Strategi ONIC “Impor” Pemain di FFWS SEA 2026 Fall: Solusi Stagnasi Regenerasi Indonesia?

Strategi ONIC “Impor” Pemain di FFWS SEA 2026 Fall: Solusi Stagnasi Regenerasi Indonesia?

Free Fire
14 August 2026
9 views
  • Kehadiran ONIC Poom di FFWS SEA 2026 Fall tuai sorotan.
  • Adji Sven dan Chrisjo apresiasi kehadiran ONIC Poom di Indonesia.
  • Langkah ONIC impor pemain (lagi) dengan kehadiran Poom atau ONEMORE pertanyakan satu hal tentang regenerasi pemain di Indonesia.
  • Pada akhirnya, meski kehadiran Poom membawa banyak dampak positif proses regenerasi pemain di Indonesia harus tetap diperhatikan.
  • Ayo top up diamond Free Fire kamu di Dunia Games sekarang.

Penulis: Cristian Wiranata Surbakti | Editor: Yosia Karisma Putra

Kompetisi FFWS SEA 2026 Fall tampak cukup menarik untuk diikuti. Bukan hanya karena kompetisi ini mempertemukan tim-tim Free Fire terbaik se-Asia Tenggara, namun lebih dari itu. Kehadiran sosok pemain “impor” di tim Indonesia memang bukan yang pertama kali terjadi sepanjang sejarah scene. Kendati demikian, langkah ONIC mendatangkan Rattapoom “Poom” Sunthalunai dari Thailand menjadi sebuah sorotan yang luar biasa. 

ONIC Poom Hadir di FFWS SEA 2026 Fall, Adji Sven dan BTR Chrisjo Sambut Hangat Sang Juara!

ONIC Poom - FFWS SEA 2026 Fall

ONIC resmi mendatangkan bintang baru mereka yakni Rattapoom “Poom” Sunthalunai atau yang dulu akrab dikenal sebagai ONEMORE. Poom sebelumnya bermain bersama dengan Team Falcons sejak tahun 2024. Bersama Team Falcons, Poom atau ONEMORE pernah meraih gelar juara FFWS SEA 2024 Spring di Hanoi, Vietnam dan Free Fire Esports World Cup 2024 di Riyadh, Arab Saudi. Hal ini tentu menarik bagaimana ONIC mendadak mencuri sorotan semua orang terhadap mereka.

Adji Hadi “Sven” Perdana kepada Dunia Games (DG) secara eksklusif menyatakan bahwa kehadiran Poom atau ONEMORE di ONIC menjadi warna baru yang bisa menambah minat dan atensi para penggemar terhadap kompetisi FFWS SEA 2026 Fall. “Tentunya ini menjadi warna baru yang bisa menambah minat dan juga atensi FFWS SEA 2026 Fall karena untuk pertama kalinya (tim) Indonesia mendatangkan pemain dari luar negeri, dan kebetulan itu dari Thailand region kuat Free Fire,” ucap Adji Sven kepada Dunia Games (DG).

Senada dengan Adji Sven, pelatih Bigetron by Vitality Christian “Chrisjo” Pascoal pun menyambut hangat kedatangan Poom di ONIC. Menurut Chrisjo, langkah mendatangkan Poom oleh AFM sangat tepat. Bahkan Chrisjo menilai, Poom menjadi salah satu pemain impor yang mau beradaptasi untuk bersaing di Indonesia. “Pertama, saya salut dengan langkah yang diambil oleh bang AFM sebagai pelatih pastinya. Dengan memilih Poom sebagai pelengkap mereka untuk membantu bermain di role Sniper juga di season ini menurut saya sangat cocok dan sangat pas,” kata Chrisjo.

ONIC - FFWS SEA 2026 Fall

Bisa dibilang, untuk kendala mungkin lebih ke arah bahasa pastinya awal-awal. Tapi penyesuaian Poom yang saya lihat sejauh ini juga cepat. Poom belajar bahasa dan dia juga les sepertinya serta dia melakukan replay dan melakukan evaluasi dari komunikasinya supaya dia bisa lebih lancar berbahasa Indonesia,” tuturnya.

Strategi “Impor” ONIC Patut Dicontoh Tim-Tim Indonesia, Bawa Banyak Dampak Positif!

Dengan segudang pengalaman serta prestasi, ONIC Poom memang tidak perlu diragukan di atas kertas. Adji Sven menilai jika kedatangan Poom menjadi langkah yang besar dan matang dari manajemen ONIC Esports membuktikan bahwa mereka berkomitmen penuh untuk menjadi tim terbaik dan patut ditiru tim esports ternama Indonesia lainnya. “Ini menjadi sebuah langkah yang benar-benar jauh ya, dan matang tentunya dari ONIC untuk membawa pemain dari region kuat dari Thailand. Seharusnya bisa dicontoh juga sama tim-tim esports besar yang ada di Indonesia biar menunjukkan keseriusan di scene Free Fire esports di kancah Internasional,” ujar Adji Sven kepada Dunia Games (DG) eksklusif.

Menambahkan opini Adji Sven, Bigan Dirgantara melihat kehadiran ONIC Poom membawa dampak positif karena para pemain ONIC bisa belajar seperti apa habit atau cara latihan serta mindset pemain Thailand yang terampil dan berprestasi seperti Poom. “Sebenarnya kita itu bisa belajar banyak hal-hal kecil dari habit atau cara latihan atau belajar mindset pemain Thailand itu seperti apa,” kata Bigan.

Team Falcons - Free Fire Esports World Cup 2024

Terlebih pemain yang dibawa bukan pemain abal-abal tapi pemain yang sudah pernah juara dunia juga. Jadi, ada beberapa hal yang bisa diterapkan yang menjadi habit ONEMORE ketika di Falcons ditularkan ke anak-anak ONIC (misalnya) untuk Putra dan Demonz,” ujar Bigan menambahkan.

