[REVIEW] Silent Hill f: Kombinasi Combat dan Puzzle Nuansa Horor Jepang Tempo Dulu

[REVIEW] Silent Hill f: Kombinasi Combat dan Puzzle Nuansa Horor Jepang Tempo Dulu

Games
01 August 2025
64 views

Sebagai salah satu dari tiga orang Indonesia pertama yang mendapat kesempatan menjajal Silent Hill f secara langsung di Esports Ginza Studio, saya bisa bilang: ini adalah pengalaman horor yang benar-benar berbeda. Meski membawa nama besar Silent Hill, game ini hadir dengan pendekatan baru yang justru memperkuat identitasnya. Bukan nostalgia murahan, melainkan evolusi yang menghormati akar psikologis seri ini.

Review Silent Hill f

Silent Hill f

Cerita: Ketika Desa Tenang Menjadi Neraka

Kita akan memainkan Hinako Shimizu, seorang siswi SMA di Jepang tahun 1960-an. Ia terbangun di desa Ebisugaoka, yang tiba-tiba diselimuti kabut pekat dan dipenuhi makhluk-makhluk menyeramkan. Situasi ini terasa membingungkan dan menyesakkan, apalagi ketika Hinako mulai menyadari bahwa para monster yang ia hadapi... menyerupai teman-teman sekolahnya sendiri, namun dalam wujud seperti mayat hidup.

Sepanjang perjalanan, Hinako harus menemukan teman-temannya, mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, dan mencari jalan keluar dari mimpi buruk ini. Setiap item yang ia temukan bukan hanya berguna untuk bertahan, tapi juga memperdalam keterikatannya dengan dunia dan tradisi Jepang era itu—seperti jimat, benda ritual, hingga senjata peninggalan zaman perang.

Ceritanya membuat penasaran: apakah ini invasi alien? Wabah biologis? Atau ulah makhluk mitos? Jawabannya hanya bisa ditemukan jika kamu bertahan sampai akhir.

Gameplay: Perpaduan Horor, Puzzle, dan Survival

Di awal permainan, Hinako hanya dibekali tongkat besi untuk bertahan dari serbuan monster. Tapi seiring progres, senjata dan kemampuan yang tersedia makin berkembang. Game ini menghadirkan keseimbangan antara combat dan puzzle, dua pilar utama dalam seri Silent Hill.

Salah satu momen paling menegangkan datang saat karakter kita harus mencabut paku dari tubuh mayat hidup yang berdiri diam seperti orang-orangan sawah di ladang. Kamu harus memilih mayat yang tepat. Jika salah, mereka akan bangkit dan langsung menyerang. Momen ini menguji kesabaran, ketekunan, dan keberanian dalam waktu bersamaan.

Beberapa stage juga mengharuskanmu menyelesaikan teka-teki rumit sambil diincar musuh. Tidak ada ruang untuk santai; kamu harus sigap, pintar mengatur sumber daya, dan tahu kapan harus bertempur atau bersembunyi.

Pertarungan bos juga jadi sorotan. Boss pertama, yang muncul dalam bentuk wanita menyeramkan, cukup sulit ditaklukkan. Game ini menuntutmu untuk menyiapkan item heal, senjata kuat, dan karakter berlevel tinggi sebelum melawannya. Jadi jangan buru-buru—eksplorasi, looting, dan leveling adalah bagian penting dari strategi bertahan hidup.

Visual: Keindahan yang Mengerikan

Silent Hill f

NeoBards Entertainment dan Konami berhasil menyatukan atmosfer indah dan menakutkan secara bersamaan. Desa Ebisugaoka digambarkan dengan detail khas Jepang 1960-an—bangunan kayu tua, seragam sekolah klasik, dan lingkungan pertanian yang menenangkan sekaligus menyeramkan. Transisi dari suasana damai ke horor terjadi secara halus namun efektif, membuat pemain merasa terus-menerus tidak nyaman.

Monster-monster yang kamu hadapi memiliki desain grotesk tapi elegan. Ada nuansa "keindahan dalam teror" yang jadi tema besar game ini, dan visualnya berhasil mewujudkannya dengan sangat kuat.

Audio: Imersif dan Menekan

Bermain dengan headset akan memberikan pengalaman maksimal. Musik yang dibuat oleh Akira Yamaoka kembali jadi elemen kunci, menghadirkan kombinasi atmosferik dan melodi kelam yang menyayat. Suara langkah, napas Hinako, hingga bisikan-bisikan aneh di kejauhan memperkuat imersi dan ketegangan.

Kesimpulan: Sebuah Evolusi Menakjubkan untuk Silent Hill

Silent Hill f

Silent Hill f telah menegaskan bahwa franchise legendaris ini masih punya banyak hal untuk ditawarkan. Dengan latar unik, cerita memikat, dan gameplay yang mendebarkan, game ini berhasil menghadirkan sesuatu yang segar tanpa melupakan warisan horor psikologisnya.

Kalau kamu mencari game horor yang bisa membuatmu berpikir, merasa, dan menjerit sekaligus—Silent Hill f adalah jawabannya.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.