Rod Fergusson Tinggalkan Blizzard Setelah 5 Tahun Pimpin Diablo

Rod Fergusson Tinggalkan Blizzard Setelah 5 Tahun Pimpin Diablo

Berita
26 August 2025
4 views

Rod Fergusson Resmi Tinggalkan Blizzard Setelah 5 Tahun Pimpin Franchise Diablo

Rod Fergusson, General Manager franchise Diablo di Blizzard Entertainment, resmi mengumumkan kepergiannya pada Jumat lalu setelah lima tahun bergabung. Dikenal sebagai sosok “closer” yang mampu merampungkan proyek game rumit, keputusannya ini menimbulkan banyak spekulasi tentang langkah karier berikutnya.

Warisan Besar di Diablo

Lewat unggahan di media sosial, Fergusson menulis:

“Setelah lima tahun membawa franchise Diablo maju dengan empat peluncuran besar, saatnya saya melangkah pergi dari Blizzard/Microsoft—pedang di tangan—untuk melihat apa yang berikutnya.”

Ia juga memuji tim Diablo yang menurutnya sudah siap menghadapi masa depan dengan jadwal rilis menarik, serta mengungkapkan rasa bangga atas apa yang telah mereka bangun bersama.

Selama masa jabatannya, Fergusson mengawasi empat proyek penting:

  • Diablo II: Resurrected

  • Diablo Immortal

  • Diablo IV

  • Diablo IV: Vessel of Hatred (ekspansi)

Fergusson sendiri bergabung dengan Blizzard pada 2020, setelah meninggalkan The Coalition, studio yang mengembangkan Gears 5.

Rod Fergusson: Sang “Closer” Industri Game

Nama Fergusson dikenal luas sebagai penyelesai proyek bermasalah. Perannya paling terlihat pada Diablo IV, yang sebelumnya menghabiskan hampir satu dekade pengembangan dengan berbagai versi, hingga akhirnya rilis pada 2023.

Sebelum itu, Fergusson juga berkontribusi penting pada penyelesaian:

  • Gears of War pertama dan sekuelnya

  • BioShock Infinite, proyek penuh tantangan yang sempat tertunda lama

Rekam jejaknya membuat Fergusson dijuluki “always be closing”, karena kemampuannya memastikan game sulit akhirnya selesai dan dirilis.

Langkah Karier Berikutnya

Meski belum mengumumkan rencana baru, banyak pihak berspekulasi Fergusson mungkin akan terlibat dalam proyek game besar yang saat ini menghadapi kendala, seperti:

  • Marathon (Bungie)

  • Ark 2 (Studio Wildcard)

  • BioShock terbaru (Cloud Chamber Games)

  • Judas (Ghost Story Games)

Para gamer pun berharap Fergusson kembali hadir untuk membantu mewujudkan proyek-proyek ambisius yang lama dinantikan.

Penutup

Kepergian Rod Fergusson menandai berakhirnya satu bab penting dalam perjalanan franchise Diablo. Dengan Diablo IV dan rencana ekspansinya yang sudah berjalan, Blizzard kini menghadapi masa depan tanpa salah satu pemimpin kuncinya.

Sementara itu, industri game menunggu langkah Fergusson berikutnya—apakah ia akan kembali membuktikan reputasinya sebagai “closer” yang mampu menyelesaikan game besar yang penuh tantangan.