FFWS SEA 2026 Fall: Cerita di Balik Antusiasme Surabaya yang Jos Gandos!

FFWS SEA 2026 Fall: Cerita di Balik Antusiasme Surabaya yang Jos Gandos!

Free Fire
30 September 2026
13 views
  • Ada alasan mengapa Surabaya jadi tuan rumah FFWS SEA 2026 Fall.
  • Garena mengungkapkan jika ada banyak opsi yang bisa dipilih sebagai tuan rumah pelaksanaan event FFWS SEA di Indonesia.
  • Berdasarkan tingkat antusiasme komunitas yang tinggi, serta dukungan infrastruktur kota untuk kejuaraan Asia Tenggara ini membuat Surabaya menjadi tuan rumah FFWS SEA untuk yang kedua kalinya.
  • Garena pun mengungkapkan seperti apa FFWS SEA 2026 Fall berkontribusi menggerakkan roda ekonomi di kota Surabaya.
  • Ayo top up diamond FF kalian di Dunia Games sekarang.

Penulis: Cristian Wiranata Surbakti | Editor: Yosia Karisma Putra

Surabaya sebagai tuan rumah FFWS SEA 2026 Fall meninggalkan kesan yang luar biasa bagi para Survivors. Usai sebelumnya di tahun 2024, kini di tahun 2026 Surabaya menjadi tuan rumah yang sukses mengukir sejarah baru dalam scene kompetitif Free Fire Esports. Surabaya menjadi tuan rumah untuk yang kedua kali tentu bukan tanpa alasan dari Garena memilih kota ini sebagai ‘rumah’ bagi gelaran FFWS SEA. Mengapa demikian? Simak interview eksklusif Dunia Games (DG) bersama Garena berikut ini.

Garena Ungkap Alasan Surabaya Jadi Tuan Rumah FFWS SEA 2026 Fall

FFWS SEA 2026 Fall

Dunia Games (DG) berkesempatan untuk berbincang dengan Wijaya Nugroho, selaku Head of Esports, Business Development and Community Garena Indonesia. Kepada Dunia Games (DG), Wijaya mengatakan bahwa dalam memilih tuan rumah FFWS SEA 2026 Fall, ada banyak kandidat dari berbagai kota di seluruh Indonesia dari Sumatera hingga ke Sulawesi dan seluruh penjuru provinsi mengingat eksistensi akan komunitas dari Garena Free Fire sudah benar-benar mengakar di seluruh Indonesia.

“Kalau kandidat kota (tuan rumah) ya, kami lihat itu sebenarnya cukup banyak. Mungkin bisa lihat juga komunitas kami cukup banyak, sangat solid di setiap provinsi, di setiap pulau di Indonesia. Jadi kalau ngomongin kandidat sebenarnya, agak bingung karena cukup banyak (pilihan),” ucap Wijaya kepada Dunia Games (DG) eksklusif. “Sumatera, dari ujung Utara sampai Selatan kandidat semua, Kalimantan juga kandidat semua, Sulawesi juga kandidat semua apa lagi (untuk) kota-kota, pulau-pulau yang kami sudah pernah (hadirkan) FFNS juga ya itu. Jadi sebenarnya boleh dibilang (ada) lebih dari 5 kandidat,” tuturnya.

Wijaya menambahkan, alasan Surabaya terpilih menjadi tuan rumah FFWS SEA 2026 Fall adalah karena tingkat antusiasme komunitas yang cukup tinggi. “Yang bikin Surabaya menang adalah tentunya karena ini kejuaraan Asia Tenggara kami harus memperhatikan semua lini. Pertama, selain dari tingkat antusiasme yang sangat luar biasa, komunitas kami di Surabaya dan sekitar yaitu kami punya yang namanya Distrik Jawa Timur (atau) Distrik Jatim itu sangat antusias, sangat luar biasa,” ujar Wijaya menambahkan.

FFWS SEA 2026 Fall

“Kita boleh throw back di 2024 ya, Surabaya juga pernah menjadi tuan rumah FFWS SEA 2024 Fall wah gila antusiasmenya seperti itu.” Oleh karena itu, Wijaya menekankan penilaian pertama pada aspek komunitas dan antusiasme basis penggemar yang besar di Surabaya sebagai tuan rumah FFWS SEA 2026 Fall. Selain itu, Wijaya berkelakar bahwa dirinya ‘diteror’ oleh para fans untuk membawa event Free Fire Esports ke Kota Pahlawan tersebut.

“Penilaian pertama, dari sisi Komunitas yang antusiasmenya dari users-nya; permintaannya itu ‘eh di sini lagi (Surabaya) min, tahun lalu kan (FFWS) Global sudah (digelar) di Jakarta, FFNS kan keliling (kota)’ dan Surabaya sudah 2 tahun terlewat karena FFNS keliling-keliling pulau, keliling-keliling kota makanya saya sudah ‘di-spam’ terus itu,” kata Wijaya. Selain itu, Wijaya pun mengatakan faktor transportasi, infrastruktur kota dan lainnya juga sangat mendukung untuk menyambut tim-tim serta pemain-pemain dari negara lain di Surabaya.

“Selain itu sebenarnya memang (ada) banyak pertimbangan ya, karena ini kan kejuaraan Asia Tenggara. Tentunya kami melihat dari sisi infrastruktur, transportasi termasuk flight pesawat juga karena banyak (tim) dari negara-negara lainnya (datang) bukan hanya (dari) domestik Indonesia saja. Jadi banyak pertimbangan di sana juga seperti itu,” jelasnya.

