Game Tanpa Download Jadi Inovasi HELD dalam Ekosistem Digital Nuon

Game Tanpa Download Jadi Inovasi HELD dalam Ekosistem Digital Nuon

Berita
05 March 2026
175 views

Game Tanpa Download menjadi salah satu inovasi yang tengah dikembangkan oleh PT Nuon Digital Indonesia (Nuon) untuk memperkuat ekosistem hiburan digital nasional. Perusahaan yang merupakan bagian dari Telkom Group ini menegaskan perannya sebagai lokomotif pertumbuhan digital lifestyle melalui pengembangan layanan gaming-on-demand bernama HELD.

Pengumuman ini disampaikan dalam agenda Media Update 2026 yang digelar di Jakarta pada 4 Maret 2026. Dalam acara tersebut, Nuon memaparkan strategi untuk menghubungkan konten, distribusi, serta monetisasi dalam satu ekosistem digital yang terintegrasi. Langkah ini dilakukan untuk memaksimalkan potensi ekonomi digital Indonesia yang terus berkembang pesat.

Game Tanpa Download Jadi Inovasi HELD dari Nuon

Game Tanpa Download menjadi konsep utama yang diusung layanan HELD, sebuah platform gaming-on-demand yang saat ini masih berada dalam tahap playtest. Dengan konsep ini, pemain dapat menikmati berbagai permainan secara langsung tanpa perlu mengunduh file atau menginstal aplikasi tambahan di perangkat mereka.

Model layanan seperti ini dinilai mampu menjawab kebutuhan konsumen digital yang menginginkan akses cepat dan praktis terhadap hiburan digital. Selain itu, pendekatan game berbasis cloud atau streaming juga membuka peluang bagi pengguna dengan perangkat spesifikasi rendah untuk tetap dapat memainkan game dengan kualitas yang baik.

CEO Nuon Digital Indonesia, Aris Sudewo, menyatakan bahwa posisi Nuon berada di titik penting dalam rantai nilai ekonomi digital, khususnya pada sisi distribusi dan monetisasi konten.

Kekuatan utama Nuon terletak pada penguasaan simpul distribusi digital. Dengan dukungan infrastruktur konektivitas terbesar di Indonesia, kami berada pada posisi strategis untuk menghubungkan konten, pengguna, dan monetisasi dalam satu ekosistem yang utuh. Kami memikul mandat untuk menekan value leakage sekaligus memastikan ekosistem digital nasional tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan. Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar digital terbesar—kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujar Aris.

Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2025, sektor media online di Indonesia diproyeksikan mencapai nilai sekitar USD 10–12 miliar pada periode 2026–2027. Angka ini didorong oleh pertumbuhan konsumen digital yang kini mencapai lebih dari 190 juta orang.

Selain itu, Indonesia juga memiliki sekitar 175 juta pemain game aktif, menjadikannya salah satu pasar gaming terbesar di kawasan Asia Tenggara. Meski demikian, sebagian besar monetisasi konten digital masih terkonsentrasi pada platform global, sehingga potensi nilai ekonomi domestik belum sepenuhnya optimal.

Melalui pengembangan layanan seperti HELD, Nuon berupaya menutup celah tersebut dengan membangun ekosistem distribusi dan monetisasi yang lebih kuat di dalam negeri.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.