Pertarungan Sanji Vs Seraphim Bakal Beda di Anime One Piece
Anime One Piece kembali tayang setelah jeda cukup lama dan langsung memanjakan penggemar dengan dua episode sekaligus: Episode 1123 dan 1124, yang dirilis pada 5 dan 6 April 2025. Kualitas animasinya dipuji luar biasa, tetapi tak sedikit fans yang menyuarakan kekecewaan.
Salah satu kontroversi utama muncul dari adegan tambahan yang melibatkan Sanji. Perubahan tersebut dinilai mengubah narasi karakter dan membuat pertarungannya dengan Seraphim terasa berbeda dibandingkan versi manga.
Pertarungan Sanji Vs Seraphim Dibuat Berbeda

Dalam manga, Sanji diperlihatkan sebagai sosok kuat dan tak mudah dijatuhkan, bahkan ketika berhadapan dengan S-Shark, Seraphim berbasis Jinbei. Namun dalam Episode 1124 anime, Toei Animation menambahkan adegan flashback yang menunjukkan Sanji tersungkur sambil memegangi bahunya, mengaku bahwa dirinya diselamatkan oleh Nami.
Adegan ini tidak pernah ada di manga karya Eiichiro Oda. Dalam versi aslinya, Sanji menahan pukulan S-Shark langsung di wajah tanpa menunjukkan tanda-tanda luka serius. Adegan tambahan di anime ini memunculkan inkonsistensi yang membingungkan, seolah-olah Sanji kalah telak dan tak berdaya tanpa bantuan Nami.
Hal ini memicu kontroversi karena menurunkan level kekuatan dan ketangguhan karakter Sanji secara keseluruhan, terutama jika dibandingkan dengan Zoro yang dalam versi manga maupun anime berhasil melawan dua Seraphim sekaligus meski dengan perjuangan keras.
Selain itu, Toei Animation juga membuat keputusan lain yang mengecewakan, Sanji sama sekali tidak muncul dalam adegan ketika Topi Jerami berdiri menang atas York. Padahal, Sanji memainkan peran penting dalam menangkap satelit Vegapunk yang berkhianat tersebut.
Tak berhenti di situ, Toei kembali menambahkan dua momen absurd yang tidak ada di manga. Pertama, adegan Sanji yang mengikuti Nami seperti anjing peliharaan. Kedua, momen ketika Sanji melihat Bonney dan matanya berubah menjadi hati, ciri khasnya saat tertarik pada wanita.
Masalahnya, Bonney dalam wujud saat itu adalah anak 12 tahun. Ini membuat Sanji terlihat tidak pantas, bahkan mengundang kritik tajam dari penonton yang merasa karakter favorit mereka dipermalukan.
Kedua adegan ini memang sejalan dengan sifat flamboyan Sanji yang kadang dilebih-lebihkan, namun konteksnya di sini sangat tidak tepat. Alih-alih jenaka, momen tersebut justru mengganggu dan merusak citra karakter.
Penggemar berharap ke depan Toei Animation lebih berhati-hati dalam melakukan penambahan adegan yang tidak ada di manga. Jika memang ingin memperpanjang adegan pertarungan Sanji vs S-Shark, seharusnya dilakukan dengan menunjukkan kekuatan dan strategi Sanji secara adil seperti yang digambarkan Oda.
Pertarungan itu bisa dibuat lebih dramatis, tetapi tetap menjaga posisi Sanji sebagai salah satu pejuang utama yang tangguh dan cerdas. Toei masih punya kesempatan memperbaiki kesalahan ini di episode mendatang, terutama jika arc Egghead terus berlanjut.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.