Resident Evil Requiem: Panduan Bos The Girl
Pertarungan melawan The Girl menjadi salah satu momen paling menegangkan di Resident Evil Requiem. Bos ini bukan hanya sekadar musuh kuat, tetapi juga simbol perkembangan karakter Grace Ashcroft sepanjang petualangannya di Rhodes Hill Chronic Care Center. Jika pada pertemuan pertama Grace hanya bisa bersembunyi dan mengalihkan perhatian monster tersebut, pada pertarungan terakhir ia akhirnya memiliki senjata untuk melawan.
Meski tidak sekuat Leon Kennedy yang terkenal dalam seri sebelumnya, Grace harus mengandalkan strategi, pemanfaatan lingkungan, serta pengelolaan amunisi untuk mengalahkan makhluk ini. Dalam panduan ini, kamu akan mempelajari langkah-langkah penting untuk menghadapi bos The Girl secara efektif.
Awal Pertarungan: Serangan Pertama ke The Girl

Setelah jatuh ke arena bos, hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengambil amunisi Requiem yang berada tepat di depan. Amunisi ini sangat penting karena akan digunakan untuk melumpuhkan The Girl.
Segera setelah mengambil amunisi, bersiaplah menembak kepala The Girl menggunakan revolver Requiem. Satu tembakan yang tepat biasanya cukup untuk membuatnya stun sementara. Jika ini pertama kalinya kamu melakukan hal tersebut, kamu juga akan mendapatkan achievement bernama Bring Out the Big Guns.
Saat The Girl sedang stun, gunakan kesempatan tersebut untuk melewatinya dan bergerak ke arah power distribution unit pertama. Unit ini berada di area Chemical Treatment dan mudah dikenali karena lampu merah yang menandakan bahwa unit tersebut belum aktif.
Unit pertama membutuhkan input yang cukup lama untuk diaktifkan. Karena itu, pastikan The Girl tidak melihatmu saat kamu menarik tuas. Jika ia mulai mendekat, tembak lagi menggunakan revolver Requiem untuk menghentikannya sementara.
Jika amunisi kamu mulai menipis, jangan panik. Di arena terdapat spotlight dengan lampu hijau yang bisa digunakan untuk menghalangi pergerakan The Girl di jalur tertentu. Gunakan spotlight ini sebagai alat pertahanan sementara.
Unit Kedua: Puzzle Lever yang Hilang

Setelah unit pertama aktif, sebagian area arena akan kembali terang. Cahaya ini sangat membantu karena bisa menjadi zona aman sementara jika The Girl tiba-tiba muncul di dekatmu.
Dari unit pertama, tetaplah menyusuri sisi kiri arena hingga kamu menemukan Control Room. Di ruangan ini terdapat power distribution unit kedua, tetapi ada satu masalah: tuasnya hilang.
Untungnya, kamu tidak perlu mencari terlalu jauh. Setelah memeriksa unit tersebut, kamu akan menemukan petunjuk bahwa tuas berada di Filing Room yang terletak di sebelah kiri ruangan.
Ambil tuas tersebut lalu kembali ke Control Room. Namun bersiaplah, karena saat kamu kembali, The Girl akan masuk ke ruangan dan melempar Grace. Meskipun adegan ini terlihat dramatis, sebenarnya tidak menyebabkan damage.
Sekarang posisi kamu terhalang oleh The Girl. Ada dua pilihan yang bisa dilakukan:
- Lari menuju area terang terdekat, atau
- Menembaknya menggunakan revolver Requiem
Cara paling aman adalah menembaknya terlebih dahulu agar ia kembali stun, lalu segera aktifkan unit kedua. Kabar baiknya, unit ini langsung aktif setelah input diberikan, sehingga kamu tidak perlu menunggu lama seperti unit pertama.
Unit Ketiga: Manfaatkan Spotlight

Setelah keluar dari Control Room, kembali ikuti jalur sisi kiri arena. Di ujung jalur tersebut kamu akan menemukan unit ketiga sekaligus yang terakhir.
Pada tahap ini, kemungkinan besar amunisi Requiem kamu sudah mulai terbatas, terutama jika beberapa tembakan sebelumnya meleset. Karena itu, kamu perlu memanfaatkan spotlight yang berada di dekat unit ketiga.
Spotlight ini bisa digunakan untuk menghalangi pintu masuk menuju unit, sehingga The Girl tidak bisa mengejarmu saat kamu mencoba mengaktifkan tuas.
Langkahnya cukup sederhana:
- Aktifkan spotlight untuk memblokir jalur The Girl.
- Segera menuju unit ketiga.
- Tarik tuas untuk mengaktifkannya.
Begitu unit terakhir aktif, seluruh sistem listrik di area tersebut akan kembali menyala.
Tahap Akhir: Mengalahkan The Girl

Setelah ketiga power distribution unit aktif, tujuan berikutnya adalah kembali ke elevator yang berada di sisi kiri arena. Naiklah menggunakan lift tersebut untuk mencapai platform di atas.
Di sana terdapat switch yang harus kamu aktifkan untuk membuka hatch di bagian atas. Namun sebelum kamu berhasil menekan switch, The Girl akan melakukan upaya terakhir untuk menghentikanmu.
Seperti sebelumnya, gunakan spotlight di dekat area ini untuk menghalangi pergerakannya. Dengan cahaya tersebut, The Girl tidak akan bisa mendekat cukup lama sehingga kamu dapat mengaktifkan switch dengan aman.
Setelah hatch terbuka, sinar matahari akan masuk ke ruangan. Cahaya ini menjadi kelemahan utama The Girl.
Monster tersebut akan mulai melemah dan perlahan meleleh ketika terkena sinar matahari. Meskipun game memberikan instruksi untuk menembaknya, sebenarnya tidak perlu membuang amunisi Requiem yang tersisa. Biarkan saja cahaya matahari menyelesaikan pertarungan.
Dengan demikian, pertarungan bos pun berakhir.
Pertarungan melawan The Girl di Resident Evil Requiem bukan sekadar soal menembak monster. Bos ini dirancang sebagai kombinasi antara survival horror, pengelolaan sumber daya, dan puzzle lingkungan.
Dengan mengaktifkan tiga power distribution unit, memanfaatkan spotlight, serta menggunakan revolver Requiem secara efisien, pertarungan yang awalnya terasa menakutkan akan menjadi jauh lebih mudah.
Semakin lama kamu bertahan, semakin besar keuntungan yang kamu dapatkan, hingga akhirnya cahaya matahari menjadi senjata terakhir yang mengakhiri ancaman The Girl.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.