Hirogami, Game Platformer Origami 3D dari Bandai Namco Rilis September 2025

Hirogami, Game Platformer Origami 3D dari Bandai Namco Rilis September 2025

Games
16 September 2025
1 views

Hirogami: Petualangan Origami Indah dengan Lipatan yang Tak Sempurna

Industri game tahun ini kembali kedatangan judul unik yang mencoba keluar dari formula biasa. Namanya Hirogami, platformer 3D besutan Bandai Namco Studios cabang Singapura dan Malaysia. Mengusung dunia yang seluruhnya terbuat dari kertas origami, game ini berhasil menarik perhatian sejak pertama kali diperkenalkan. Visualnya bukan sekadar cantik, tapi benar-benar memikat mata: pepohonan yang tampak dilipat tajam, jamur berwarna-warni berbentuk origami, hingga hub world yang menyerupai buku catatan terbuka. Semua elemen terasa seolah lahir dari tangan seorang seniman kertas.

Dalam game ini, pemain berperan sebagai Hiro, pahlawan kertas kecil yang bertugas melindungi dunianya dari ancaman makhluk glitcher—monster yang merusak dan mencemari lipatan origami. Premisnya sederhana, tapi eksekusi visualnya membuat setiap momen terasa segar.

Gameplay dengan Sentuhan Transformasi

Secara mekanik, Hirogami memadukan platforming klasik dengan sedikit bumbu aksi. Hiro bisa berubah menjadi beberapa bentuk hewan yang semuanya memberikan variasi unik. Saat berubah jadi armadillo, ia bisa berguling dengan cepat untuk melewati rintangan atau menyeruduk musuh. Transformasi katak membuat Hiro mampu melompat lebih tinggi sekaligus menjatuhkan serangan berat dari udara. Sementara bentuk kera membuka peluang untuk bergelantungan di tanaman rambat, menambah variasi traversal.

Sekilas, semua ini terdengar seru. Dan memang, pada awalnya transformasi memberi kesan menyenangkan, apalagi saat digunakan untuk menaklukkan area baru atau menemukan rahasia tersembunyi. Sayangnya, setelah beberapa jam, variasi tersebut terasa kurang tajam. Banyak pemain akan menemukan strategi paling efektif—misalnya terus-menerus berguling dengan armadillo atau mengandalkan serangan lompat katak—sehingga sistem pertempuran kehilangan kedalaman.

Masalah Kamera yang Mengganggu

Kelemahan utama Hirogami justru datang dari hal teknis. Kamera dengan sudut tetap sering membuat platforming terasa lebih sulit dari yang seharusnya. Akurasi lompatan adalah kunci di game semacam ini, tapi menilai jarak antar platform sering kali jadi tantangan bukan karena desain level, melainkan karena kamera yang kaku. Bahkan ketika Hiro berubah menjadi selembar kertas tipis, pemain sering kali hanya bisa mengandalkan bayangan di tanah untuk memperkirakan titik pendaratan.

Lebih buruk lagi, saat menggunakan transformasi armadillo yang menuntut kecepatan, kamera terasa lamban mengikuti gerakan, sehingga kontrol kehilangan rasa responsif.

Progresi yang Dipaksa

Selain kamera, desain progresi juga menimbulkan masalah. Untuk membuka level terakhir, pemain diwajibkan mengumpulkan 30 crane emas. Kedengarannya sederhana, tapi jika hanya punya 28, maka terpaksa mengulang level lama dengan kondisi tertentu—misalnya menyelesaikan misi dalam waktu singkat atau tanpa terkena banyak damage. Alih-alih menambah tantangan yang menyenangkan, sistem ini justru terasa seperti pemaksaan.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Hirogami adalah game dengan ide besar dan visual yang menawan, tapi eksekusi gameplay membuatnya sulit bersinar seterang yang diharapkan. Dunia origami yang indah jadi daya tarik utama, namun kamera bermasalah, pertarungan repetitif, dan progresi yang melelahkan membuat pengalaman terasa kurang mulus. Hirogami tetap layak dicoba bagi mereka yang penasaran dengan dunia kertas penuh warna, tapi jangan berharap ia akan menyaingi platformer 3D terbaik di pasaran.

Game ini dijadwalkan rilis pada 3 September 2025 untuk PlayStation 5 dan Windows PC.