8 Game Tahun 2000an yang Mungkin Dilupakan Orang
Era 2000-an adalah masa keemasan bagi industri game. Banyak judul legendaris lahir di periode ini, tetapi tidak semuanya mendapat sorotan yang layak. Beberapa game justru tenggelam di tengah popularitas judul besar lainnya, meski sebenarnya memiliki konsep unik dan gameplay yang menarik.
Dalam artikel ini, kita akan membahas delapan game dari era 2000-an yang mungkin sudah jarang diingat oleh banyak orang. Urutannya sengaja diacak agar kamu bisa menikmati pembahasan dengan sudut pandang yang lebih segar.
Final Fantasy Crystal Chronicles: My Life as a King (2008)
Berbeda dari seri utamanya yang berfokus pada petualangan RPG klasik, game ini justru menawarkan pengalaman sebagai seorang raja yang membangun kerajaan. Dirilis melalui layanan WiiWare, game ini menjadi salah satu spin-off paling unik dalam franchise Final Fantasy.
Sebagai pemain, kamu tidak bertarung langsung melawan musuh. Sebaliknya, kamu bertugas mengatur pembangunan kota, menentukan lokasi bangunan, dan mengelola sumber daya. Sistem delegasi menjadi inti gameplay, di mana kamu mengirim warga untuk menjelajah dungeon dan mengumpulkan item.
Kombinasi city builder dan RPG ini terasa sangat fresh pada masanya. Sayangnya, karena eksklusif di WiiWare yang kini sudah tidak aktif, game ini semakin sulit diakses dan perlahan dilupakan, meskipun kualitasnya sangat solid.
Zoo Keeper (2003)
Game puzzle ini terlihat sederhana, tetapi justru di situlah daya tariknya. Konsepnya mirip dengan game match-three, di mana pemain harus menyusun hewan sejenis dalam baris atau kolom.
Cerita awalnya cukup unik: hewan-hewan di kebun binatang memberontak karena perlakuan buruk, dan tugasmu adalah menangkap mereka kembali melalui puzzle. Gameplay yang mudah dipahami membuat game ini sangat adiktif.
Zoo Keeper juga menawarkan berbagai mode permainan, mulai dari mode cepat untuk mengejar skor hingga mode tantangan dengan objective berbeda. Versi Nintendo DS dengan kontrol stylus membuat pengalaman bermain menjadi lebih intuitif.
Meski tidak sepopuler puzzle game lain, Zoo Keeper adalah salah satu hidden gem yang sangat menyenangkan untuk dimainkan ulang.
Battalion Wars (2005)
Game ini membawa pendekatan berbeda dalam genre strategi. Jika biasanya kamu hanya mengatur unit dari atas seperti dalam game strategi klasik, di sini kamu juga bisa mengontrol unit secara langsung di medan perang.
Battalion Wars memadukan elemen third-person shooter dengan strategi real-time. Kamu bisa mengendalikan berbagai unit seperti tank, pesawat, hingga infanteri, sambil tetap memberi perintah kepada pasukan lain.
Cerita game ini berfokus pada konflik antara beberapa faksi besar, dengan misi yang cukup variatif. Walau mekaniknya tidak sedalam game strategi lainnya, konsep hybrid ini terasa sangat inovatif untuk masanya.
Sayangnya, karena dirilis di GameCube yang tidak terlalu dominan saat itu, popularitasnya pun terbatas.

Big Bang Mini (2009)
Game ini adalah shoot ‘em up yang sangat unik berkat penggunaan layar sentuh Nintendo DS. Kamu mengendalikan karakter dengan stylus untuk menembakkan kembang api ke arah musuh.
Setiap tembakan menghasilkan efek visual yang indah, penuh warna neon yang memanjakan mata. Namun, gameplay-nya tidak sekadar indah—kamu juga harus strategis karena sisa tembakan yang tidak mengenai musuh akan kembali sebagai ancaman.