FFWS SEA 2026 Fall Dorong Perputaran Roda Ekonomi di Surabaya

Lebih lanjut, Wijaya mengungkapkan bahwa dengan adanya kompetisi FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya turut berdampak membantu berjalannya roda ekonomi di kota Pahlawan. Sebagai contoh, ia menyebutkan para pemain yang aktif berbelanja kebutuhan baik itu oleh-oleh atau pun kebutuhan dasar lainnya selama mereka berada di Surabaya adalah wujud nyata. “Kalau secara ekonomi mungkin, katakanlah pemain-pemain ini tadi baru ke sini saya lihat nenteng-nenteng belanjaan begitu, bukan? Itu baik dari (pemain-pemain) yang domestik maupun yang dari luar negeri mereka semua juga berbelanja. Itu baru dari sisi mereka belanja, belum mereka sehari-hari begitu mengonsumsi makanan, minuman, jalan-jalan itu roda ekonominya berputar di sana,” ungkap Wijaya.

Wijaya menyebutkan dari aspek akomodasi serta transportasi, kompetisi FFWS SEA 2026 Fall juga membawa dampak yang signifikan. Tidak hanya tentang staf Garena atau para pemain serta tim peserta, para penonton yang hadir pun turut ambil bagian dalam mendorong perputaran roda ekonomi di Surabaya melalui event ini. “Selain itu misalnya kalau kita lihat dari sisi perhotelan, (dan) venue sangat terbantu. Makanya kami di Surabaya ini boleh dibilang, contoh dari 2024 setelah kami (gelar) event pasti teman-teman misalnya dari venue (atau) hotel itu akan langsung menanyakan ‘kapan ada lagi?’ begitu,” katanya.

“Karena mereka merasa sangat terbantu, dampaknya sampai ke sana. Makanya itu salah satu ekosistem, yang mana kami bisa bersinergi sehingga ya ekosistem ini mulai dari Hotel, Venue, kemudian pusat perbelanjaan, makanan, minuman semua itu bisa bersinergi dan ekonominya terus bertumbuh di sana.”

“Kemudian kalau kita ngomongin lebih dalam, ya transportasi, bisa, orang ke sini pulang-pergi, kemudian transportasi secara lokal begitu, online platform, taksi itu pasti akan naik juga dari tingkat okupansi yang tinggi. Karena kami bukan cuma 1-2 orang ya, kami cukup banyak dan secara penonton juga cukup banyak itu yang melipatgandakan (pertumbuhan) secara ekosistem seperti itu.”

Kerja Nyata Garena Aktif Dorong Pertumbuhan Komunitas di Distrik Jawa Timur

Tidak hanya pada event FFWS SEA 2026 Fall, Garena pun tetap aktif dorong pertumbuhan komunitas di Distrik Jawa Timur melalui berbagai program populis seperti Free Fire Nusantara Series (FFNS) hingga Garena Youth Championship (GYC) bagi para pelajar. Hal ini dibuktikan melalui kesertaan berbagai kota di Jawa Timur dalam setiap fase kualifikasi tingkat kota dalam FFNS atau pun GYC.

“Kalau kita lihat program, salah satunya adalah Free Fire Nusantara Series mulai dari City Qualifier itu benar-benar cukup banyak di Jawa Timur sendiri lebih dari 18 kota ikut City Qualifier. Itu hanya Distrik Jawa Timur, di Jawa Timur saja. Saya juga barusan ngobrol, sama para community leader sekalian gathering setelah Point Rush hari ini ya kami ngobrol banyak kurang lebih sharing ada masukan/feedback apa (dan) mereka juga sangat antusias untuk menunggu kejutan-kejutan dari Garena lainnya,” ucap Wijaya. 

“Untuk pembibitan, kami ada Free Fire Nusantara Series. Untuk pelajar ada GYC juga itu semuanya ada City Qualifier-nya dan khususnya Distrik Jawa Timur di provinsi Jawa Timur ini, kotanya cukup aktif dan cukup banyak. Mulai dari yang perbatasan dengan Jawa Tengah, Madiun sampai Banyuwangi ujung yang mau ke Bali itu mereka join semua di City Qualifier baik Free Fire Nusantara Series dan juga GYC sendiri seperti itu,” pungkasnya.

FAQ Surabaya Sebagai Tuan Rumah FFWS SEA 2026 Fall

1. Mengapa Surabaya Dipilih Sebagai Tuan Rumah FFWS SEA 2026 Fall?

Surabaya dipilih oleh Garena sebagai tuan rumah FFWS SEA 2026 Fall adalah karena tingkat antusiasme komunitas di Surabaya yang cukup tinggi. Selain itu, faktor infrastruktur serta transportasi dan akomodasi yang turut menunjang kesuksesan event kejuaraan tingkat Asia Tenggara ini juga menjadi kunci penting dan membuat Garena memilih Surabaya sebagai tuan rumah FFWS SEA untuk kedua kalinya.

2. Apakah Garena Juga Mempertimbangkan Opsi Kota Lain untuk Acara Ini?

Kemungkinan besar iya, mengingat eksistensi komunitas Garena Free Fire yang cukup kuat di berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Namun, berdasarkan beberapa faktor pamungkas Garena pada akhirnya tetap memilih Surabaya sebagai tuan rumah.

3. Seperti Apa Event FFWS SEA 2026 Fall Mendorong Perputaran Roda Ekonomi di Kota Surabaya?

Berdasarkan informasi yang kami terima, tentu FFWS SEA 2026 Fall mendorong perputaran roda ekonomi di Kota Surabaya. Hal itu bisa dilihat dari bagaimana banyaknya pemain-pemain atau pun staf yang berbelanja, hingga melakukan aktivitas transaksional keuangan lainnya yang bisa mendukung UMKM serta pusat perbelanjaan di Surabaya. Selain itu juga pendayagunaan dari segi akomodasi dan transportasi juga terkena dampak yang signifikan.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube Dunia Games. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.