Benarkah Robot Akan Gantikan 600 Ribu Pekerja di Amazon?

Benarkah Robot Akan Gantikan 600 Ribu Pekerja di Amazon?

Gadget
23 October 2025
331 views

Apakah Amazon bersiap menggantikan manusia dengan robot? Laporan terbaru menyebutkan bahwa investasi besar Amazon dalam teknologi otomatisasi bisa mengubah masa depan pekerja di Amazon secara drastis.

Menurut The New York Times, perusahaan e-commerce raksasa ini berencana meningkatkan penggunaan sistem robotik dan mesin berbasis AI di gudang-gudangnya di seluruh dunia.

Langkah ini diperkirakan akan mengurangi kebutuhan sekitar 600 ribu pekerja manusia dalam beberapa tahun ke depan. Meski Amazon mengklaim otomatisasi akan meningkatkan efisiensi dan keselamatan kerja, banyak yang khawatir ini menjadi awal era baru di mana robot mengambil alih peran manusia.

Apakah ini Rumor? Atau Benar-benar Bakal Terjadi?

Isu mengenai robot yang akan menggantikan pekerja di Amazon kembali mencuat setelah laporan The New York Times mengungkapkan rencana besar perusahaan e-commerce tersebut dalam memperluas penggunaan otomatisasi di gudangnya.

Amazon saat ini mempekerjakan sekitar 1,2 juta orang di seluruh dunia, termasuk lebih dari 721.000 pekerja logistik. Namun, menurut laporan itu, perusahaan berencana menjaga jumlah tenaga manusianya tetap stabil meski menargetkan untuk menggandakan volume pengiriman produk pada tahun 2033.

Dengan strategi ini, Amazon dapat menghindari perekrutan sekitar 600.000 pekerja manusia di masa depan, termasuk 160.000 posisi di AS hingga 2027.

Sebagian besar tugas akan digantikan oleh mesin otomatis, dan target jangka panjang perusahaan adalah mengotomatisasi hingga 75% operasional gudang. Langkah ini bahkan disertai rencana mitigasi dampak sosial di komunitas yang berpotensi kehilangan lapangan kerja.

Namun, Amazon membantah laporan tersebut. Seorang juru bicara menyebut bahwa dokumen yang bocor memberikan gambaran yang tidak lengkap dan menyesatkan. Amazon menegaskan bahwa tidak ada perusahaan lain yang menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan di Amerika selama satu dekade terakhir.

Meski begitu, CEO Andy Jassy sempat mengakui bahwa penerapan AI generatif dan sistem otomatis akan mengubah cara kerja di perusahaan. Ia juga menambahkan bahwa ke depan, akan ada lebih sedikit orang yang menjalankan tugas lama, namun lebih banyak posisi baru di bidang teknologi dan pengembangan sistem.

Hingga kini, Amazon telah menggunakan lebih dari satu juta robot di seluruh gudangnya untuk membantu pekerja manusia.

Selain itu, perusahaan juga bermitra dengan Figure AI dan Agility Robotics untuk mengembangkan robot humanoid yang bisa bekerja di pabrik dan melakukan pengantaran. Meskipun otomatisasi terus berkembang, Amazon menegaskan bahwa tujuannya adalah membuat manusia bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras, dengan menghapus pekerjaan repetitif, bukan menggantikan pekerjanya sepenuhnya.

Jangan ketinggalan informasi penting mengenai game AAA hanya di Dunia Games. Klik di sini untuk informasi terbarunya ya.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.