusun dengan alur maju-mundur yang memperlihatkan perbedaan emosional antara masa remaja yang penuh harapan dan kehidupan dewasa yang sarat penyesalan. Pendekatan ini membuat penonton memahami perkembangan karakter secara perlahan tanpa terasa terburu-buru.
Selain romansa, First Love: Hatsukoi juga menyoroti proses pendewasaan dan penerimaan terhadap masa lalu. Visual yang tenang serta penggunaan musik yang konsisten memperkuat nuansa nostalgia. Drama ini cocok ditonton saat ngabuburit karena ritmenya stabil dan tidak melelahkan, namun tetap emosional.
2. Alice in Borderland

Drama ini menghadirkan konsep survival game dengan taruhan nyawa. Para karakter terjebak di dunia alternatif dan dipaksa mengikuti permainan berbahaya dengan aturan yang terus berubah. Setiap episode bergerak cepat dan penuh ketegangan, membuat penonton terus penasaran dengan kelanjutan ceritanya.
Di balik aksi dan permainan ekstrem, Alice in Borderland juga mengeksplorasi sisi psikologis manusia saat berada di kondisi terdesak. Konflik moral dan pilihan sulit menjadi bagian penting cerita. Kombinasi ini membuat drama ini efektif mengisi waktu ngabuburit tanpa terasa lambat.
3. Midnight Diner: Tokyo Stories

Drama ini berfokus pada sebuah kedai makan kecil yang buka di tengah malam. Setiap episode menampilkan pelanggan yang berbeda dengan latar belakang dan masalah masing-masing. Ceritanya sederhana dan berdiri sendiri, sehingga mudah diikuti meski tidak menonton dari awal.
Kekuatan Midnight Diner terletak pada dialog yang natural dan cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tanpa konflik besar, drama ini justru terasa hangat dan reflektif. Cocok untuk ngabuburit santai sambil menunggu waktu berbuka.
4. The Makanai: Cooking for the Maiko House

Berlatar Kyoto, drama ini menggambarkan kehidupan sehari-hari di rumah maiko. Cerita berfokus pada persahabatan, rutinitas, dan makanan sebagai bagian dari keseharian para tokohnya. Alur ceritanya berjalan pelan dan konsisten.
Pendekatan slice of life yang kuat membuat drama ini terasa menenangkan. Visual makanan dan suasana tradisional Kyoto memberikan pengalaman menonton yang nyaman. The Makanai sangat cocok ditonton saat ngabuburit ketika penonton menginginkan suasana tenang.
5. Quartet

Drama ini mengisahkan empat orang dewasa yang dipertemukan oleh musik dan membentuk sebuah kuartet. Masing-masing karakter memiliki latar belakang dan konflik personal yang perlahan terungkap melalui dialog.
Quartet menonjolkan kekuatan naskah dan interaksi antar karakter. Ceritanya tidak terburu-buru, namun tetap konsisten membangun emosi. Drama ini cocok bagi penonton yang ingin tontonan dengan kedalaman cerita saat ngabuburit.
6. Brush Up Life

Drama ini mengangkat konsep time loop dengan pendekatan yang sangat membumi. Tokoh utamanya mendapat kesempatan untuk mengulang hidupnya dari masa kecil setelah mengalami kematian mendadak. Alih-alih menggunakan kesempatan ini untuk hal besar atau ambisius, cerita justru fokus pada perubahan kecil yang realistis, seperti memperbaiki hubungan pertemanan, membuat keputusan yang lebih bijak, dan memahami arti kebahagiaan dalam kehidupan sehari-hari.
Keunikan Brush Up Life terletak pada sudut pandangnya yang dewasa dan reflektif. Drama ini tidak menekankan ketegangan atau romansa berlebihan, melainkan perjalanan memahami hidup dari perspektif yang lebih matang. Unsur komedi ringan disisipkan secara natural, membuat ceritanya tetap menghibur dan cocok ditonton saat ngabuburit tanpa menguras emosi atau energi.
7. Unnatural

Unnatural berfokus pada tim forensik yang menangani kasus kematian tidak wajar. Setiap episode menghadirkan kasus berbeda yang diselesaikan secara sistematis dan rapi. Alur ceritanya padat, langsung ke inti masalah, dan jarang bertele-tele. Hal ini membuat drama ini nyaman ditonton meski hanya satu atau dua episode menjelang waktu berbuka.
Selain sisi medis dan investigasi, Unnatural juga kuat dalam menyampaikan pesan sosial. Banyak kasus yang diangkat berkaitan dengan ketidakadilan, tekanan sosial, hingga sisi gelap kehidupan modern. Kombinasi cerita kasus dan pengembangan karakter membuat drama ini terasa berbobot, namun tetap mudah diikuti untuk tontonan sore hari.
8. The Journalist

Drama ini mengangkat dunia jurnalisme investigatif yang bersinggungan langsung dengan kekuasaan dan politik. Ceritanya berfokus pada upaya mengungkap kebenaran di tengah tekanan dari berbagai pihak. Alurnya realistis dan disusun dengan pendekatan yang serius, membuat penonton memahami kompleksitas dunia media dan politik Jepang.
Meski bertema berat, The Journalist tetap memiliki alur yang rapi dan tidak membingungkan. Konflik dibangun secara bertahap, dengan ketegangan yang konsisten di setiap episode. Drama ini cocok untuk ngabuburit bagi penonton yang ingin tontonan informatif dan menantang secara intelektual tanpa harus mengikuti cerita yang terlalu panjang.
9. Orange Days

Orange Days mengisahkan kehidupan mahasiswa dengan fokus pada persahabatan, romansa, dan pencarian jati diri. Ceritanya berkembang secara perlahan, memperlihatkan dinamika hubungan antar karakter yang realistis dan emosional. Drama ini dikenal dengan pendekatan yang hangat dan manusiawi, tanpa konflik yang dibuat-buat.
Kekuatan utama Orange Days terletak pada interaksi karakter dan perkembangan emosinya. Isu tentang komunikasi, empati, dan penerimaan diri diangkat dengan sederhana namun efektif. Nuansa ceritanya ringan dan menyentuh, menjadikannya pilihan aman untuk ditonton saat ngabuburit dengan suasana tenang.
10. Good Morning Call

Drama ini menawarkan romansa remaja dengan konflik sederhana dan alur yang mudah diikuti. Ceritanya berawal dari dua siswa yang terpaksa tinggal serumah akibat kesalahan kontrak sewa. Premis ini menjadi dasar berbagai situasi komedi dan momen romantis ringan yang berkembang secara alami.
Sebagai rom-com, Good Morning Call tidak mencoba menjadi kompleks. Justru kesederhanaan cerita dan karakter menjadi daya tarik utamanya. Alurnya santai, penuh momen manis, dan minim drama berat, sehingga sangat cocok untuk mengisi waktu ngabuburit tanpa perlu konsentrasi penuh.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games!