Calon MMO RPG FOMO di Steam, Project Gorgon!

Calon MMO RPG FOMO di Steam, Project Gorgon!

Games
05 February 2026
4 views

Di tengah ramainya pasar MMO modern yang dipenuhi fitur instan dan penanda otomatis, Project Gorgon justru hadir sebagai anomali yang bikin penasaran. Game MMO RPG besutan Elder Game, LLC ini sukses mencuri perhatian gamer Steam setelah resmi merilis versi 1.0 dan langsung mencatat lonjakan pemain di luar ekspektasi. Dari yang sebelumnya hanya dihuni ratusan pemain, Project Gorgon kini berubah menjadi salah satu MMO yang sedang FOMO untuk dicoba.

Elder Game sendiri bukan studio sembarangan. Mereka didirikan oleh dua veteran industri game yang paham betul seluk-beluk MMO klasik. Hal ini terasa kuat dalam desain Project Gorgon yang mengedepankan imersi penuh. Tidak ada quest marker, ikon peta berlebihan, atau petunjuk instan. Pemain dituntut benar-benar memperhatikan dialog NPC, lingkungan sekitar, dan konteks dunia untuk bisa berkembang. Sensasinya mirip MMO era lama yang menuntut kesabaran dan rasa ingin tahu.

Sistem skill di Project Gorgon juga menjadi daya tarik utama. Alih-alih memilih kelas secara kaku, pemain meningkatkan kemampuan dengan benar-benar melakukan aktivitas terkait. Mau jago pedang? Pakai pedang. Ingin mahir menari? Ya, menarilah. Pendekatan organik ini membuat progres terasa lebih personal dan unik untuk setiap pemain.

Sebelum rilis penuh, Project Gorgon sebenarnya sudah cukup lama berada di early access. Namun, jumlah pemainnya relatif stabil di kisaran 200–300 orang secara bersamaan. Semua berubah drastis setelah versi 1.0 meluncur pada 29 Januari. Berdasarkan data SteamDB, jumlah pemain melonjak tajam, dari puncak 706 pemain sehari sebelum rilis, hingga mencapai 2.236 pemain pada 1 Februari. Bahkan setelah euforia awal mereda, angka pemain harian masih konsisten di atas 2.000.

Lonjakan ini tentu jadi kabar baik, tapi juga membawa tantangan besar. Server Project Gorgon kewalahan menampung gelombang pemain baru. Meski Elder Game sudah menambahkan server kedua, beban masih terasa berat, terutama di area populer seperti Serbule dan pulau tutorial. Lag menjadi keluhan utama, mulai dari dialog yang lambat hingga proses jual beli item yang tersendat.

Overpopulasi juga berdampak pada gameplay, seperti kelangkaan monster dan resource. Beberapa pemain menyuarakan frustrasi karena harus berebut satu mob dengan banyak orang lain. Meski begitu, keluhan ini tidak sampai berubah menjadi review bombing. Komunitas justru menunjukkan sikap dewasa: senang melihat game “underdog” sukses, sambil berharap masalah teknis segera teratasi.

Elder Game pun merespons dengan cukup transparan. Lewat pop-up dalam game, mereka mengonfirmasi sedang mengerjakan solusi sekaligus menyiapkan server ketiga. Komitmen ini membuat banyak pemain tetap optimistis.

Terlepas dari masalah sementara, Project Gorgon punya pesona MMO klasik yang sulit diabaikan. Pendekatan imersif dan desain yang tidak memanjakan pemain instan menjadikannya angin segar di genre MMO. Tak heran jika Project Gorgon kini masuk daftar calon MMO RPG FOMO di Steam, terutama bagi pencinta pengalaman RPG online yang autentik.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.