Pro-Kontra Format VCT, Format Baru VCT 2026 Lebih Menarik?

Pro-Kontra Format VCT, Format Baru VCT 2026 Lebih Menarik?

Valorant
19 November 2025
2 views

VCT 2026 menghadirkan format baru yang dinilai memberikan peluang lebih besar untuk tim-tim Challengers. Perubahan ini mengundang reaksi positif dari para pro player dan komunitas Valorant, terutama di Indonesia.

Format baru ini dianggap lebih fair bagi tim-tim yang tidak mendapatkan kesempatan bertarung di franchise league, mengingat format di tahun sebelumnya tidak memungkinkan bagi tim-tim tier bawah untuk masuk ke Champions, bahkan Challengers sekalipun.

Seperti yang diketahui, pada tahun 2025 lalu, Riot Games memperkenalkan format baru, khususnya untuk regional Asia Tenggara. Tim-tim dari negara seperti Indonesia, Thailand, Filipina, dan Vietnam, mendapatkan kesempatan yang lebih kecil untuk ke VCT Pacific karena digabung menjadi satu regional dengan jumlah slot yang terbatas.

Format Baru VCT 2026

Format Baru VCT 2026

Seperti yang diumumkan oleh Riot Games pada gelaran Valorant Champions 2025 Paris lalu, di mana tim-tim Challengers di tahun 2026 tidak berjuang untuk kualifikasi ke Ascension. 

Mereka akan diperkenalkan pada "Path to Champions". Untuk pertama kalinya, tiap Liga Internasional akan mengirimkan empat tim Challengers ke Playoff Stage 2. Hal ini memberikan peluang kepada lebih banyak tim untuk ke Champions.

Riot juga memberikan kesempatan untuk pemain yang ingin mencoba bertanding di turnamen besar Valorant melalui Ranked menjadi Juara Dunia, dengan cara menangkan Divisi Invite di Premier atau menangkan event Qualifier Liga Challengers.

Season 2026 akan jadi season dengan lebih banyak event global, format dengan pertaruhan tinggi, kompetisi yang diperluas di Masters, dan jalur baru yang terbuka untuk lolos ke Champions.

Fenomena Tim Valorant Disband

Sebelum lahirnya format baru ini, format VCT di tahun-tahun sebelumnya selalu mengundang pro-kontra di komunitas. Kecilnya kesempatan untuk lolos ke tier 1 dan minimnya turnamen untuk tier 2 membuat tim-tim esports memutuskan untuk membubarkan divisi Valorant mereka. 

Hal itu dilakukan oleh Bigetron Arctic pada 2023 lalu. Meski akhirnya sempat lahir kembali di VCT Challengers 2024, BTR kembali membubarkan divisi Valorant selepas Split 2 2024.

Begitu juga dengan Alter Ego yang cukup lama mempertahankan divisi Valorant sejak 2020 - 2025. Alter Ego akhirnya ikut dibubarkan setelah VCT Challengers SEA Split 2. “Karena buat dapat lolos ke franchise league, poin kita sudah jauh. Sudah hampir mustahil,” ucap CEO Alter Ego, Delwyn, saat dikutip dari @duniagames.co.id.

Disband tim juga disusul oleh beberapa tim Valorant SEA lainnya seperti Disguised. Selain itu, beberapa pemain profesional Valorant di tier 2 ikut terdampak dan memutuskan pensiun dari skena kompetitif Valorant.

Kesempatan Besar untuk Tim Tier 2?

Format Baru VCT 2026

Format baru tersebut mengundang reaksi positif dari para pro player Valorant yang bermain di tier 2. Perubahan ini dianggap sebagai angin segar bagi mereka untuk bertahan di kompetisi Valorant dan menjaga asa untuk bertarung hingga ke puncak kejuaraan Valorant Champions.

Ini amat sangat membuka peluang baru, satu. Yang kedua, akhirnya scene tier 2-nya dihidupin lagi, di-revive lagi sama Riot. Dan buat gue, itu salah satu gebrakan baru yang bisa dinikmati di tahun depan. Walaupun memang itu tahun terakhirnya juga kan sebelum nantinya bakalan berubah-berubah lagi di 2027 dan sebagainya. Cuma gue berharap di tahun depan banyak lagi organisasi-organisasi yang buka Valorant. Karena tier 2-nya ini sangat amat promising, punya opportunity yang sama seperti tier 1 ke Champions.” ujar Davee selaku Caster dan Coach La Flame, di Predator League 2026 Indonesia.

Menurut gue sangat bagus buat player, buat komunitas juga, karena lebih spesifik. Dibanding langsung ke SEA kan viewers-nya terbagi sama kompetisinya jadi langsung di luar, bukan di Indo. Dan itu menurut gue kurang (bagus) lah buat ekosistem Valorant, jadi tahun depan harusnya lebih bagus,” kata Gotten kepada Dunia Games.

Peluang yang lebih menarik di tahun 2026 akhirnya melahirkan kembali semangat kompetitif di tier 2. Pada Predator League 2026 Indonesia kemarin, tampak sebuah tim baru (Team Nemesis) yang membawa 3 ex Alter Ego, 2 ex ARF, dan ex Dominatus.

Untuk saat ini iya, kita (dengan Team Nemesis) persiapan untuk VCT tahun depan dengan tim ini. Tapi jika ada perubahan kedepannya kita masih nggak tahu. Kalau dari kita, kita pengen bawa Nemesis bisa terpampang di scene Valorant, bahwa Team Nemesis Valorant-nya jago,” ujar Cud.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Valorant dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.