Battlefield 6 Dikritik: Sistem Assignment Terlalu Sulit dan Tidak Seimbang

Battlefield 6 Dikritik: Sistem Assignment Terlalu Sulit dan Tidak Seimbang

Games
26 November 2025
159 views

Setelah rilis beberapa waktu lalu, Battlefield 6 langsung menjadi perbincangan hangat di komunitas gamer. Mode multipemain andalannya berhasil menarik hampir 750.000 pemain bersamaan di Steam, sebuah pencapaian yang jarang terlihat bahkan untuk game AAA sekalipun. Namun, di balik kesuksesan besar itu, ada satu aspek yang memicu keluhan luas: sistem assignment atau tantangan permanen untuk membuka senjata dan perlengkapan tertentu.

Dalam game ini, terdapat empat kategori assignment, tetapi hanya weapon assignment yang menjadi fokus karena berhubungan langsung dengan akses ke 12 dari total 41 senjata utama. Masalahnya, banyak pemain menganggap beberapa tantangan ini terlalu berat, kurang logis, dan bahkan tidak sejalan dengan mekanik gameplay Battlefield 6 itu sendiri.

Salah satu contoh paling disorot adalah tantangan untuk membuka KTS100 MK8 LMG. Pemain harus menekan 300 musuh dan memberikan 10.000 poin hipfire damage menggunakan LMG. Pada dasarnya, ini adalah tugas yang tidak realistis. Sistem suppression di Battlefield 6 dinilai jauh lebih lemah dibandingkan seri sebelumnya, sementara akurasi hipfire LMG sangat buruk, bahkan di jarak dekat. Akibatnya, banyak pemain merasa assignment ini tidak hanya sulit, tetapi juga dirancang tanpa mempertimbangkan cara kerja senjata yang sebenarnya.

Permasalahan serupa juga terjadi pada beberapa assignment senjata lain. Misalnya, tantangan senjata SMG justru meminta pemain mendapatkan kill sambil membidik, padahal karakteristik dasar SMG biasanya mengandalkan hipfire dalam pertempuran jarak dekat. Hal yang lebih ekstrem muncul pada tantangan sniper untuk membuka PSR, yang mewajibkan 150 headshot dari jarak lebih dari 200 meter. Tantangan ini dinilai hampir mustahil karena sebagian besar peta Battlefield 6 tidak menawarkan jarak pandang sejauh itu secara konsisten.

Sebagian pemain akhirnya mencari solusi alternatif. Battlefield Portal, fitur yang memungkinkan pembuatan mode kustom dengan bot, menjadi jalan pintas yang banyak dipakai untuk menyelesaikan assignment tanpa mengganggu permainan publik. Meski cara ini dianggap sebagai bentuk kecurangan yang halus, banyak yang menilai langkah ini wajar mengingat rancangan tantangan yang tidak seimbang.

Jika developer tidak segera menyesuaikan tingkat kesulitannya, sejumlah besar pemain mungkin tidak akan pernah membuka seluruh senjata yang terkunci. Hal ini tentu merugikan pengalaman bermain secara keseluruhan, terutama bagi pemain yang ingin menikmati variasi senjata tanpa harus melewati tantangan yang tidak realistis.

Perubahan pada sistem assignment tampaknya tinggal menunggu waktu. Dengan besarnya jumlah keluhan dan pentingnya menjaga keseimbangan antara tantangan dan kesenangan, sangat mungkin developer akan meninjau kembali desain misi agar lebih masuk akal, tetap menantang, tetapi tidak membuat pemain merasa dipaksa melakukan hal yang tidak sesuai gaya bermain.