Tak Semua Mulus, Event Kolaborasi Sonic the Hedgehog Ternyata Pernah Berkali-kali Ditolak!

Tak Semua Mulus, Event Kolaborasi Sonic the Hedgehog Ternyata Pernah Berkali-kali Ditolak!

Berita
18 September 2026
25 views
  • Creative Officer Sonic, Takashi Iizuka, mengungkapkan bahwa Sonic Team aktif menawarkan kerja sama ke berbagai perusahaan di dalam dan luar industri game, namun mereka juga pernah menerima penolakan berkali-kali sebelum akhirnya sukses menjalin kolaborasi.
  • Meskipun menghadapi banyak penolakan, Sonic Team berhasil membawa berbagai IP besar ke dalam Sonic Racing CrossWorlds.
  • Diskusi kolaborasi dengan Fortnite membutuhkan waktu lama akibat kendala prinsip karakter serta proporsi fisik bentuk tubuh Sonic yang sulit disesuaikan.
  • Kolaborasi dengan Fortnite akhirnya berhasil diwujudkan setelah tim menemukan solusi naratif unik lewat konsep "Android Sonic".
  • Ingin beli voucher Google Play? Yuk top up Google Play di Dunia Games agar akun tetap aman dan transaksi lebih nyaman.

Sonic the Hedgehog belakangan semakin rajin berkolaborasi dengan berbagai IP populer, baik game maupun media lain. Mulai dari Nintendo dengan seri game Olimpiade, Super Smash Bros, hingga menggandeng Minecraft serta Godzilla dan Evangelion untuk meramaikan dunia si Landak Biru itu sendiri. Meski begitu, jangan mengira semua kolaborasi tersebut bisa terwujud dengan mudah!

Takashi Iizuka, Creative Officer Sonic, menceritakan bahwa Sonic Team ternyata juga pernah harus menerima penolakan berkali-kali ketika menawarkan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan lain. Hal tersebut disampaikan Iizuka dalam sesi wawancara media yang diikuti Dunia Games saat berkunjung ke Jepang untuk Tokyo Game Show 2026.

Tawaran Kolaborasi Sonic Pernah Berkali-kali Ditolak

Ketika ditanya bagaimana cara Sonic Team memilih partner untuk event-event crossover, Iizuka menjelaskan bahwa mereka berbicara langsung dengan beragam perusahaan, baik yang bergerak di industri game maupun di luar industri tersebut.

Untuk Sonic Racing CrossWorlds, misalnya, Sonic Team sukses menggandeng berbagai IP populer. Dari luar Jepang seperti Minecraft, Teenage Mutant Ninja Turtles, maupun properti perusahaan Jepang juga macam Pac-Man, Mega Man, Godzilla, dan Evangelion.

“Kami berbincang dengan beragam perusahaan baik di dalam maupun luar industri game. Kami menanyakan apakah mereka bisa membantu kami atau kami membantu mereka dan tidak semuanya membuahkan hasil,” jelas Iizuka. “Tawaran kami juga ditolak berkali-kali,” lanjutnya.

Iizuka tidak mengungkap perusahaan atau IP mana saja yang pernah menolak tawaran tersebut. Namun pernyataannya memberikan sedikit gambaran mengenai proses di balik banyaknya crossover Sonic yang muncul dalam beberapa tahun terakhir.

Setelah kerja sama berhasil disepakati, Sonic Team juga berusaha memastikan IP yang berkolaborasi dengan mereka dapat direpresentasikan sebaik mungkin. Khusus dalam Sonic Racing CrossWorlds, hal tersebut dilakukan melalui berbagai elemen seperti kendaraan Machine dan trek balap yang nampak ciamik.

Dapatkan Bonus Top Up berupa voucher GoPay 10K, voucher DG Rings 1000, DG POIN 1K, atau DG POIN 500 secara acak (dalam bentuk Token) setiap pembelian akumulasi Rp100.000 menggunakan GoPay. Jangan lupa untuk cek Token kamu sekarang di sini!

Kolaborasi Fortnite Juga Sempat Jadi Tantangan

Ilustrasi Kolaborasi Sonic

Dalam wawancara yang sama, Iizuka turut membahas salah satu kolaborasi Sonic yang membutuhkan waktu cukup panjang untuk diwujudkan, yakni dengan Fortnite.

Rumor mengenai kolaborasi dengan game battle royale itu sudah beredar sejak April 2024 dan Iizuka mengaku kalau Sonic Team sudah berbicara dengan tim Fortnite sejak saat itu. Akan tetapi, ada dua persoalan unik yang membuat karakter Sonic sulit dimasukkan begitu saja sebagai karakter Fortnite.

Pertama, Sonic tidak pernah menggunakan senapan. Bentuk tubuhnya, seperti kepala yang besar dan kaki yang ramping, juga menimbulkan persoalan keseimbangan dalam game. Solusinya kemudian datang melalui konsep “Android Sonic”, android ciptaan Tails yang dikirim menuju dunia Fortnite. Ide tersebut akhirnya memungkinkan kolaborasi keduanya terwujud pada Fortnite Chapter 7 Season 4: Override yang dirilis tanggal 20 Agustus 2026 kemarin.

Cerita di balik Fortnite dan berbagai penolakan yang diterima Sonic Team menunjukkan bahwa perusahaan sebesar SEGA pun tidak bisa serta-merta merangkul perusahaan lain untuk event crossover.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube Dunia Games. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.