Steam Awards 2025: Hollow Knight Silksong Raih Game of the Year
Hollow Knight Silksong Jadi Bintang Utama Steam Awards 2025
Valve resmi mengumumkan daftar pemenang Steam Awards 2025 setelah proses voting besar-besaran yang melibatkan total 43,8 juta suara dari pemain di seluruh dunia. Ajang penghargaan tahunan ini kembali menjadi bukti bahwa komunitas Steam memiliki peran besar dalam menentukan game mana yang paling berkesan sepanjang tahun.
Dari seluruh kategori yang diperebutkan, Hollow Knight: Silksong berhasil mencuri perhatian utama dengan meraih penghargaan paling bergengsi, yaitu Game of the Year. Kemenangan ini terasa spesial, mengingat Silksong merupakan sekuel yang sudah lama dinantikan sejak diumumkan pertama kali oleh Team Cherry. Bagi banyak penggemar, hasil ini menjadi simbol bahwa penantian panjang mereka akhirnya terbayar lunas.
Persaingan Ketat di Kategori Game of the Year
Untuk meraih Game of the Year, Hollow Knight: Silksong harus bersaing dengan deretan judul besar dan ambisius. Beberapa pesaing terkuatnya antara lain Arc Raiders, Dispatch, Kingdom Come: Deliverance 2, serta Clair Obscur: Expedition 33.
Masing-masing game tersebut memiliki keunggulan tersendiri, baik dari sisi visual, narasi, hingga inovasi gameplay. Namun, Silksong berhasil unggul berkat kombinasi desain dunia yang kaya, mekanik permainan yang presisi, serta tingkat tantangan yang memacu adrenalin. Dukungan masif dari komunitas Steam menunjukkan betapa kuatnya posisi Silksong di hati para pemain.
Kemenangan Ganda: Best Game You Suck At
Tidak hanya membawa pulang satu penghargaan, Hollow Knight: Silksong juga memenangkan kategori Best Game You Suck At. Kategori ini secara khusus diberikan kepada game yang dikenal memiliki tingkat kesulitan tinggi, tetapi tetap membuat pemain ingin terus mencoba meskipun sering gagal.
Kemenangan di kategori ini semakin memperkuat identitas Silksong sebagai game yang menantang sekaligus adiktif. Banyak pemain mengakui bahwa kesulitan yang ditawarkan justru menjadi daya tarik utama, karena setiap keberhasilan terasa sangat memuaskan.
Pemenang Lain yang Tak Kalah Menarik
Selain Silksong, Steam Awards 2025 juga menghadirkan pemenang dari berbagai genre dan pendekatan desain. Silent Hill f berhasil meraih penghargaan Outstanding Visual Style berkat presentasi visualnya yang kuat, gelap, dan atmosferik. Game ini dinilai sukses membangun suasana horor yang konsisten dan berkesan.
Arc Raiders memenangkan Most Innovative Gameplay, menandai pengakuan atas mekanik bermainnya yang segar dan berbeda dari kebanyakan game sejenis. Pendekatan inovatif ini membuat Arc Raiders menonjol di tengah persaingan ketat.
Sementara itu, Hades 2 dinobatkan sebagai Best Game on Steam Deck. Penghargaan ini membuktikan bahwa game tersebut tidak hanya solid dari sisi gameplay, tetapi juga sangat nyaman dimainkan di perangkat genggam milik Valve.
Cerita, Musik, dan Dedikasi Pengembang
Dispatch berhasil membawa pulang penghargaan Outstanding Story-Rich Game berkat kekuatan narasi dan pendekatan penceritaan yang mendalam. Di sisi audio, Clair Obscur: Expedition 33 memenangkan Best Soundtrack, dengan musik yang dianggap mampu memperkuat emosi dan atmosfer permainan secara signifikan.
Baldur’s Gate 3 kembali mendapatkan apresiasi melalui Labo(u)r of Love Award. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk penghormatan atas dukungan jangka panjang pengembang terhadap game dan komunitasnya, bahkan setelah perilisan utama.
Game Besar yang Harus Pulang Tanpa Penghargaan
Di balik daftar pemenang, beberapa judul besar harus menerima kenyataan pulang tanpa trofi. Nama-nama seperti Split Fiction, Battlefield 6, Where Winds Meet, Elden Ring: Nightreign, serta Blue Prince tidak berhasil meraih penghargaan di Steam Awards 2025.
Meski demikian, hasil ini tidak serta-merta mengurangi kualitas game-game tersebut. Steam Awards tetap menjadi refleksi selera dan preferensi komunitas pada satu periode tertentu.