Genshin Impact Kena Denda US$20 Juta, Kenapa ini Ya?

Genshin Impact Kena Denda US$20 Juta, Kenapa ini Ya?

Games
18 February 2025
1 views

Baru-baru ini, Hoyoverse, pengembang dari permainan populer Genshin Impact, setuju untuk membayar denda sebesar US$20 juta sebagai bagian dari penyelesaian dengan Komisi Perdagangan Federal (FTC) Amerika Serikat.

Selain denda, Hoyoverse juga dilarang menjual lootbox kepada remaja di bawah usia 16 tahun tanpa persetujuan orang tua. Keputusan ini diambil setelah FTC menemukan bahwa praktik yang dilakukan oleh Hoyoverse dianggap menyesatkan anak-anak dan remaja, serta melanggar berbagai aturan perlindungan konsumen.

Tuduhan dan Dasar Hukum

FTC menuduh bahwa Hoyoverse melanggar Aturan Perlindungan Privasi Online untuk Anak-Anak (COPPA) dengan memasarkan Genshin Impact kepada anak-anak dan mengumpulkan informasi pribadi mereka tanpa persetujuan yang memadai.

Selain itu, FTC juga menyatakan bahwa sistem lootbox dalam permainan tersebut dirancang dengan teknik "dark-pattern" yang menyesatkan, sehingga pemain terutama anak-anak dan remaja, menghabiskan ratusan hingga ribuan dolar demi memenangkan hadiah bintang lima yang sulit diperoleh.

Samuel Levine, Direktur Biro Perlindungan Konsumen FTC, menyatakan bahwa perusahaan yang menggunakan taktik menyesatkan untuk mengecoh pemain, terutama anak-anak dan remaja, akan dimintai pertanggungjawaban atas tindakan tersebut.

FTC menganggap bahwa sistem virtual currency dalam Genshin Impact dirancang dengan cara yang membingungkan dan tidak adil, yang akhirnya membuat pemain mengeluarkan uang dalam jumlah besar demi hadiah yang sulit untuk didapatkan.

Dampak dan Tindakan yang Diambil

Sebagai bagian dari penyelesaian tersebut, Hoyoverse diharuskan untuk memberikan informasi yang lebih transparan mengenai peluang lootbox, serta rincian nilai tukar untuk mata uang virtual dalam game mereka.

Selain itu, Hoyoverse juga diwajibkan untuk menghapus data pribadi dari anak-anak di bawah usia 13 tahun dan sepenuhnya mematuhi aturan COPPA di masa depan.

Hoyoverse sendiri merespons bahwa meskipun banyak tuduhan FTC yang dianggap tidak sepenuhnya akurat, mereka memilih untuk menyelesaikan masalah ini demi menjaga kepercayaan komunitas dan menciptakan transparansi yang lebih baik bagi pemain.

Mereka berjanji akan meningkatkan pengamanan usia dan proteksi persetujuan orang tua untuk anak-anak serta remaja di bawah umur yang ingin bermain Genshin Impact.

Dengan langkah-langkah baru ini, Hoyoverse berharap dapat menjaga kesetiaan komunitasnya sambil memenuhi standar yang diminta oleh FTC, menciptakan lingkungan yang lebih aman dan adil bagi semua pemain, khususnya generasi muda.

Nantikan informasi seputar game lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram DuniaGames ya.

Kamu juga bisa beli voucher untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games!