RRQ Gagal Playoff MPL ID S18, Ketiga Kali Secara Beruntun!
- RRQ Hoshi dipastikan gagal lolos playoff MPL ID S18, sekaligus mencatatkan tiga kegagalan beruntun setelah Season 16 dan 17. Kekalahan dari TLID dan ONIC Esports pada pekan kedelapan membuat peluang RRQ untuk finis di atas peringkat ketujuh tertutup.
- Kehadiran staf pelatih baru Adi dan Caleb belum mampu membawa RRQ meraih hasil maksimal. Perubahan staf pelatih dan komposisi pemain masih perlu diikuti evaluasi menyeluruh agar performa tim lebih konsisten.
- RRQ perlu membangun identitas gameplay yang jelas untuk Season 19. Strategi, komunikasi, koordinasi teamfight, dan pengambilan keputusan harus menjadi fokus utama perbaikan.
- Penyusunan roster dan persiapan kompetitif menjadi kunci kebangkitan RRQ. Evaluasi pemain harus berdasarkan kebutuhan tim, kecocokan strategi, dan potensi membangun chemistry yang kuat sejak awal musim.
- Top up hanya di Dunia Games dan ikuti terus berita terbaru seputar RRQ Hoshi, MPL ID, MLBB, serta perkembangan dunia esports Indonesia hanya di Dunia Games.
Penulis: Redzi Arya Pratama
Nasib nahas kembali harus dirasakan RRQ Hoshi di MPL Indonesia Season 18. Tim berjuluk Raja dari Segala Raja tersebut dipastikan gagal melaju ke babak playoff, sekaligus memperpanjang catatan buruk mereka setelah mengalami nasib serupa pada Season 16 dan Season 17. Kegagalan ini menjadi pukulan besar bagi salah satu organisasi paling bersejarah di skena kompetitif Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia.
Alih-alih bangkit setelah dua musim sebelumnya gagal menembus playoff, RRQ justru kembali terjebak dalam situasi yang sama. Perubahan komposisi pemain hingga kehadiran staf pelatih baru seharusnya menjadi kesempatan untuk memperbaiki performa. Namun, berbagai upaya tersebut belum mampu membawa RRQ kembali bersaing di papan atas klasemen.
Pada MPL ID S18, RRQ mencoba membangun kembali kekuatan tim melalui sejumlah penyesuaian. Kehadiran Adi dan Caleb di staf pelatih diharapkan mampu memberikan perspektif baru, baik dari sisi strategi, penyusunan draft, maupun pengembangan permainan para pemain. Sayangnya, perubahan tersebut belum menghasilkan konsistensi yang dibutuhkan untuk bersaing di liga.
Pekan kedelapan menjadi titik akhir perjalanan RRQ dalam perburuan tiket playoff. Mereka harus mengakui keunggulan Team Liquid ID (TLID) dengan skor 0-2, sebelum kembali menelan kekalahan dari ONIC Esports. Hasil tersebut membuat peluang RRQ untuk memperbaiki posisi klasemen tertutup, karena raihan poin maksimal mereka tidak lagi cukup untuk finis di atas peringkat ketujuh.
Situasi ini memunculkan pertanyaan besar bagi masa depan RRQ Hoshi. Sebagai organisasi yang memiliki sejarah panjang, basis penggemar besar, dan ekspektasi tinggi, tiga kegagalan playoff secara beruntun menjadi alarm serius. RRQ kini harus mengevaluasi banyak hal jika tidak ingin mengulangi masalah yang sama pada MPL ID Season 19.
RRQ Hoshi Harus Evaluasi Total untuk MPL ID S19

Kegagalan di Season 18 tidak bisa hanya dilihat sebagai persoalan satu atau dua pertandingan. Ketika sebuah tim gagal lolos playoff selama tiga musim berturut-turut, evaluasi perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perencanaan roster, sistem latihan, hingga identitas permainan.
1. Menentukan Identitas Gameplay yang Jelas
Salah satu pekerjaan rumah terbesar RRQ adalah membangun identitas gameplay yang konsisten. Tim harus memiliki pendekatan yang jelas mengenai cara memenangkan pertandingan, baik melalui dominasi early game, penguasaan objektif, maupun teamfight pada fase late game.
Identitas tersebut juga harus sesuai dengan karakteristik pemain yang dimiliki. Jika strategi yang diterapkan tidak memaksimalkan keunggulan individu, pergantian pemain saja belum tentu menyelesaikan masalah. RRQ membutuhkan sistem permainan yang bisa dijalankan secara konsisten, termasuk ketika menghadapi tekanan dari tim papan atas.
2. Memaksimalkan Peran Staf Pelatih dan Pemain
Kehadiran Adi dan Caleb memberikan RRQ kesempatan untuk membangun pendekatan baru. Namun, hasil kompetitif menunjukkan bahwa perubahan staf pelatih perlu diikuti dengan sistem evaluasi dan penerapan strategi yang efektif.
RRQ perlu memastikan komunikasi antara pelatih dan pemain berjalan baik. Evaluasi pertandingan harus mampu diterjemahkan menjadi perbaikan konkret, terutama dalam pengambilan keputusan, koordinasi ketika terjadi teamfight, dan respons terhadap draft lawan.
3. Menyusun Roster Berdasarkan Kebutuhan Tim
Pergantian pemain tidak seharusnya dilakukan hanya karena hasil buruk. RRQ perlu menilai setiap posisi berdasarkan performa, fleksibilitas hero, komunikasi, serta kecocokan dengan sistem permainan yang ingin dibangun.
Jika memang membutuhkan perubahan roster, keputusan tersebut harus memiliki tujuan yang jelas. Membangun chemistry membutuhkan waktu, sehingga RRQ perlu menentukan fondasi tim lebih awal agar persiapan menuju Season 19 bisa berjalan maksimal.
4. Mengembalikan Mentalitas Kompetitif RRQ
Tekanan sebagai salah satu organisasi terbesar di Indonesia juga menjadi tantangan tersendiri. Ekspektasi penggemar sangat tinggi, terlebih setelah kegagalan beruntun di tiga musim.
RRQ harus mampu mengubah tekanan tersebut menjadi motivasi untuk berkembang. Konsistensi, disiplin, dan keberanian mengambil keputusan dalam situasi sulit akan menjadi faktor penting jika mereka ingin kembali bersaing memperebutkan tiket playoff.
Season 19 Jadi Momentum Pembuktian RRQ
Kegagalan di MPL ID S18 menjadi catatan pahit bagi RRQ Hoshi. Tiga musim tanpa playoff menunjukkan bahwa perbaikan tidak cukup dilakukan melalui perubahan kecil atau pergantian personel semata.
Untuk Season 19, RRQ membutuhkan evaluasi menyeluruh, identitas gameplay yang kuat, roster yang sesuai kebutuhan, serta persiapan kompetitif yang lebih matang. Nama besar dan sejarah panjang memang menjadi bagian penting dari identitas RRQ, tetapi hasil di dalam pertandingan tetap menjadi penentu.
Kini, tantangan terbesar RRQ adalah membuktikan bahwa mereka mampu belajar dari tiga kegagalan beruntun tersebut. Season 19 harus menjadi momentum untuk membangun kembali fondasi tim dan memperjuangkan tempat mereka di antara tim terbaik MLBB Indonesia.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.
