Statistik Bicara, Claude dan Karrie Jadi Marksman Paling Top di M7
Statistik tak pernah bohong. Di ajang M7 Mobile Legends, Claude dan Karrie tampil sebagai dua marksman paling top dengan performa yang benar-benar mencolok. Mulai dari tingkat pick yang tinggi, damage konsisten, hingga kontribusi besar dalam team fight, keduanya jadi andalan banyak tim papan atas.
Artikel ini akan mengulas bagaimana statistik berbicara dan membuktikan dominasi Claude dan Karrie di M7, sekaligus alasan kenapa mereka begitu ditakuti di Land of Dawn.
Statistik Claude dan Karrie Selama M7

*Statistik yang tertera saat ini masih sampai fase Swiss Stage
Statistik selama turnamen M7 Mobile Legends benar-benar menegaskan betapa kuatnya peran Claude dan Karrie sebagai marksman papan atas. Keduanya sama-sama sering muncul di draft, namun memiliki karakter performa yang cukup berbeda jika dilihat lebih dalam dari data pertandingan.
Claude menjadi salah satu marksman paling dominan di M7. Hero ini dimainkan sebanyak 37 kali, dengan catatan 21 kemenangan dan 16 kekalahan. Itu berarti Claude mencatatkan win rate 56,76%, angka yang sangat solid di level kompetitif tertinggi. Selain itu, persentase kontribusi pick Claude juga mencapai 56,92%, menandakan hero ini hampir selalu relevan di berbagai komposisi tim. Claude terlihat efektif berkat kombinasi mobilitas tinggi, damage area besar, dan kemampuan scaling yang konsisten hingga late game.
Dari sisi tim, Claude paling sukses saat digunakan oleh Team Liquid PH dan Alter Ego, yang sama-sama mencatatkan win rate 100% meski dengan jumlah game terbatas. Virtus.pro juga cukup efektif dengan Claude, meraih 4 kemenangan dari 6 game (66,67%). Namun, performa Claude tidak selalu stabil, seperti terlihat pada RLG SE yang justru kalah di seluruh laga saat memainkannya. Ini menunjukkan Claude sangat bergantung pada eksekusi tim dan sinergi strategi.
Sementara itu, Karrie tampil lebih situasional namun tetap mematikan. Hero ini dimainkan 24 kali, dengan 9 kemenangan dan 15 kekalahan, menghasilkan win rate 37,50% dan pick rate 36,92%. Angka ini memang lebih rendah dibanding Claude, tetapi Karrie tetap dipilih untuk menghadapi komposisi tank tebal karena true damage-nya yang krusial.
Menariknya, Virtus.pro menunjukkan performa sempurna dengan Karrie, mencatatkan 3 kemenangan dari 3 game (100%). Sebaliknya, ZETA DIVISION kesulitan memaksimalkan hero ini dengan 0% win rate. Secara keseluruhan, statistik M7 membuktikan Claude lebih konsisten dan fleksibel, sementara Karrie tetap menjadi senjata spesialis yang mematikan di situasi tertentu.
Apakah Tren Marksman Bakal Terus Berlanjut Hingga Akhir M7?

Melihat data 10 hero teratas di M7, tren marksman sebagai damage dealer utama masih sangat terasa, meski tidak lagi berdiri sendirian seperti meta lama. Claude yang menempati posisi teratas dengan 37 kali pick dan win rate 56,76% menjadi bukti paling kuat bahwa marksman tetap menjadi tulang punggung damage tim.
Kehadiran Yi Sun-shin di posisi kedua juga menegaskan hal serupa. Walau fleksibel sebagai jungler, YSS tetap berfungsi sebagai sumber damage berkelanjutan di fase mid hingga late game.
Namun, data juga menunjukkan tanda-tanda pergeseran meta ke arah damage yang lebih kolektif. Yve mencatatkan win rate tertinggi di daftar top 10, yakni 69,23%, dengan tingkat ban yang sangat tinggi (93,85%).
Ini menandakan tim tidak lagi sepenuhnya bergantung pada marksman, tetapi mulai mengandalkan mage sebagai pengendali tempo sekaligus penyumbang damage besar dalam team fight. Pharsa dan Zhuxin pun menguatkan tren ini sebagai mage dengan jangkauan luas dan impact tinggi.
Di sisi lain, kehadiran hero seperti Gatotkaca dan Yu Zhong dalam daftar top 10 memperlihatkan pentingnya frontliner agresif yang bisa membuka team fight dan menyerap damage. Walaupun win rate mereka tidak setinggi marksman atau mage, tingkat pick dan ban yang stabil menunjukkan peran mereka krusial dalam menopang core damage dealer, bukan menggantikannya.
Hero assassin seperti Hayabusa dan Lancelot juga memberi warna pada meta M7. Mereka berfungsi sebagai eksekutor dan pengganggu backline, tetapi secara statistik belum cukup konsisten untuk menggeser marksman dari peran damager utama. Bahkan Hayabusa yang memiliki win rate cukup tinggi (58,33%) tetap lebih situasional dibanding Claude.
Kesimpulannya, marksman masih akan relevan sebagai sumber damage utama di M7, terutama hero fleksibel dan mobile seperti Claude. Namun, meta jelas bergerak ke arah komposisi yang lebih seimbang, di mana damage dibagi antara marksman, mage, dan jungler. Bukan penggantian total, melainkan evolusi, marksman tetap penting, tetapi tidak lagi menjadi satu-satunya pusat kemenangan.
Secara keseluruhan, statistik M7 menegaskan bahwa Claude dan Karrie tetap menjadi representasi kekuatan marksman, meski efektivitas keduanya berbeda. Claude tampil sebagai pilihan yang lebih stabil, fleksibel, dan konsisten di berbagai skema tim, terbukti dari pick rate tinggi serta win rate di atas 50 persen.
Sebaliknya, Karrie lebih bersifat situasional dan sangat bergantung pada draft serta eksekusi tim, terutama saat menghadapi komposisi tank tebal. Ini menunjukkan bahwa marksman masih krusial, namun pemilihan hero seperti Claude atau Karrie harus benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan strategi tim.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.
FAQ Singkat Claude dan Karrie di M7
1. Kenapa Claude lebih dominan dibanding Karrie di M7?
Karena Claude lebih fleksibel, aman di berbagai draft, dan konsisten memberi damage di semua fase permainan.
2. Apakah Karrie masih layak dipick di M7?
Layak, tapi situasional. Karrie efektif saat menghadapi hero tank atau komposisi darah tebal.
3. Tim mana yang paling sukses memakai Claude?
Team Liquid PH dan Alter Ego mencatat win rate 100 persen saat menggunakan Claude.
4. Apa kelemahan utama Karrie di M7?
Mobilitasnya lebih terbatas dan sangat bergantung pada positioning serta perlindungan tim.
5. Apakah meta marksman akan terus bertahan?
Ya, tetapi tidak tunggal. Claude dan Karrie tetap penting, namun harus didukung mage dan jungler yang kuat.
