The Sims Mobile Dikabarkan Akan Menutup Layanannya di Januari 2026

The Sims Mobile Dikabarkan Akan Menutup Layanannya di Januari 2026

Berita
01 November 2025
240 views

Bagi komunitas penggemar The Sims, kabar terbaru dari Electronic Arts (EA) menjadi pukulan berat. Perusahaan tersebut telah mengkonfirmasi bahwa The Sims Mobile, versi simulasi kehidupan untuk perangkat pintar, akan berakhir masa operasionalnya setelah hampir delapan tahun menemani pemain.

Dirilis pada Maret 2018, The Sims Mobile menawarkan kesempatan bagi pemain untuk menciptakan kehidupan virtual versi mereka sendiri. Pemain bebas mendesain rumah impian, menjalin relasi, hingga membangun karier konsep yang meniru formula sukses dari seri PC-nya. Namun, perjalanan panjang game ini kini mencapai garis akhir.

EA memberi waktu kepada pemain untuk menikmati sisa momen di dunia virtual tersebut. Semua sistem pembelian dalam aplikasi atau microtransaction dihentikan sejak 20 Oktober 2025, menandakan dimulainya proses penutupan bertahap. Mulai 21 Oktober 2025 pukul 1:30 PM UTC, The Sims Mobile juga tak lagi tersedia di Google Play Store maupun Apple App Store. Sementara itu, tanggal 20 Januari 2026 menjadi titik akhir, ketika server dimatikan secara permanen pada pukul 1:59 PM UTC. Setelah itu, game tidak lagi bisa diakses.

Meski pemain yang masih menginstal game dapat terus memainkannya sampai hari terakhir, EA menegaskan tidak ada pengembalian dana untuk mata uang dalam game. Seluruh pembelian terdahulu akan tetap berfungsi hingga server benar-benar ditutup. Banyak pemain mengungkapkan rasa sedih dan nostalgia di media sosial, terutama di akun resmi EA yang membagikan pengumuman tersebut. Bagi sebagian dari mereka, The Sims Mobile bukan sekadar permainan, tetapi bagian dari keseharian dan tempat berkreasi tanpa batas.

Menariknya, EA mengajak para penggemar untuk beralih ke seri The Sims lainnya. Saran itu dianggap sebagai cara untuk mempertahankan komunitas besar yang telah tumbuh di sekitar franchise ini. Namun, tidak sedikit yang menganggap keputusan tersebut terlalu mendadak dan kurang transparan.

Hingga kini, EA belum memberikan alasan resmi mengenai penghentian layanan game ini. Banyak pengamat industri menduga langkah tersebut berkaitan dengan perubahan besar di internal perusahaan. Seperti diketahui, EA baru saja diakuisisi oleh konsorsium yang dipimpin Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi bersama Silver Lake dan Affinity Partners dengan nilai transaksi mencapai 55 miliar dolar AS pada September 2025. Proses akuisisi yang disertai utang sekitar 20 miliar dolar yang bahkan dikategorikan sebagai junk debt oleh sebagian analis diduga memaksa EA melakukan efisiensi biaya secara besar-besaran.

Beberapa pihak menilai keputusan menutup The Sims Mobile merupakan langkah strategis untuk merampingkan portofolio game dan mengalihkan sumber daya ke proyek baru yang lebih menguntungkan. Salah satunya adalah Project Rene, yang konon menjadi evolusi dari seri The Sims berikutnya dan tengah dikembangkan untuk platform PC serta mobile. Namun, belum ada kejelasan kapan proyek tersebut akan benar-benar dirilis.

Dengan penutupan ini, The Sims Mobile resmi menambah daftar panjang game klasik yang harus berakhir di era modern industri gim. Meski dunia virtual itu segera sirna, kenangan para pemain akan kehidupan digital yang pernah mereka bangun akan tetap hidup di hati para penggemar.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.