La Flame Latih RRQ Ryu di PMPL ID 2026 Spring, Bentuk Disiplin Sebagai Culture di Tim!
Menghadapi musim kompetisi baru PMPL ID 2026 Spring, pelatih PUBG Mobile ternama Doni “La Flame” Ismaidi resmi menjadi juru latih tim RRQ Ryu. Sebelumnya, La Flame membersamai TALON Esports sebagai Analyst. Bersama dengan dirinya, pemain muda Satria “Firen” Amarta pun turut hadir sebagai penggawa baru RRQ Ryu. Kehadiran La Flame pun menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Febrianto Genta “Svafvel” Perkasa beberapa waktu yang lalu. La Flame diyakini membawa harapan baru bagi Sang Raja dari Segala Raja.
Menangani tim sekelas RRQ Ryu tentu tidaklah mudah. Ekspektasi yang besar dari para penggemar menjadi sebuah tantangan besar bagi La Flame dan juga Nougat sebagai staf pelatih untuk meraih hasil terbaik. Dengan komposisi pemain yang potensial seperti Lapar, GenFos, Nerpehko serta Firen, RRQ Ryu coba untuk memantapkan langkah mereka dari musim-musim kompetisi sebelumnya. Seperti apa cerita La Flame dalam menangani RRQ Ryu di PMPL ID 2026 Spring kali ini? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Cara La Flame Melatih RRQ Ryu di PMPL ID 2026 Spring, Tantangan dan Membentuk Disiplin Tim Menjadi Culture

Dalam interview media bersama PUBG Mobile Indonesia, kepada Dunia Games (DG), pelatih RRQ Ryu, La Flame menyatakan bahwa menjadi pelatih RRQ Ryu di PMPL ID 2026 Spring menjadi sebuah tantangan. Namun, ia menekankan bahwa di semua tim yang ia latih semua adalah tantangan di mana ia harus membuktikan kepada manajemen bagaimana kualitas dan atau performanya juga kepada dirinya sendiri apakah ia masih layak untuk menjadi staf pelatih di scene kompetitif. “Tantangan, bagi saya setiap tim yang saya pegang itu selalu jadi tantangan baik dari awal mula saya turun ke GD, Bigetron, terus Persija EVOS, TALON sampai RRQ itu semua menurut saya adalah tantangan,” ucap La Flame menjawab Dunia Games (DG).
“Tantangan untuk membuktikan ke manajamen itu yang paling pertama. Kedua, membuktikan ke diri sendiri kualitas diri sendiri apakah masih sanggup atau tidak? Jadi, setiap status atau jabatan yang saya pegang itu selalu saya buat itu sebagai tantangan bagi diri saya sendiri, begitu,” tuturnya. La Flame menambahkan, sebagai pelatih RRQ Ryu ia menegaskan bahwa pasti ada tekanan dari pihak manajemen tim. Menurut La Flame, hal tersebut wajar adanya jika tim ingin melihat hasil di mana para pelatih bisa membawa tim menjadi juara.
“Apakah ada tekanan dari manajemen? Pasti ada tekanan dari manajemen. Tidak mungkin tidak ada. Itu yang paling utama, karena manajemen pasti yang mereka pengen adalah hasil, terutama (menjadi) juara, trofi. Dan tekanan itu adalah hal yang lumrah, hal yang normal untuk soal tekanan, pasti selalu ada di semua tim selalu ada tekanan,” ujar La Flame menambahkan. Sebagai pelatih, La Flame mengatakan bahwa dirinya tidak mengubah banyak hal terkait fondasi permainan tim.
Menurutnya, bersama Nougat sebagai analyst tim ia memiliki kesamaan visi dan misi. Bersama Nougat, La Flame juga menerapkan disiplin terhadap para pemain terkait fundamental permainan serta tugas yang diberikan sesuai dengan role dan kemampuan mereka. “Soal permainanan RRQ ya, begitu, permainan RRQ mungkin kalau untuk sekarang ketika saya masuk tidak banyak yang saya ubah karena Nougat juga punya visi misi yang sama,” jelas La Flame. “Cara penilaian permainan, struktur permainan, dan fundamental bermain juga sama begitu,” tuturnya.
“Mungkin yang membedakan adalah ketika saya masuk, saya sama Nougat bareng-bareng menekankan kepada para pemain perihal fundamental pemain, dan job desk pemain yang di mana itu kelebihan mereka,” ucap La Flame. Terakhir, La Flame mengatakan bersama dengan Nougat ia juga selalu mengingatkan para pemain tentang fundamental dalam permainan serta prinsip dalam bermain agar menjadi culture atau kebiasaan yang baik di dalam tim. “Yang bisa membawa permainan menjadi lebih baik, alur game-nya menjadi lebih baik begitu,”
“Dan, bagaimana sebagai pelatih (saya) dan Nougat juga itu kami ingatkan (pemain) terus-menerus setiap latihan. Jadi ya, kurang lebih fundamental bermainnya, prinsip bermainnya kami tekankan terus menerus jangan sampai hilang dan akhirnya itu menjadi culture atau kebiasaan untuk pemainnya,” pungkasnya. Pernyataan yang menarik dari coach La Flame sebagai pelatih RRQ Ryu. Menurut kamu apakah kali ini Sang Raja siap untuk merebut takhta mereka bersama La Flame di PMPL ID 2026 Spring? Kita tunggu saja.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.
