Resident Evil Requiem: Panduan Bos Blister Borne
Di dunia mencekam Resident Evil Requiem, setiap pertarungan bos selalu menghadirkan tantangan berbeda. Salah satu yang paling merepotkan adalah Blister Borne, monster menjijikkan dengan tubuh penuh kista oranye dan kemampuan memutasi zombie menjadi ancaman yang lebih berbahaya.
Pertarungan ini tidak hanya mengandalkan peluru, tetapi juga strategi dan penguasaan arena Chapel. Jika kamu asal tembak tanpa taktik, dijamin bakal kewalahan. Berikut panduan lengkap untuk menumbangkan Blister Borne dengan lebih efektif.
Hancurkan Semua Kista Oranye di Tubuhnya

Ciri khas Blister Borne adalah kista oranye yang tersebar di sekujur tubuhnya. Cara utama untuk mengalahkannya adalah dengan menghancurkan semua kista tersebut. Setiap kista yang meledak akan mengurangi daya tahannya secara signifikan, dan ketika semuanya hancur, Blister Borne otomatis tumbang.
Namun, ada satu hal penting yang perlu kamu waspadai. Saat kamu menghancurkan kista untuk pertama kalinya, gelombang zombie akan langsung bermunculan. Ini membuat situasi menjadi jauh lebih kacau. Karena itu, pastikan kamu sudah punya ruang gerak sebelum menembak kista pertama.
Jika memungkinkan, targetkan dulu kista di bagian punggungnya. Kista belakang jauh lebih sulit ditembak ketika pertempuran sudah memasuki fase akhir dan zombie mulai mengerubungi kamu. Dengan menghabisi bagian belakang lebih dulu, kamu mengurangi risiko kesulitan membidik saat situasi semakin panas.
Habisi Blister Heads Terlebih Dahulu

Blister Borne punya kemampuan mengerikan, ia bisa memutasi zombie menjadi Blister Heads selama pertarungan berlangsung. Musuh jenis ini jauh lebih cepat dan serangannya lebih sakit dibanding zombie biasa.
Prioritas utama kamu adalah menghabisi Blister Heads segera setelah mereka muncul. Jangan biarkan mereka hidup terlalu lama karena kombinasi serangan cepat dan tekanan dari zombie lain bisa membuatmu terpojok.
Strategi terbaik adalah menembak mereka sampai stagger, lalu habisi menggunakan Hatchet milik Leon. Kamu juga bisa memanfaatkan kapak lempar untuk mempercepat proses. Setelah mereka kehilangan keseimbangan, satu tebasan Hatchet biasanya cukup untuk mengakhiri mereka.
Pancing Zombie ke Lantai Dua

Ketika gelombang zombie mulai membludak di Chapel, jangan bertarung sembarangan di lantai dasar. Sebaliknya, pancing mereka naik ke lantai dua.
Area tangga dan lorong sempit di lantai atas memberikan keuntungan besar. Zombie akan bergerak lebih lambat karena ruang terbatas, membuat mereka lebih mudah dikendalikan. Kamu bisa menghabisi mereka satu per satu tanpa dikeroyok dari segala arah.
Selain itu, lokasi ini juga ideal untuk memanfaatkan Explosive Cannister. Ledakan di ruang sempit akan jauh lebih efektif dan bisa membersihkan banyak musuh sekaligus. Dengan mengurangi jumlah zombie, kamu bisa kembali fokus ke Blister Borne tanpa tekanan berlebihan.
Manfaatkan Kapak dari Zombie

Beberapa zombie yang muncul di Chapel membawa kapak. Jangan sia-siakan senjata ini. Setelah zombie tersebut mati, kamu bisa mengambil kapaknya untuk diayunkan atau dilempar.
Kapak sangat berguna untuk memberikan damage tambahan sekaligus membuat musuh stagger. Baik Blister Borne maupun Blister Heads bisa terganggu oleh serangan kapak, membuka peluang untuk serangan gratis.
Strategi ini juga membantu menghemat peluru, terutama jika kamu bermain dengan sumber daya terbatas. Kombinasi tembakan untuk melemahkan, lalu lemparan kapak untuk mengakhiri, adalah cara efektif menjaga amunisi tetap aman sampai fase akhir pertarungan.
Gunakan Explosive Cannister Secara Maksimal

Di dalam Chapel terdapat dua Explosive Cannister yang bisa kamu manfaatkan. Kamu bisa menembaknya dari jarak jauh atau melemparkannya ke arah kerumunan zombie dan Blister Borne.
Ledakan dari cannister sangat efektif untuk membersihkan zombie dengan cepat. Selain itu, Blister Borne juga bisa terkena efek stun, memberimu kesempatan emas untuk menembak kista yang sulit dijangkau.
Timing sangat penting di sini. Gunakan ledakan ketika zombie mulai menumpuk atau saat Blister Borne sedang berada di posisi strategis agar efeknya maksimal.
Parry Serangan Dasar, Hindari Charge Attack

Serangan ayunan dasar Blister Borne sebenarnya bisa diparry menggunakan Hatchet Leon. Namun, perlu diingat bahwa Leon akan kehilangan keseimbangan setelah parry, sehingga kamu tidak bisa langsung melakukan counterattack cepat.
Parry sebaiknya digunakan saat kamu benar-benar terpojok dan tidak punya ruang untuk menghindar. Ini bisa menyelamatkanmu dari damage besar.
Sebaliknya, waspadai charge attack miliknya. Serangan ini tidak bisa diparry. Saat Blister Borne mulai melakukan charge, segera bergerak ke samping untuk menghindarinya. Timing gerakan sangat krusial agar kamu tidak terkena hantaman langsung.
Blister Borne bukan sekadar bos biasa, melainkan ujian strategi dan penguasaan arena. Fokus pada penghancuran kista, prioritaskan Blister Heads, manfaatkan lantai dua, serta gunakan kapak dan Explosive Cannister dengan cerdas.
Jangan lupa memanfaatkan parry saat terdesak dan selalu hindari charge attack yang mematikan. Dengan taktik yang tepat dan pengelolaan sumber daya yang baik, pertarungan di Chapel akan terasa jauh lebih terkendali dan peluang menangmu pun semakin besar.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.