Anime Chitose Is in Ramune Bottle Mengalami Penundaan Episode Sampai Musim Semi

Anime Chitose Is in Ramune Bottle Mengalami Penundaan Episode Sampai Musim Semi

Anime & Manga
04 February 2026
1 views

Anime Chitose in a Ramune Bottle mulai tayang pada 7 Oktober 2025 dan sempat mendapatkan respons yang cukup positif dari penggemar anime. Ceritanya yang ringan dengan balutan slice of life dan nuansa semi-harem membuat anime ini terlihat menjanjikan, terutama bagi penggemar light novel aslinya. Namun, perjalanan anime ini tidak berjalan mulus. Sejak episode keenam, penayangannya mengalami delay cukup panjang hingga akhirnya baru mencapai total 10 episode.

Situasi ini memunculkan banyak pertanyaan di kalangan penggemar. Apa sebenarnya yang menyebabkan anime Chitose in a Ramune Bottle mengalami penundaan episode? Apakah murni karena masalah produksi, atau ada faktor lain yang memengaruhi kelanjutan proyek ini?

Jadwal Tayang yang Tidak Konsisten

Pada awal penayangannya, Chitose in a Ramune Bottle mengikuti jadwal rilis mingguan yang normal. Namun memasuki pertengahan musim, tepatnya setelah episode 5, anime ini mulai mengalami penundaan tanpa kepastian jadwal yang jelas. Episode 6 tertunda cukup lama, dan hingga kini anime tersebut baru memiliki 10 episode, meskipun sebelumnya direncanakan tayang hingga episode 13.

Pihak produksi menyebutkan bahwa delay ini terjadi karena adanya improvisasi dan penyempurnaan ulang pada kualitas visual anime. Hal ini mengindikasikan bahwa proses produksi berjalan tidak sesuai dengan perencanaan awal.

Masalah Produksi dan Improvisasi Visual

Menurut informasi yang beredar di berbagai media anime, penyebab utama delay Chitose in a Ramune Bottle adalah masalah produksi internal. Studio FEEL disebut melakukan improvisasi ulang terhadap visual animenya, baik dari segi detail gambar, konsistensi animasi, hingga penyampaian emosi karakter.

Improvisasi visual di tengah musim penayangan bukanlah hal yang ideal. Biasanya, proses ini sudah harus selesai sebelum anime mulai ditayangkan. Ketika perbaikan dilakukan di saat anime sudah berjalan, risiko keterlambatan episode menjadi sangat besar. Hal ini kemungkinan diperparah oleh keterbatasan jadwal animator serta tekanan tenggat waktu.

Spekulasi Fans terhadap Kinerja Studio FEEL

Di sisi lain, sebagian penggemar berspekulasi bahwa masalah Chitose in a Ramune Bottle tidak hanya soal teknis produksi. Studio FEEL dinilai kurang berhasil menerjemahkan daya tarik light novel ke dalam format anime. Cerita yang terasa lambat, pendekatan visual yang dianggap kurang menarik, serta atmosfer yang kurang relevan dengan tren anime modern menjadi sorotan.

Padahal, dalam versi light novel, Chitose in a Ramune Bottle dikenal memiliki daya tarik kuat lewat interaksi karakter, konflik remaja yang realistis, serta keseimbangan antara komedi dan drama. Perbedaan penyampaian inilah yang membuat sebagian fans merasa adaptasi animenya kehilangan “rasa” khas dari sumber aslinya.

Persaingan Ketat dengan Anime Musim 2026

Faktor eksternal juga ikut memengaruhi menurunnya antusiasme terhadap anime ini. Memasuki tahun 2026, industri anime dipenuhi oleh judul-judul baru dengan kualitas visual tinggi dan cerita yang lebih segar. Kondisi ini membuat Chitose in a Ramune Bottle semakin sulit mempertahankan perhatian penonton, terlebih dengan jadwal tayang yang tidak konsisten.

Beberapa penggemar akhirnya memilih untuk berhenti menunggu dan beralih ke anime lain yang lebih stabil dalam penayangan. Namun, masih ada juga fans setia yang menantikan kelanjutan episode 11 hingga 13 demi mengetahui bagaimana akhir cerita anime ini.

Masa Depan Chitose in a Ramune Bottle

Meskipun mengalami berbagai kendala, Chitose in a Ramune Bottle masih dikonfirmasi akan berlanjut hingga episode 13 dan tamat. Hal ini setidaknya memberikan kepastian bagi penonton yang masih mengikuti ceritanya. Delay yang terjadi bisa menjadi pelajaran penting, baik bagi studio maupun komite produksi, tentang pentingnya manajemen produksi yang matang sebelum anime ditayangkan.

Bagi penggemar light novel, anime ini mungkin belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi. Namun, bagi penonton yang menikmati cerita ringan dan karakter-driven, Chitose in a Ramune Bottle tetap memiliki daya tarik tersendiri meski harus melalui perjalanan penayangan yang cukup berliku.