Panduan Starter Pokemon di Pokemon Legends Z-A
Sebelum memulai perjalanan besar di Lumiose City, pemain Pokémon Legends Z-A harus menentukan pilihan penting: memilih starter Pokémon. Seperti tradisi seri sebelumnya, tersedia tiga pilihan menarik, Chikorita, Tepig, dan Totodile.

Setiap Pokémon memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, sehingga keputusan ini bisa terasa cukup sulit bagi pemain baru. Namun, dengan memahami kekuatan evolusi dan kemampuan unik masing-masing, kamu bisa menentukan mana yang paling cocok untuk gaya bermainmu.
Totodile – Starter Terbaik di Pokémon Legends Z-A

Di antara ketiga starter di Pokémon Legends Z-A, Totodile menonjol sebagai pilihan paling seimbang dan efisien untuk tahap awal permainan. Pokémon bertipe Air ini berevolusi menjadi Croconaw di level 18 dan menjadi Feraligatr di level 30, lebih cepat dibandingkan Chikorita (level 32) maupun Tepig (level 36).
Feraligatr memiliki base stat total tertinggi di antara ketiga evolusi akhir starter, menjadikannya unggul dalam kekuatan dan daya tahan. Kemampuannya seperti Sheer Force memberikan peningkatan serangan yang signifikan, sementara Torrent memberi dorongan tambahan saat HP-nya menurun di bawah 30%. Selain itu, Mega Feraligatr di Pokémon Legends Z-A memperoleh secondary typing Water/Dragon, menambah fleksibilitas dalam pertempuran dan memperluas cakupan serangannya.
Namun, Totodile bukan tanpa kelemahan. Pemain yang berencana menambahkan Blastoise atau Greninja ke tim mereka mungkin akan merasa jenuh dengan tipe Air yang berlebihan. Selain itu, sebagian fans mungkin tidak menyukai desain Mega Feraligatr yang dianggap agak aneh. Meski begitu, dari segi performa dan efisiensi, Totodile tetap menjadi starter paling direkomendasikan dalam Pokémon Legends Z-A.
Chikorita – Pilihan Strategis untuk Akhir Permainan

Walau sering dianggap lemah di awal permainan, Chikorita bisa menjadi investasi jangka panjang bagi pemain yang berpikir strategis. Pokémon bertipe Grass ini berevolusi menjadi Bayleef di level 16 dan Meganium di level 32. Meskipun memiliki base stat total terendah di antara ketiga starter, Chikorita memiliki keunggulan unik di end-game.
Kemampuannya, Leaf Guard, melindungi Meganium dari efek status saat cuaca berubah menjadi harsh sunlight. Ketika berevolusi menjadi Mega Meganium, Pokémon ini mendapatkan secondary typing Grass/Fairy, menjadikannya penyeimbang tim yang solid melawan tipe Dragon, Fighting, dan Dark.
Selain itu, karena Pokémon Legends Z-A tidak menyertakan Pokémon Grass legendaris atau mitos dalam versi dasarnya, Chikorita bisa mengisi kekosongan tersebut di tim akhir permainan. Jadi, bagi pemain yang ingin membangun tim seimbang untuk pertempuran besar, Chikorita tetap layak dipertimbangkan.
Tepig – Kombinasi Api dan Pertarungan yang Serbaguna

Sebagai satu-satunya starter dual-type dalam Pokémon Legends Z-A, Tepig membawa variasi strategis sejak awal permainan. Ia berevolusi menjadi Pignite di level 17 dan Emboar di level 36. Saat berevolusi, Tepig berubah menjadi Fire/Fighting-type, memberikan keunggulan dalam menghadapi tipe Ice, Grass, Steel, dan Dark.
Dengan serangan fisik yang kuat dan cakupan tipe yang luas, Emboar bisa menjadi powerhouse di pertarungan tengah permainan. Namun, saat memasuki fase akhir, kekuatannya mulai tergeser oleh Pokémon lain seperti Charizard atau Blaziken yang lebih cepat dan efisien.
Mega Emboar sendiri tidak membawa banyak perubahan dibanding Mega Feraligatr atau Mega Meganium. Karena itu, banyak pemain mungkin akan memilih Pokémon Api lain sebagai alternatif di tim utama mereka. Meskipun demikian, Tepig tetap menarik untuk pemain yang menyukai gaya bertarung agresif dengan dominasi serangan jarak dekat.
Perbandingan Singkat Starter Pokémon Legends Z-A

Berikut ringkasan singkat mengenai ketiga starter Pokémon di Pokémon Legends Z-A:
Chikorita
- Evolusi akhir: Meganium
- Tipe akhir: Grass → Grass/Fairy (Mega)
- Level evolusi akhir: 32
- Kelebihan: Cocok untuk end-game, satu-satunya pilihan Grass kuat dalam versi dasar
- Kekurangan: Lemah di awal permainan dan lambat dalam pertumbuhan kekuatan
Tepig
- Evolusi akhir: Emboar
- Tipe akhir: Fire/Fighting
- Level evolusi akhir: 36
- Kelebihan: Dual typing unik, kuat di pertarungan menengah permainan
- Kekurangan: Rentan terhadap tipe Psychic dan Water, serta kalah cepat di late-game
Totodile
- Evolusi akhir: Feraligatr
- Tipe akhir: Water → Water/Dragon (Mega)
- Level evolusi akhir: 30
- Kelebihan: Stat tertinggi, evolusi cepat, sangat kuat dari awal hingga akhir permainan
- Kekurangan: Bisa terasa berlebihan jika tim sudah memiliki Pokémon tipe Air lain
Memilih starter di Pokémon Legends Z-A memang bukan keputusan mudah, karena ketiganya memiliki potensi tersendiri. Namun, jika kamu mencari keseimbangan antara kekuatan, evolusi cepat, dan performa konsisten dari awal hingga akhir permainan, Totodile adalah pilihan terbaik.
Sementara itu, Chikorita cocok bagi pemain strategis yang fokus pada late game, dan Tepig ideal untuk mereka yang menyukai gaya bertarung cepat dan eksplosif. Apa pun pilihanmu, setiap starter di Pokémon Legends Z-A siap menemani petualanganmu menuju puncak Lumiose City!
Jangan ketinggalan informasi penting mengenai game AAA hanya di Dunia Games. Klik di sini untuk informasi terbarunya ya.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.