Hasil Playoff IKL Spring 2026: Bigetron Kalahkan OG, Tim Indonesia Kedua ke KWC!

Hasil Playoff IKL Spring 2026: Bigetron Kalahkan OG, Tim Indonesia Kedua ke KWC!

Honor of Kings
11 April 2026
183 views

Babak playoff IKL Spring 2026 berlangsung meriah di Mal Artha Gading, Jakarta Utara di mana laga kedua mempertemukan Bigetron by Vitality, juara dari musim Fall lalu menghadapi OG sebagai salah satu tim Kuda Hitam. Pertandingan ini juga mempertemukan pelatih ternama yakni Om Kurus dengan mantan timnya. Begitu pula dengan ZhanQ bertemu dengan mantan rekan timnya yakni Niel. Pertandingan ini pun bisa dikatakan menjadi salah satu tajuk utama yang tidak boleh dilewatkan.

Performa OG sebagai salah satu tim yang memulai debut di IKL Spring 2026 bisa dikatakan cukup mengesankan. Dengan talenta-talenta terbaik Honor of Kings di Indonesia, OG berhasil membuktikan bahwa mereka layak untuk menjadi tim Kuda Hitam di scene HOK Indonesia. Bahkan, mereka berhasil menaklukkan Vesakha Esports, tim yang sebelumnya berhasil menghasilkan kejutan di musim Fall. Hasil tersebut tentu membuat Bigetron by Vitality tidak boleh anggap remeh kekuatan OG. Semua bisa terjadi di babak playoff IKL Spring 2026, simak ulasan selengkapnya di sini.

Bigetron by Vitality Menang Lawan OG di Playoff IKL Spring 2026, Tim Indonesia Kedua ke KWC!

IKL Spring 2026

Pertandingan antara Bigetron by Vitality melawan OG di babak playoff IKL Spring 2026 menjadi laga penutup hari pertama babak playoff, Jumat, 10 April 2026 di Mal Artha Gading, Jakarta Utara. Sama seperti laga pembuka antara KAGENDRA melawan Dominator by Nemesis, pertandingan Bigetron melawan OG juga akan dimainkan dalam format best of seven (BO7) series. Sebagai informasi, pertandingan ini juga akan menentukan siapakah tim Indonesia selanjutnya yang akan mengamankan tiket menuju ke kompetisi Honor of Kings World Cup (KWC) 2026 Esports World Cup.

Pada laga pembuka, OG menunjukkan kelasnya melalui pertahanan yang sangat disiplin. Meskipun Bigetron sempat memegang kendali awal lewat ZhanQ (Yao) yang mengamankan Overlord, OG tetap mampu menahan laju serangan tersebut. Ketegangan memuncak di area jungle saat Niel (Garuda Kageswara) sukses menjatuhkan figur penting Bigetron, Bal (Yang Jian) dan ZhanQ. Situasi sempat memanas ketika Bigetron melancarkan serangan besar dengan bantuan Tempest Dragon, namun pertahanan kolektif OG justru berhasil memukul mundur mereka. Memanfaatkan gugurnya JenMyth dan ZhanQ di momen krusial, Ahem (Flowborn Marksman) memimpin aksi epic comeback dramatis yang menutup kemenangan game pertama bagi OG.

Memasuki babak selanjutnya, Bigetron by Vitality mulai menemukan ritme permainan mereka. Pertarungan sengit di area Tyrant menandai kebangkitan tim "Robot Merah" ini. Momentum besar tercipta pada menit ke-10 saat inisiasi JenMyth (YiXing) sukses melumpuhkan 663 (Lapu-Lapu), yang segera disusul oleh tumbangnya iHanss (Biron) di tangan LanFeng (Arli). Keunggulan ini dimanfaatkan secara masif oleh ZhanQ dan kawan-kawan untuk mengamankan Tyrant serta Overlord secara berurutan. Ketenangan para pemain Bigetron dalam mengeksekusi objektif akhirnya meruntuhkan lini pertahanan OG yang kian rapuh, hingga akhirnya mereka berhasil menyamakan kedudukan dan mengamankan poin pertama mereka.

Dominasi Bigetron semakin tak terbendung pada babak ketiga melalui aksi jual beli serangan yang sangat agresif. Meski punggawa OG seperti DaoDao (Augran) dan iHanss (Charlotte) sempat memberikan perlawanan dengan menumbangkan JenMyth (YuHuan) dan Bal (Ata), ZhanQ (Ying) segera membalas dengan aksi gemilang yang melumpuhkan tiga pemain OG sekaligus. Momentum ini digunakan Bigetron untuk menguasai area jungle lawan dan melancarkan serangan sistematis. Kehancuran OG berlanjut ketika JenMyth dan F1 (Mozi) menyapu bersih sisa pemain di area tengah, yang kemudian ditutup dengan straight push sempurna menuju markas lawan oleh koordinasi apik ZhanQ, membalikkan keadaan menjadi keunggulan bagi Bigetron.

Pada tahap perebutan match point, Bigetron kembali menekan melalui agresivitas LanFeng (Loong) yang meruntuhkan lini pertahanan lawan. Meskipun sempat ada perlawanan sengit dari DaoDao (Feyd) yang memberikan tekanan balik mengejutkan hingga mengeliminasi LanFeng serta JenMyth, kendali permainan tetap berada di tangan tim Vitality. Pertarungan mencapai puncaknya dalam teamfight krusial di area Tyrant, di mana Bigetron berhasil mengepung dan menjatuhkan DaoDao sebagai harapan terakhir pertahanan OG. Kehilangan pilar utama tersebut membuat sisa pemain OG tidak mampu lagi membendung gelombang serangan yang masuk, sehingga Bigetron sukses mengunci poin penting tersebut.

Laga penentu dimulai dengan intensitas yang tidak menurun sedikit pun. OG sempat memegang kendali awal berkat invasi jungle dari Ahem (Chicha) yang menumbangkan dua pemain lawan, namun Bigetron merespons dengan cepat melalui permainan solid JenMyth (Xiao Qiao) dan LanFeng (Chano). Titik balik kemenangan akhirnya tercipta di area tengah saat F1 (Lapu-Lapu) sukses melumpuhkan Ahem yang menjadi motor serangan OG. Momentum emas ini diselesaikan dengan sempurna oleh ZhanQ (Augran) yang menyapu bersih iHanss serta 663, menyisakan DaoDao sendirian tanpa daya. Dengan kemenangan telak 4-1, Bigetron by Vitality resmi memastikan diri sebagai tim Indonesia kedua yang lolos ke KWC 2026 Esports World Cup sekaligus melaju ke babak Grand Final.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.