Karakter Paling Abu-Abu, Apakah Draco Malfoy di Harry Potter Benar-Benar Jahat?

Karakter Paling Abu-Abu, Apakah Draco Malfoy di Harry Potter Benar-Benar Jahat?

Movie
27 May 2026
108 views

top up Roblox DG

Semenjak serial Harry Potter dirilis pertama kali, Draco Malfoy sukses bikin banyak penonton emosi lewat tingkahnya yang arogan. Sifatnya yang sombong karena merasa si paling kaya dan sering merundung orang membuatnya menjadi salah satu karakter yang dibenci oleh penonton.

Tapi, seiring berkembangnya cerita Harry Potter, banyak penonton mulai berpikir apakah Draco memang jahat dari lahir, atau dia cuman korban dari lingkungan keluarga yang toxic? Untuk menjawab pertanyaan ini, Dunia Games akan membahas sosok Draco Malfoy lebih dalam.

5 Alasan Draco Malfoy Bukanlah Orang Jahat

1. Korban Cuci Otak dari Toxic Parenting

Draco lahir dari pasangan Lucius dan Narcissa Malfoy, keluarga pure-blood yang fanatik banget sama supremasi darah. Sejak balita, dia sudah di doktrin untuk percaya kalau dirinya lebih mulia dari penyihir kelahiran Muggle seperti Hermione. Sifat sombongnya itu hasil didikan, bukan bawaan lahir. Hal inilah yang bikin kita jadi mikir, jangan-jangan Draco kalau tidak dilahirkan di keluarga Lucius dan Narcissa Malfoy akankah jadi anak yang baik?

2. Gak Tega Membunuh Orang

Pas masuk tahun keenam di Hogwarts, Draco resmi jadi Death Eater. Awalnya, dia bangga banget dapet tugas langsung dari Voldemort. Tapi begitu tahu tugasnya adalah membunuh Albus Dumbledore, mental Draco langsung ciut. Faktanya dia sama sekali nggak punya nyali untuk membunuh orang. 

3. Punya Tongkat Sihir OP Tapi Nggak Pernah Dipakai Untuk Kejahatan

Lucunya meskipun Draco pernah memiliki tongkat sihir paling sakti sejagat raya, ia tidak pernah menggunakannya untuk tindakan kriminal. Draco juga berhasil melucuti Dumbledore sebelum Snape Datang. Tidak heran banyak yang bingung apakah Draco Malfoy jahat atau baik.

4. Pernah Menyelamatkan Harry Potter

Ingat momen krusial saat Harry, Ron, dan Hermione ketangkap di Malfoy Manor? Di situ, Draco pura-pura nggak kenal wajah Harry yang sudah babak belur kena sihir. Padahal, dia tahu persis itu musuh bebuyutannya. Tindakan kecil ini secara nggak langsung menyelamatkan nyawa Harry. Di sinilah kita melihat sejahat-jahatnya Draco sebagai antek-antek Voldemort, ia tetap tak ingin membunuh siapapun.

5. Menjadi Ayah yang Lebih Baik

Dalam sekuel The Cursed Child, kita diperlihatkan sosok Draco yang sudah beranjak dewasa menjadi lebih bijak. Dia juga sudah menjadi ayah yang baik untuk Scorpius Malfoy dan berusaha mati-matian supaya anaknya nggak mengulangi kesalahan yang sama. Draco juga pernah jujur kalau dirinya iri banget sama persahabatan yang dimiliki Harry. 

Jadi, apakah Draco Malfoy jahat? Jawabannya nggak sesederhana itu. Draco adalah korban dari doktrin Toxic Parenting yang ia alami saat ia masih kecil. Aslinya Draco adalah pengecut yang dipaksa jadi jahat dan membunuh orang tidak bersalah. Pada akhirnya, dia memilih untuk lepas dari lingkungan toxic keluarganya dan mencari jalan hidupnya sendiri.

Dari kisah Draco Malfoy, kita tahu kalau seseorang jadi jahat karena tekanan, tapi selalu ada jalan untuk berubah menjadi orang yang lebih baik. Gimana menurut pendapat kalian? Apakah Draco tetap jadi karakter jahat, atau malah jadi karakter favorit kalian karena proses tobatnya yang menginspirasi banyak orang? 

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game