6 Spin-off Game of Thrones yang Sedang Dikerjakan
Sejak pertama kali tayang pada awal 2010-an, Game of Thrones menjadi fenomena global berkat efek visual revolusioner, dunia fantasi unik, serta drama politik yang memikat. Kesuksesan besar ini membuat semesta ciptaan George R.R. Martin terus berkembang, bahkan setelah serial utamanya berakhir dengan kontroversi.
Kini, HBO tengah menggarap sejumlah spin-off yang akan memperluas kisah Westeros, Essos, hingga era-era berbeda keluarga Targaryen. Berikut daftar lengkap semua spin-off Game of Thrones yang sedang dikembangkan.
1. House of the Dragon
House of the Dragon menjadi spin-off pertama yang sukses melanjutkan kejayaan waralaba ini. Serial ini mengisahkan konflik internal keluarga Targaryen hampir dua abad sebelum peristiwa Game of Thrones. Musim keduanya telah selesai pada 2024 dan memperdalam ketegangan antara kubu Rhaenyra Targaryen serta Aegon II, membangun jalan menuju perang besar Dance of the Dragons.
Musim ketiga diperkirakan rilis pada 2026, dengan ekspektasi tinggi untuk menebus kegagalan nominasi Emmy drama yang sebelumnya selalu diterima. Popularitas House of the Dragon menjadi bukti kuat bahwa semesta Westeros masih relevan dan diminati. Keberhasilannya juga membuka jalan bagi spin-off lain yang kini tengah diproduksi HBO.
2. A Knight of the Seven Kingdoms
Spin-off berikutnya adalah A Knight of the Seven Kingdoms, adaptasi dari kumpulan novella Tales of Dunk and Egg. Ceritanya mengikuti petualangan Ser Duncan the Tall, seorang ksatria sederhana namun terhormat, dan Aegon Targaryen V saat masih muda. Bagi penonton Game of Thrones, nama Duncan mungkin familiar karena beberapa kali disebut oleh Kingsguard.
Peter Claffey akan menjadi pemeran utama, dan proyek ini diyakini mampu melahirkan bintang baru. Jika sesuai rencana, serial ini tayang pada 2026, kemungkinan mendahului atau bersamaan dengan musim ketiga House of the Dragon. Dengan fokus yang lebih intim dan petualangan berskala kecil, spin-off ini menawarkan tone berbeda namun tetap kaya nilai sejarah Westeros.
3. Aegon’s Conquest
Aegon’s Conquest menjadi salah satu spin-off paling dinantikan karena mengangkat sosok legendaris Aegon the Conqueror, raja pertama Targaryen yang menyatukan Westeros di bawah satu mahkota. Kisah ini akan menjadi prekuel langsung dari House of the Dragon, menjelaskan fondasi kekuasaan Targaryen serta awal mula ambisi yang kelak menghancurkan generasi mereka.
Meski belum memiliki tanggal rilis resmi, serial ini diyakini akan menyajikan skala peperangan besar, naga-naga pertama yang dikendarai Targaryen, serta perebutan kekuasaan awal yang menentukan masa depan Westeros. Selama dua tahun terakhir belum ada perkembangan signifikan, namun proyek ini tetap menjadi prioritas karena nilai historisnya dalam lore Game of Thrones.

4. The Sea Snake
The Sea Snake merupakan proyek spin-off animasi yang mengikuti petualangan Corlys Velaryon—tokoh berpengaruh di House of the Dragon, ketika menjelajahi berbagai lautan di dunia Martin. Karena formatnya animasi, HBO memiliki kebebasan visual lebih besar untuk menggambarkan pelayaran berbahaya, monster laut, serta benua eksotis yang belum pernah terlihat dalam versi live action.
Sayangnya, pengembangan serial ini masih minim update. Selain itu, ada kekhawatiran bahwa spin-off ini terlalu terikat pada House of the Dragon, sehingga berisiko mengurangi aksesibilitas bagi penonton yang hanya mengikuti Game of Thrones. Namun jika dieksekusi dengan baik, The Sea Snake bisa menjadi eksplorasi dunia yang paling luas dalam waralaba.
5. Ten Thousand Ships
Ten Thousand Ships menjadi spin-off dengan potensi visual dan naratif paling besar. Proyek ini mengangkat kisah Princess Nymeria, sosok legendaris yang memimpin suku Rhoynar mengungsi ke Dorne dengan armada 10.000 kapal, sekitar seribu tahun sebelum peristiwa Game of Thrones. Jarak waktu yang sangat jauh dari timeline utama memberi kesempatan untuk membangun dunia yang benar-benar baru.
Naskah pilotnya telah ditulis oleh Eboni Booth, namun detail lainnya masih minim. Kisah Nymeria yang namanya diabadikan Arya Stark untuk serigala peliharaannya memiliki banyak potensi epik: eksodus besar-besaran, peperangan, pengkhianatan, hingga fondasi budaya Dorne. Jika direalisasikan, spin-off ini bisa menjadi proyek paling berbeda dan paling ambisius di seluruh franchise.
6. The Golden Empire
Spin-off animasi lainnya adalah The Golden Empire, yang berfokus pada peradaban Yi Ti di benua Essos. Proyek ini akan menjelajahi wilayah yang hanya disebut sekilas dalam buku maupun serial utama, terkenal sebagai salah satu kerajaan paling maju dan misterius di dunia Martin sering disebut "Cina versi Westeros".
Seperti The Sea Snake, serial ini masih berada dalam tahap awal pengembangan tanpa tanggal rilis jelas. Ada kemungkinan HBO hanya akan memilih satu dari dua proyek animasi tersebut, tergantung mana yang dianggap lebih menjanjikan secara komersial. Jika diproduksi, The Golden Empire akan memperkenalkan budaya, politik, dan mitologi baru yang sama sekali berbeda dari Westeros.
Semua spin-off Game of Thrones yang sedang dikerjakan menunjukkan betapa luasnya dunia ciptaan George R.R. Martin. Dari kisah keluarga Targaryen, ekspansi ke Essos, hingga legenda kuno ribuan tahun sebelumnya, HBO tampaknya ingin membangun kembali kejayaan franchise ini. Meski beberapa proyek masih di tahap awal, potensinya sangat besar untuk memperkaya lore Westeros. Jika dieksekusi tepat, era baru Game of Thrones bisa menghadirkan petualangan yang bahkan lebih besar dari serial aslinya.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.
