Bigetron by Vitality Lepas Juann & Rynn di FFWS SEA 2025 Fall, Chrisjo Klarifikasi
Membawa kekuatan baru di Free Fire World Series (FFWS) SEA 2025 Fall bersama Bigetron by Vitality tampaknya tidak berjalan mulus bagi sang pelatih, Christian Jonathan “Chrisjo” Pascoal. Pasalnya, rencana awal membawa kekuatan baru di FFWS SEA 2025 Fall ternyata tidak memberi dampak besar bagi Bigetron by Vitality. Hasil yang mereka dapatkan sepanjang Knockout Stage bisa dikatakan jauh dari ekspektasi.
Kehadiran dua bintang muda, Juann dan Rynn memang awalnya diharapkan menjadi sebuah prospek yang baik bagi Bigetron by Vitality di FFWS SEA 2025 Fall. Tampil menjanjikan ketika membela CostaCaffe di FFNS 2025 Fall, Juann dan Rynn benar-benar laku keras di bursa transfer pramusim FFWS SEA 2025 Fall. Sebagai debutan, performa mereka memang cukup baik bersama Bigetron by Vitality.
Namun, untuk mendapatkan hasil yang diharapkan tentunya Chrisjo sebagai pelatih Bigetron by Vitality harus menyiapkan backup plan untuk dapat menolong timnya lolos ke Grand Final FFWS SEA 2025 Fall di pekan ini. Keputusan besar telah diambil, Bigetron by Vitality melepas Juann dan Rynn serta mendatangkan JooeeeL dan mengembalikan AzrieL ke dalam roster beberapa waktu yang lalu.
Apa yang terjadi sebenarnya dengan Bigetron by Vitality? Apa yang membuat Chrisjo mengambil keputusan besar melepas Juann dan Rynn dari Bigetron by Vitality? Apakah ada kaitannya dengan performa mereka sejauh ini? Atau mungkin karena faktor lain yang tidak diketahui banyak orang? Simak ulasan selengkapnya di sini.
Chrisjo Ungkap Alasan Bigetron by Vitality Lepas Juann & Rynn di FFWS SEA 2025 Fall

Dalam interview media bersama Garena Indonesia, Chrisjo selaku pelatih Bigetron by Vitality menjelaskan dan mengklarifikasi alasan dirinya melepas Juann dan Rynn di bursa transfer FFWS SEA 2025 Fall. Pertama, Chrisjo menyatakan bahwa Juann dan Rynn adalah pemain yang sangat baik dari segi performa dan mekanik, membuktikan kualitas keduanya benar-benar luar biasa.
“Pertama-tama saya sepakat, mereka merupakan kedua pemain yang bagus secara mekanik secara in-game mereka bagus,” ucap Chrisjo. Chrisjo kemudian menyebutkan alasan dirinya melepas Juann dan Rynn adalah karena faktor eksternal di mana keduanya terhalang faktor studi dan juga perizinan dari keluarga. Menurut Chrisjo, dirinya membutuhkan pemain untuk jangka panjang sehingga pertukaran ini diharapkan mampu bertahan hingga nantinya mereka bermain di FFWS Global Finals 2025.

“Cuma (karena) faktor di luar game yang membuat saya putuskan mereka tidak bisa lanjut karena mereka masih ada tuntutan studi juga izin dari orang tua,” tuturnya. “Karena saya butuh pemain untuk jangka panjang, tapi dalam hal Juann & Rynn ternyata hanya bisa untuk waktu yang singkat. Sedangkan nanti kalau kami mau masuk ke Final Global sudah tidak ada transfer window lagi. Jadi, terpaksa harus saya lakukan pertukaran pemain di bursa transfer kali ini,” ujar Chrisjo menambahkan.
Sebelumnya, Juann dan Rynn terlihat bermain membela Bigetron by Vitality di pekan ketiga FFWS SEA 2025 Fall. Bisa dikatakan, Chrisjo sedang melakukan simulasi dengan memainkan lineup yang berbeda meski sebelumnya, kepada Dunia Games (DG) ia sempat menyatakan untuk memfokuskan lineup bersama Juann dan tanpa Rynn. Pada akhirnya, bisa dikatakan match day tersebut menjadi match terakhir mereka,
“Kami coba simulasi, untuk bermain dengan role sniper yang diisi oleh Kojaa, dan coba menambahkan Rynn di lini depan agar menambah kekuatan tempur depan. Dan Koja, hanya tinggal mencari posisi 3 rusher 1 sniper long formation. Jadi call war kemarin diatur sepenuhnya oleh Rynn, tidak oleh Kojaa yang biasanya diatur oleh Kojaa karena kami bermain 4 rusher close man formation,” jelas Chrisjo.
Pada akhirnya, perpisahan antara Bigetron by Vitality dengan Juann dan Rynn menjadi sebuah strategi yang dipersiapkan oleh Chrisjo untuk menghadapi pekan keempat FFWS SEA 2025 Fall. Menurut Chrisjo, pekan ketiga kemarin hanya sebuah pemanasan dan untuk pekan selanjutnya, mereka telah menyiapkan strategi yang tentunya siap untuk memuluskan langkah mereka menuju ke Grand Final.
“Sejujurnya, kami masih belum puas bermain di Knockout Stage. Kami belum begitu serius dan menggunakan strategi terbaik sepenuhnya di week 3. Kami masih butuh pengalaman bermain, pemanasan, jadi masih war-war-war-war yang kami targetkan di week 3 kemarin. (Persiapan) untuk week 4? SURPRISE!,” pungkasnya.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.
