Pro Tips FFWS SEA 2025 Fall, Cara Coach AFM Atasi Masalah Pemain Kena Mental

Pro Tips FFWS SEA 2025 Fall, Cara Coach AFM Atasi Masalah Pemain Kena Mental

Free Fire
04 October 2025
434 views

Sudah menjadi tugas seorang pelatih, untuk memperhatikan kondisi anak asuhnya ketika bertanding di dalam kompetisi. Tidak hanya di dalam cabang olahraga biasa, akan tetapi, di dalam esports juga demikian, khususnya kalau kita berbicara tentang FFWS SEA 2025 Fall. Tekanan ketika bertanding tentu akan dihadapi oleh para pemain, dan menjadi tugas pelatih untuk memastikan kondisi para pemain tetap dalam keadaan baik.

Tidak hanya performa, kondisi fisik dan mental juga harus tetap dalam pengawasan mereka. Acapkali, performa pemain yang buruk di FFWS SEA 2025 Fall, bisa disebabkan oleh karena kondisi mental yang kurang baik atau lebih dikenal dengan istilah “kena mental”. Hal tersebut memicu penurunan performa secara drastis atau pun bertahap dan hal ini harus diantisipasi oleh para pelatih tentunya.

Naik turun performa setiap tim dan pemain di FFWS SEA 2025 Fall tentu bisa kita lihat secara seksama atau secara nyata. Lantas, apakah hal tersebut dikarenakan pemain yang bersangkutan “kena mental”? Mungkin saja, atau bahkan tidak ada yang tahu. Akan tetapi, apa langkah yang akan dilakukan oleh para pelatih jika pemain mereka menghadapi situasi “kena mental” ketika bertanding di FFWS SEA 2025 Fall? 

Cara Coach AFM Atasi Pemain Kena Mental di FFWS SEA 2025 Fall

ONIC - FFWS SEA 2025 Fall

Dalam interview media bersama Garena Indonesia, selaku pelatih ONIC, Coach AFM menjawab pertanyaan terkait hal “kena mental” ketika bertanding di FFWS SEA 2025 Fall. Sebagai pelatih berpengalaman, AFM menyatakan bahwa kondisi “kena mental” bisa dikarenakan oleh beberapa faktor dan sebagai pelatih, ia harus tahu apa yang menjadi pemicu atau penyebabnya.

Secara umum, kita harus membedakan spesifikasi dari sisi pemainnya. Apakah dia kena mental di stage karena musuh, atau kena mental karena tegang baru pertama kali atau karena kurang nyaman dari sisi posisi dia sekarang. Kita harus membedah dari sisi masalahnya itu,” ucap AFM kepada media.

Lanjut, AFM menambahkan bahwa sebagai pelatih ia akan membantu pemain ketika “kena mental” misalnya dikarenakan gugup sebelum atau saat bertanding. AFM menyatakan bahwa ada beberapa hal yang ia lakukan bahkan sebelum timnya bertanding di stage. Pertama, AFM akan kembali memulihkan kondisi mental anak asuhnya dan mengarahkan kembali kepada tujuan si pemain untuk bertanding.

Tidak hanya satu kali, AFM menekankan bahwa proses pemulihan atau “restart” tersebut harus sering dilakukan oleh pelatih agar pemain bisa kembali terarah. Bahkan ketika tim menghadapi momen sulit entah ketika berada di bawah atau di atas, AFM menegaskan bahwa sebagai pelatih ia harus membantu anak asuhnya keluar dari momen kebuntuan ketika mereka bertanding di stage.

Karena, kalau ditelusuri kena mental ini faktornya (karena) apa dulu? Cuma kalau secara umum kita berbicara di stage atau di panggung biasanya secara umum lebih ke arah dikarenakan gugup dan bagaimana cara si pemain keluar dari zona gugup tersebut. Biasanya kalau saya cuma melakukan beberapa hal, bahkan jauh dari sebelum hari H di stage,” ujar AFM menambahkan.

Pertama, mungkin lebih ke arah nge-restart dari segi tujuannya. Kita sebagai pelatih harus sering-sering restart tujuannya (pemain) itu seperti apa. Atau lagi di momen-momen clutch seperti poin kita sedang struggle atau poin lagi di atas kita juga harus membantu anak-anak kita bagaimana caranya mereka bisa keluar dari momen-momen yang membuat mereka itu puyeng atau lagi mentok istilahnya kalau dari sisi pemainnya,” paparnya.

AFM menyatakan bahwa ada momen tertentu di mana para pemain akan merasa jenuh dan cara sang pelatih untuk membantu mencairkan atau menetralisir keadaan sangat dibutuhkan oleh para pemain agar motivasi bertanding bisa kembali menyala. Akan tetapi, semua kembali kepada bagaimana akar masalahnya.

Kalau kita bicara poin Champion Rush (ketika) kita sudah berada di peringkat pertama dan sudah bermain 8 match atau 7 match pasti seprofesional apa pun pemain akan ada (momen) jenuhnya. Nah, cara kita membantu ke arah pemain yang diperlukan sehingga motivasinya bangkit lagi atau apinya itu membakar lagi. Jadi ada beberapa momen yang harus kita lakukan dalam mengatasi masalah ini, tergantung jenis masalahnya,” pungkasnya.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.