Pengen Beli Konsol Nintendo Switch 2? Gamer Wajib Penuhi Syarat Ketat Berikut!

Pengen Beli Konsol Nintendo Switch 2? Gamer Wajib Penuhi Syarat Ketat Berikut!

Berita
09 April 2025
129 views

Nintendo tampaknya tidak ingin mengulang kesalahan yang terjadi saat peluncuran Switch generasi pertama pada 2017 silam. Fenomena scalping—praktik membeli barang dalam jumlah besar untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi—membuat banyak gamer kesulitan mendapatkan konsol secara adil. Untuk konsol Nintendo Switch 2, Nintendo mengambil langkah drastis: hanya gamer sejati yang bisa membelinya lebih dulu.

Persyaratan Ketat untuk Pre-Order Nintendo Switch 2

Nintendo Switch 2: Tanggal Rilis, Harga, Desain dan Lainnya | Dunia Games

Nintendo memperkenalkan sistem pre-order dengan sejumlah persyaratan yang cukup ketat dan detail. Tujuannya jelas, untuk menyingkirkan para scalper dan memastikan konsol ini jatuh ke tangan para gamer sejati. Beberapa syarat utama yang diberlakukan antara lain:

  • Memiliki minimal 50 jam gameplay di Nintendo Switch generasi pertama. Data ini dihitung sampai 2 April 2025 dan harus terhubung ke akun Nintendo yang sama.

  • Berlangganan Nintendo Switch Online (NSO) selama 12 bulan penuh, serta memberikan akses kepada Nintendo untuk memeriksa data aktivitas gameplay.

  • Pemberitahuan pre-order hanya dikirim ke email gamer yang memenuhi syarat, yaitu pada tanggal 8 Mei 2025. Setelah menerima email, gamer punya waktu 72 jam untuk menyelesaikan proses pembelian.

Ketentuan ini berlaku untuk semua versi konsol, baik yang hanya mendukung bahasa Jepang maupun versi multi-bahasa. Di beberapa wilayah seperti Inggris, persyaratannya bahkan lebih ketat: calon pembeli harus memiliki langganan NSO aktif selama minimal 2 tahun.

Bagi akun keluarga, hanya anggota yang berlangganan secara individu yang akan mendapatkan akses untuk mengikuti pre-order ini.

Kebijakan ini memang terkesan “ribet” di mata sebagian pihak, namun langkah Nintendo ini justru dianggap sebagai bentuk perlindungan terhadap komunitas gamer. Dengan mempersulit proses pembelian massal oleh pihak tak bertanggung jawab, Nintendo berharap hanya mereka yang benar-benar aktif bermain dan mengikuti ekosistem Switch yang bisa menikmati peluncuran generasi terbaru ini.

Sudah sejak beberapa bulan terakhir Nintendo memberi sinyal bahwa mereka akan menggunakan pendekatan yang berbeda dalam menghadapi rilis konsol baru. Kini, pernyataan tersebut terbukti bukan sekadar janji.

Respons komunitas terhadap kebijakan ini cukup beragam. Sebagian menyambut baik langkah tegas Nintendo, mengingat kelangkaan Switch generasi pertama sempat menimbulkan frustrasi luas. Namun, tidak sedikit pula yang merasa sistem ini terlalu membatasi akses terhadap konsol baru, terutama bagi calon gamer baru atau mereka yang baru tertarik dengan Nintendo setelah sekian lama.

Terlepas dari pro dan kontra, satu hal yang jelas: Nintendo serius ingin memastikan Switch 2 dinikmati oleh gamer, bukan reseller.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.