Review Disney Twisted-Wonderland The Animation

Review Disney Twisted-Wonderland The Animation

Anime & Manga
21 November 2025
435 views

Disney akhirnya resmi membawa salah satu proyek anime paling ambisius mereka ke layar: Disney Twisted-Wonderland The Animation, yang akan tayang perdana pada 29 Oktober 2025 di Disney+ dan Hulu. Sebagai adaptasi dari game populer buatan Disney dan Aniplex, anime ini sudah mencuri perhatian sejak pertama kali diumumkan. Setelah melihat jajaran pemeran, tim produksi, serta fondasi ceritanya, seri ini tampaknya siap menjadi salah satu rilis anime paling menonjol di tahun mendatang.

Musim pertama bertajuk Episode of Heartslabyul dipilih sebagai arc pembuka. Pilihan ini terasa tepat karena Heartslabyul adalah arc yang sangat ikonik di game-nya—penuh konflik internal, aturan absurd ala Queen of Hearts, dan dinamika karakter yang kuat. Ini adalah pintu masuk sempurna bagi penonton baru yang ingin mengenal dunia Twisted-Wonderland.

Dari segi pengisi suara, jajaran cast-nya benar-benar mengesankan. Jonathan Ha sebagai Yuken Enma menghadirkan persona protagonis yang humanis dan relatable. Di sisi lain, Paul Castro Jr. dengan cemerlang menangkap karakter Riddle Rosehearts yang perfeksionis dan emosional. Tambahan aktor berbakat seperti Hunter Mccoy, Max Mittelman, dan Ben Diskin semakin memperkuat daya tarik karakter Deuce, Ace, dan Grim. Kehadiran suara-suara besar seperti J. Michael Tatum, Crispin Freeman, hingga Matthew Mercer menunjukkan bahwa Disney berinvestasi besar dalam kualitas produksi.

Untuk versi dub Inggris, arahan dari Michael Sinterniklaas di NYAV Post menjadi jaminan bahwa seri ini akan memiliki kualitas audio yang tinggi. Brittany Lauda dan Stephanie Sheh turut memperkuat tim sebagai asisten sutradara dan pengarah casting. Adaptasi naskah yang dikerjakan Madeleine Morris memastikan dialog tetap natural dan berkarakter, sementara Reuben Lack mengawasi sebagai produser utama.

Dari sisi produksi animasi, proyek ini tidak kalah solid. Shin Katagai sebagai sutradara dibantu oleh Takahiro Natori yang bertindak sebagai pengarah umum sekaligus supervisor naskah. Studio Yumeta Company dan Graphinica yang menggarap animasi sudah dikenal memiliki kualitas visual yang baik—kombinasi yang tepat untuk dunia Twisted-Wonderland yang kaya dengan warna, detail gotik, dan style yang dramatik. Musik dari Takumi Ozawa, yang juga bekerja di versi game, menjaga kontinuitas atmosfer musik. Lagu pembuka Piece of my world oleh Night Ravens semakin memperkuat identitas seri ini.

Ceritanya sendiri menawarkan alternatif menarik dari formula isekai yang biasa. Tokoh utama tidak langsung menjadi pahlawan; ia hanyalah anak biasa yang tiba-tiba terlempar ke dunia sihir dan harus menavigasi kehidupan di akademi bergengsi Night Raven College. Dinamika antar siswa—dari yang ambisius, temperamental, hingga yang penuh misteri—menjadi kekuatan utama cerita ini.

Secara visual, Twisted-Wonderland merupakan salah satu dunia fiksi paling stylish yang pernah dibangun oleh Disney. Adaptasi anime ini tampaknya berusaha mempertahankan pesona tersebut sekaligus memperluasnya dalam format animasi episodik yang lebih mendalam. Jika kualitas grafis dan ritme ceritanya konsisten, seri ini berpotensi menjadi favorit baru penggemar fantasi.

Secara keseluruhan, Disney Twisted-Wonderland The Animation adalah proyek yang tampaknya dirancang dengan sangat serius, mulai dari tim produksi, cast, musik, hingga arah ceritanya. Dengan gaya visual yang menawan, karakter-karakter penuh pesona, serta tone yang gelap namun elegan, adaptasi ini bisa menjadi jembatan baru antara estetika Disney dan narasi anime modern. Jika seluruh elemen yang dijanjikan terealisasi dengan baik, anime ini tidak hanya akan memuaskan penggemar gamenya, tetapi juga membuka jalan bagi generasi baru penggemar Disney dan anime.