Bertahan Hanya Setahun, Tarisland Menutup Server di November 2025
Penutupan mendadak dari Tarisland menjadi pukulan mengejutkan bagi komunitas gamer. Judul MMORPG besutan Tencent ini diumumkan akan menghentikan seluruh operasional pada 4 November 2025. Ironisnya, game yang sempat digadang-gadang sebagai pesaing serius di ranah action fantasy ini baru meluncur secara global pada Juni 2024, setelah sebelumnya menjalani fase closed beta test di China dan early access di beberapa wilayah. Sayangnya, usia permainan ini bahkan tidak mencapai dua tahun sejak pertama kali diperkenalkan ke publik pada April 2023.
Ketika diperkenalkan, Tarisland membawa daya tarik dengan konsep fantasi khas Barat. Elemen seperti sistem dungeon lima pemain, raid sepuluh pemain, talent tree yang fleksibel, serta pertarungan melawan bos berukuran raksasa sempat memikat banyak perhatian. Fitur cross-platform antara Android dan iOS juga memudahkan pemain untuk bermain bersama tanpa batasan perangkat. Namun, semua keunggulan itu ternyata tidak cukup kuat untuk menjaga ketertarikan pemain dalam jangka panjang.
Lewat pengumuman resmi di akun X, tim pengembang menyatakan terima kasih atas dukungan pemain sekaligus permintaan maaf atas keputusan menutup layanan. Akan tetapi, mereka tidak memberikan alasan detail di balik langkah drastis ini. Bagi banyak gamer, absennya penjelasan lebih jauh menambah rasa kecewa karena seolah-olah ditinggalkan begitu saja tanpa jawaban.
Pasca pengumuman tersebut, pendaftaran akun baru dan transaksi pembelian item dalam game telah dihentikan. Meski begitu, para pemain lama masih diberi kesempatan menikmati permainan hingga hari terakhir server aktif. Setelah melewati tanggal 4 November 2025, akses game akan ditutup sepenuhnya, termasuk file unduhan yang akan dihapus dari peredaran.
Yang paling mengecewakan, Tarisland tidak menyediakan mode offline maupun kebijakan refund untuk pembelian yang sudah dilakukan. Hal ini menimbulkan kritik, mengingat beberapa pengembang lain biasanya memberikan opsi pengembalian dana atau minimal menyediakan versi terbatas agar pemain tetap bisa bernostalgia. Akibatnya, satu-satunya jalur komunikasi yang tersisa hanyalah layanan dukungan via email.
Dengan penutupan ini, Tarisland akan masuk dalam daftar panjang game ambisius yang tidak mampu bertahan lama di industri. Terlepas dari upaya Tencent menghadirkan pengalaman MMORPG yang lengkap, faktor keberlangsungan komunitas dan daya tarik jangka panjang terbukti jauh lebih menentukan daripada sekadar fitur teknis. Penutupan cepat ini sekaligus menjadi pengingat keras bagi industri bahwa umur sebuah game online sangat bergantung pada konsistensi dukungan dan keterlibatan pemain.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.
