Logo
Loading… 0%
Wamen Ekraf Ajak ONIC dan Alter Ego Kolaborasi Dorong Brand Lokal Go International

Wamen Ekraf Ajak ONIC dan Alter Ego Kolaborasi Dorong Brand Lokal Go International

Mobile Legends
05 February 2026
7 views

Esports Indonesia terus menunjukkan perkembangan signifikan, tidak hanya dari sisi prestasi kompetitif, tetapi juga dari potensi ekonominya. Popularitas yang semakin masif membuat industri ini mulai dipandang sebagai bagian penting dari ekosistem ekonomi kreatif nasional, terutama dalam pengembangan brand, Intellectual Property (IP), hingga penciptaan peluang karier jangka panjang.

Melihat potensi tersebut, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar menggelar audiensi bersama dua organisasi esports ternama Indonesia, ONIC Esports dan Alter Ego Esports. Pertemuan ini berlangsung pada Senin (3/2/2026) di kantor Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemen Ekraf), Autograph Tower Thamrin Nine, Jakarta Pusat.

Audiensi ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang diskusi strategis untuk membahas peluang kolaborasi antara industri esports dan pelaku ekonomi kreatif. Wamen Ekraf Irene menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan pencapaian ONIC serta Alter Ego yang telah membawa nama Indonesia ke level dunia, khususnya melalui ajang M7 World Championship.

Dalam pertemuan tersebut, Irene menyoroti pentingnya keberlanjutan ekosistem esports. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mendorong esports tidak berhenti pada prestasi kompetitif semata, melainkan juga mampu menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Beberapa aspek yang disorot antara lain pengembangan IP, kolaborasi brand, hingga potensi besar dari sektor merchandising.

Lebih jauh, Wamen Ekraf Irene juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas atlet esports sebagai talenta ekonomi kreatif. Ia menilai bahwa atlet esports perlu dipersiapkan tidak hanya untuk masa aktif bertanding, tetapi juga untuk kehidupan pascakarier agar tetap produktif dan relevan di industri.

“Esports bukan hanya soal podium, tetapi juga perjuangan panjang di baliknya. Melalui ekonomi kreatif, kami ingin membantu tim dan atlet membangun branding, personal branding, serta kesiapan pascakarier agar tetap berkarya dan berdaya secara ekonomi,” ujar Wamen Ekraf Irene.

Langkah ini sejalan dengan visi MOONTON Games yang selama ini aktif menjalin kerja sama dengan Kemenkraf. Kolaborasi tersebut bertujuan memperluas dampak positif esports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), tidak hanya bagi tim dan pemain, tetapi juga bagi seluruh sektor pendukung yang berada di sekitarnya agar bisa tumbuh bersama.

Keseriusan pemerintah dalam mendukung esports juga tercermin dari konsistensi kehadiran Wamen Ekraf Irene di berbagai momen penting skena MLBB. Mulai dari Opening Ceremony hingga Grand Finals M7, kehadiran tersebut menjadi sinyal kuat bahwa esports dipandang sebagai industri strategis dengan potensi jangka panjang.

Dengan momentum popularitas esports yang terus meningkat di tengah masyarakat, Wamen Ekraf Irene optimistis kolaborasi antara pemerintah dan organisasi esports dapat menjadikan sektor ini sebagai salah satu motor baru pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

“Esports adalah bagian dari ekosistem ekonomi kreatif. Selama momentum ini dimanfaatkan dengan penguatan branding, kolaborasi, dan kapasitas talenta, esports dapat terus tumbuh dan berkontribusi sebagai the new engine of growth,” kata Wamen Ekraf Irene.

Wamen Ekraf Ajak ONIC dan Alter Ego Kolaborasi

ONIC dan Alter Ego

Audiensi ini mendapat sambutan positif dari pihak ONIC Esports dan Alter Ego Esports. Kedua organisasi menilai peluang kolaborasi dengan Kemen Ekraf sejalan dengan visi dan arah pengembangan bisnis mereka ke depan.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis Alter Ego Esports, Rheinhard Brain, menyampaikan bahwa Alter Ego selama ini telah memposisikan diri sebagai penghubung antara brand dan komunitas esports dari berbagai kalangan. Menurutnya, esports memiliki kekuatan besar untuk mempertemukan brand dengan audiens muda yang sangat relevan secara pasar.

“Alter Ego hadir sebagai penghubung antara brand dan fans. Melalui konten, IP, dan merchandise, kami ingin memperkaya ekosistem esports dan membuka peluang kolaborasi yang berdampak, termasuk dengan brand lokal.”

Sementara itu, CEO ONIC Esports, Justin Widjaja, menegaskan bahwa ONIC merupakan brand asli Indonesia yang memiliki ambisi besar untuk bersaing di level global. Namun, ambisi tersebut tetap dibarengi dengan keterbukaan terhadap kolaborasi kreatif yang relevan dengan karakter generasi muda.

“ONIC adalah produk Indonesia, tetapi kami juga ingin Go International. Kami terbuka terhadap ide kolaborasi kreatif yang bisa dikerjakan bersama, dan relevan dengan anak muda.”

Kolaborasi antara Kemen Ekraf, ONIC Esports, dan Alter Ego Esports ini pun menarik untuk dinantikan. Jika direalisasikan secara matang, sinergi tersebut berpotensi menghadirkan berbagai inovasi baru yang tidak hanya menguntungkan organisasi dan pemerintah, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi fans dan ekosistem esports Indonesia secara keseluruhan.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.