Mode permainan yang beragam, termasuk Relax Mode tanpa musuh, membuat game ini cocok untuk berbagai tipe pemain. Meski kualitasnya tinggi, Big Bang Mini kurang dikenal karena dirilis di akhir era Nintendo DS.
Konami Krazy Racers (2001)
Game ini sering dianggap sebagai Mario Kart versi Konami. Meskipun tidak setenar kompetitornya, game ini menawarkan pengalaman balapan yang seru dengan karakter-karakter ikonik dari berbagai franchise Konami.
Mulai dari Dracula hingga Gray Fox, jajaran karakternya cukup unik dan menarik. Gameplay-nya mengikuti formula kart racing klasik dengan item, boost, dan berbagai mode seperti Grand Prix dan Time Trial.
Ada juga sistem lisensi yang harus dibuka untuk mengakses konten lebih lanjut, serta minigame yang menambah variasi. Handling kart yang agak “melayang” mungkin butuh adaptasi, tapi secara keseluruhan game ini sangat solid.
Buffy the Vampire Slayer (2002)
Game ini merupakan adaptasi dari serial TV populer, namun kualitasnya jauh lebih baik dari ekspektasi banyak orang. Dirilis eksklusif untuk Xbox, game ini menghadirkan gameplay beat ‘em up yang cepat dan memuaskan.
Cerita dalam game tetap setia pada dunia Buffy, lengkap dengan karakter, lokasi, dan elemen supernatural yang khas. Bahkan, sebagian besar pengisi suara berasal dari cast asli serialnya.
Pertarungan dalam game terasa impactful meski tidak terlalu kompleks. Visualnya juga cukup impresif untuk ukuran saat itu. Sayangnya, karena kalah pamor dari game besar lain di Xbox, judul ini jarang dibicarakan sekarang.

Mario Artist: Polygon Studio (2000)
Ini mungkin salah satu game paling unik yang pernah dibuat oleh Nintendo. Dirilis untuk perangkat tambahan 64DD, game ini memungkinkan pemain membuat objek 3D dari nol.
Kamu bisa memodifikasi bentuk sederhana hingga menciptakan model kompleks. Bahkan, ada mode minigame yang memanfaatkan kreasi tersebut.
Game ini lebih mirip software kreatif daripada game tradisional. Meski begitu, bagi pemain yang suka bereksperimen, Polygon Studio menawarkan pengalaman yang sangat menarik.
Sayangnya, karena hanya dirilis di Jepang dan membutuhkan aksesori khusus, game ini menjadi sangat niche dan akhirnya terlupakan.
Ecks Vs. Sever (2001)
Game FPS di Game Boy Advance mungkin terdengar mustahil, tetapi Ecks Vs. Sever berhasil membuktikan sebaliknya. Game ini bahkan dianggap sebagai salah satu FPS handheld terbaik di masanya.
Terinspirasi dari konsep film dengan nama serupa, game ini menghadirkan dua karakter utama dengan campaign berbeda. Gameplay-nya mengingatkan pada FPS klasik dengan nuansa futuristik.
Walau desain levelnya cenderung repetitif, mekanik senjata dan atmosfernya cukup solid. Mengingat keterbatasan hardware GBA, pencapaian teknis game ini sangat mengesankan.
Banyak game hebat di era 2000-an yang sayangnya tenggelam oleh popularitas judul besar lainnya. Padahal, beberapa di antaranya menawarkan inovasi dan pengalaman bermain yang unik, bahkan melampaui zamannya. Dari simulasi kerajaan hingga FPS di handheld, semuanya menunjukkan kreativitas tinggi developer saat itu.
Jika kamu ingin bernostalgia atau mencari pengalaman berbeda, game-game ini layak untuk dicoba kembali. Siapa tahu, kamu justru menemukan hidden gem favorit baru dari masa lalu.
Look forward to other interesting information and don't forget to follow Facebook and Instagram Dunia Games. You can also get a game voucher for Mobile Legends with special prices only at Dunia Games Top-up.