Mengenal Framerate Estimator, Fitur Anyar yang Dikembangkan Steam
Valve kembali menghadirkan inovasi menarik untuk para gamer PC melalui platform Steam. Kali ini, mereka tengah mengembangkan fitur bernama Framerate Estimator, sebuah sistem yang dirancang untuk memberikan gambaran performa game sebelum kamu membelinya.
Fitur ini memanfaatkan data dari jutaan pengguna untuk menghadirkan estimasi yang lebih transparan dan realistis.
Cara Kerja Framerate Estimator di Steam

Framerate Estimator bekerja dengan cara yang cukup cerdas. Sistem ini akan membaca spesifikasi hardware milik pengguna, seperti GPU dan CPU, lalu membandingkannya dengan data performa dari pengguna lain yang memiliki konfigurasi serupa. Dari situ, Steam akan menampilkan grafik estimasi framerate yang bisa kamu harapkan saat memainkan sebuah game.
Data yang digunakan berasal dari program pengumpulan data framerate yang sebelumnya telah diumumkan oleh Valve. Program ini bersifat opsional (opt-in), sehingga pengguna harus menyetujuinya terlebih dahulu. Valve memastikan bahwa data yang dikumpulkan bersifat anonim dan tidak terhubung langsung dengan akun pengguna, melainkan hanya dikaitkan dengan jenis perangkat yang digunakan.
Saat ini, fitur ini masih berada dalam tahap beta. Artinya, belum semua pengguna bisa mencobanya dan masih dalam tahap pengembangan. Namun, jika berhasil dirilis secara penuh, fitur ini berpotensi menjadi alat penting bagi gamer untuk menilai apakah suatu game cocok dengan perangkat mereka.
Selain itu, Framerate Estimator juga diprediksi akan hadir bersamaan atau menjelang peluncuran perangkat seperti Steam Deck generasi berikutnya atau Steam Machine terbaru. Kehadirannya bisa menjadi pelengkap bahkan pengganti sistem label “verified” yang saat ini digunakan.
Keunggulan utama dari Framerate Estimator adalah kemampuannya memberikan ekspektasi performa secara lebih jelas. Gamer tidak lagi hanya mengandalkan spesifikasi minimum atau rekomendasi yang sering kali terasa ambigu. Dengan data nyata dari pengguna lain, estimasi performa menjadi lebih relevan.
Namun, fitur ini bukan tanpa kekurangan. Estimasi berbasis hardware saja tidak selalu akurat. Faktor seperti pengaturan grafis, aplikasi latar belakang (misalnya Discord atau browser), hingga kondisi sistem juga sangat memengaruhi performa game. Artinya, hasil yang ditampilkan tetap bersifat perkiraan, bukan angka pasti.
Meski begitu, kehadiran Framerate Estimator tetap menjadi langkah maju bagi Steam dalam meningkatkan transparansi dan pengalaman pengguna. Dengan fitur ini, gamer bisa membuat keputusan lebih bijak sebelum membeli game, sekaligus membantu mengidentifikasi apakah sebuah game dioptimalkan dengan baik atau tidak di PC.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.