Faker Bicara Soal Karier, Pelajaran dari League of Legends, dan Razer

Faker Bicara Soal Karier, Pelajaran dari League of Legends, dan Razer

Esports
26 February 2025
72 views

Singapura baru saja menjadi saksi pertemuan eksklusif antara legenda League of Legends, Lee "Faker" Sang-hyeok, dengan para penggemarnya di kantor pusat Razer pada Selasa 25 Februari 2025. Acara ini merupakan bagian dari perayaan ulang tahun ke-10 Razer dan sukses menarik perhatian komunitas esports global.

Setelah sesi meet and greet, Dunia Games berkesempatan untuk mewawancarai Faker mengenai berbagai aspek karier dan kehidupannya di dunia esports. Berikut hasil wawancaranya dengan sang legenda.

Bicara Soal TFT dan Hero Favoritnya di LOL

Saat ditanya mengenai champion favoritnya, Faker dengan santai menjawab, "Garen."

Pilihan ini mungkin mengejutkan mengingat ia lebih dikenal dengan permainan spektakuler menggunakan champion seperti LeBlanc dan Zed. Namun, Faker tampaknya memiliki ketertarikan pada hero yang sederhana namun kuat.

Sebagai seorang gamer sejati, Faker juga menyempatkan diri bermain game lain di luar League of Legends. Saat ini, ia mengaku tengah menyukai Teamfight Tactics (TFT), game auto-battler dari Riot Games yang juga cukup populer di kalangan penggemar strategi.

Pesan untuk Diri Sendiri di Masa Lalu

Jika ia memiliki kesempatan untuk kembali ke masa lalu dan berbicara kepada dirinya sendiri, Faker menyebutkan bahwa ia akan berpesan, "Pastikan untuk bersenang-senang saat bermain." Sebuah pesan yang sederhana namun penuh makna, mengingat perjalanan esports yang ia tempuh sangat penuh tekanan dan ekspektasi tinggi.

Pelajaran Terbesar dari League of Legends

Sebagai pemain yang telah berkecimpung di dunia kompetitif selama lebih dari satu dekade, Faker mengakui bahwa League of Legends telah mengajarkannya banyak hal. "Saya belajar bagaimana bekerja sama dengan tim, dan itu sangat memengaruhi hidup saya," ungkapnya.

Kolaborasi dan komunikasi yang baik di dalam game ternyata juga menjadi kunci dalam kehidupan nyata.

Jika Bukan Pemain Profesional, Apa yang Akan Dilakukan?

Saat ditanya mengenai apa yang akan ia lakukan jika tidak bergabung dengan tim profesional, Faker dengan jujur menjawab, "Karena saya mencintai game, saya pasti tetap melakukan sesuatu yang berkaitan dengan game atau komputer. Saya bahkan tidak pernah membayangkan alternatif lain." Jawaban ini menunjukkan betapa besarnya kecintaannya terhadap dunia gaming.

Razer Gear Favorit: DeathAdder

Dalam acara ini, Faker juga berbagi mengenai perangkat gaming favoritnya dari Razer. "Jika saya harus memilih satu gear dari Razer untuk seumur hidup, saya akan memilih DeathAdder." Mouse gaming ini memang terkenal dengan desain ergonomis dan responsivitas tinggi, cocok untuk permainan kompetitif di level tertinggi.

Perayaan ulang tahun Razer ke-10 ini tidak hanya menjadi momen spesial bagi para penggemar, tetapi juga kesempatan langka untuk mengenal lebih dalam sosok Faker. Dari kecintaannya terhadap gaming hingga filosofi hidupnya, Faker membuktikan bahwa ia bukan hanya seorang pemain berbakat, tetapi juga inspirasi bagi banyak orang di dunia esports.

Bagi yang tidak sempat menghadiri acara tersebut, Razer telah menyiarkan sesi eksklusif ini melalui livestream di berbagai platform media sosial. Sementara itu, bagi para penggemar yang ingin memiliki merchandise eksklusif Razer x Faker, beberapa item spesial masih tersedia melalui situs resmi Razer.

Nantikan informasi seputar game lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram DuniaGames ya.

Kamu juga bisa beli voucher untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games!