Impor Pemain Buktikan Lemahnya Kualitas Talenta Lokal, ONIC Harus Maksimalkan Potensi Poom!

Terlepas dari dampak positif kehadiran Poom, Adji Sven ingatkan ONIC untuk bijaksana. Menurutnya, ONIC harus bisa mengakomodir Poom dengan baik serta memaksimalkan potensi besar yang ia miliki. “Kontranya, lebih ke bagaimana caranya sudah membawa pemain jauh-jauh dari luar negeri bisa tidak mengakomodir si pemain ini? Membuka dan mengeluarkan potensi terbaik dia seperti ketika di tim sebelumnya begitu,” tandasnya.

Di sisi lain, Bigan melihat kehadiran ONIC Poom membuktikan kurangnya kualitas talenta lokal di Indonesia sehingga tim sekaliber ONIC harus impor pemain. “Sekali lagi ONIC itu memberi sinyal bahwa mencari pemain Sniper itu susah minta ampun sampai harus impor pemain dari Thailand,” ucap Bigan. “Pertanyaannya kan cuma satu jadinya: ‘memang di Indonesia tidak ada pemain Sniper yang bisa dibawa buat main di SEA, begitu? Kenapa tidak Chriz? Kenapa tidak Razz? Kenapa tidak Baron? Jatuhnya kembali lagi ke pengalaman,” paparnya.

Jadi buat pemain-pemain di Indonesia (harus) lebih tryhard lagi, dan lebih terlihat lagi jangan cuma fokus main di FT juara di FT tapi harus menonjol juga cari relasi juga bukan cuma sekadar kenal pemain-pemain di tim esports cari relasi itu penting.

Benarkah Strategi “Impor” Pemain Jadi Solusi Stagnasi Regenerasi Pemain di Indonesia?

ONIC Poom - FFWS SEA 2026 Fall

Pada akhirnya, jurus atau strategi ONIC “impor” pemain dengan kehadiran Poom atau ONEMORE bermuara kepada satu pertanyaan, apakah strategi “Impor” ini menjadi solusi stagnasi atau macetnya proses regenerasi pemain di Indonesia? Dunia Games (DG) berbincang kepada Adji Sven sebagai caster dan juga RRQ Adyy sebagai pelatih sekaligus praktisi yang sudah lama bergelut di scene kompetitif Free Fire Indonesia.

RRQ Adyy mengungkap jika strategi “impor” pemain dari ONIC menjadi sebuah kritikan terhadap proses regenerasi pemain di Indonesia. Menurut Adyy, hadirnya pemain impor menjadi celah atau bukti bahwa kualitas talenta lokal sedang menurun. “Sebenarnya adanya pemain impor dari tim/negara luar itu (menjadi) satu bentuk kritikan untuk regenerasi (atlet) esports di Indonesia. Itu salah satu bentuk kritikan untuk generasi esports Indonesia, ke depannya bahwa mungkin regenerasinya agak menurun dari segi kualitas. Jadi harapannya ini untuk generasi esports Indonesia lebih komitmen lagi berkarier di dunia esports seperti itu,” ujar RRQ Adyy. 

Di sisi lain, Adji Sven menilai bahwa “impor” pemain dinilai menjadi solusi dari stagnasi regenerasi pemain di Indonesia. Adji melihat jika di scene kompetitif “pool pemain” yang ada tampak terbatas bahkan “minim” mengingat tim-tim esports besar di Indonesia butuh prestasi. “Benar. Saya sepakat, ini menjadi solusi dari stagnasi yang ada di tim-tim besar esport Free Fire di Indonesia. Karena memang, kalau kita perhatikan kalau pun ada pemain baru ya tidak jauh-jauh dari orang-orang yang pernah kita lihat sebelumnya. Regenerasi juga minim banget terjadi dan di scene esports Free Fire di level Internasional seakan-akan butuh proses instan,” jelasnya.

Apalagi tim-tim esports besar di Indonesia ini juga demand akan ekspektasi dan piala juga cukup tinggi  begitu. Jadi menurut saya ini bisa menjadi solusi seharusnya untuk stagnasi yang sedang dihadapi tim-tim esports,” pungkasnya. 

F.A.Q

1. Siapakah ONIC Poom atau ONEMORE?

ONIC Poom atau ONEMORE atau Rattapoom “POOM” Sunthalunai adalah pemain profesional Free Fire asal Thailand yang kini bermain untuk ONIC Esports. Sebelumnya, Poom atau ONEMORE bermain untuk Team Falcons.

2. Seperti Apa Pro dan Kontra Kehadiran ONIC Poom di FFWS SEA 2026 Fall?

Para caster dan pelatih menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran ONIC Poom di Indonesia. Selain karena bisa meningkatkan minat penonton untuk menyaksikan FFWS SEA 2026 Fall, juga bisa membantu para bintang muda di scene kompetitif Free Fire Indonesia. Namun, di sisi lain ONIC juga harus mampu memaksimalkan potensi besar yang dimiliki oleh Poom dan para pemain Indonesia lainnya juga harus mulai meningkatkan kapabilitas mereka di scene agar bisa terlihat dan dilirik oleh tim-tim ternama.

3. Kapan FFWS SEA 2026 Fall Dimulai?

FFWS SEA 2026 Fall akan dimulai pada Jumat, 14 Agustus 2026. Pastikan kalian mendukung tim favorit kalian dan ikuti terus perjalanan mereka untuk meraih gelar juara menuju ke Surabaya.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube Dunia Games. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.