Windows 11 Shared Audio, Fitur Bluetooth Terbaru untuk Dua Perangkat Sekaligus

Windows 11 Shared Audio, Fitur Bluetooth Terbaru untuk Dua Perangkat Sekaligus

Berita
26 November 2025
330 views

Microsoft kembali memperluas kemampuan audio nirkabel di Windows 11 dengan menghadirkan fitur Shared Audio, sebuah inovasi yang memanfaatkan teknologi Bluetooth LE Audio. Setelah sebelumnya merilis dukungan codec LC3 yang hemat daya dan menawarkan kualitas audio lebih baik, kini Microsoft melangkah lebih jauh dengan memungkinkan satu komputer mengirimkan audio ke dua perangkat Bluetooth secara bersamaan. Fitur ini tersedia untuk sementara pada Copilot+ PC tertentu melalui Windows Insider Build 26220.7051 di Dev dan Beta Channel.

Shared Audio dibangun di atas teknologi broadcast Bluetooth LE Audio, yang memang dirancang agar satu sumber audio bisa dipancarkan ke beberapa perangkat sekaligus. Hal ini berbeda dari Bluetooth klasik, yang umumnya hanya mampu menghubungkan satu perangkat untuk audio output. Dengan hadirnya fitur baru ini, pengguna Windows 11 bisa mendengar suara yang sama di dua headphone, dua speaker, atau bahkan dua pasang earbuds sekaligus. Pengguna alat bantu dengar yang mendukung Bluetooth LE Audio juga dapat menikmati output audio secara sinkron.

Fitur ini membuka banyak kemungkinan baru dalam penggunaan komputer. Untuk kebutuhan hiburan, dua orang bisa mendengarkan musik atau menonton film bersama tanpa harus berbagi satu headphone, dan tanpa mengganggu orang lain di sekitar. Mahasiswa yang sedang belajar bersama bisa memutar playlist produktif dan menikmatinya secara bersamaan. Sementara itu, pengguna alat bantu dengar kini memiliki akses yang lebih nyaman dan terintegrasi dengan perangkat audio modern, karena suara yang dikirimkan PC akan diterima secara real time di beberapa perangkat sekaligus.

Selain itu, penggunaan codec LC3 membuat fitur ini semakin efisien. LC3 dirancang agar tetap menghasilkan kualitas suara yang baik meski digunakan pada bitrate rendah. Konsumsi energi menjadi lebih hemat, baik untuk perangkat Bluetooth maupun laptop atau PC yang menjadi sumber audio. Hal ini sangat bermanfaat terutama bagi perangkat mobile atau nirkabel yang mengandalkan baterai.

Meski begitu, fitur Shared Audio saat ini masih berada pada tahap uji coba. Microsoft merilisnya khusus untuk pengguna Windows Insider di perangkat yang mendukung spesifikasi tertentu. Dengan kata lain, fitur ini belum dapat digunakan secara luas. Tidak semua headphone atau speaker mendukung Bluetooth LE Audio, sehingga kompatibilitas perangkat menjadi salah satu hambatan utama. Pengguna juga masih menunggu kepastian kapan fitur ini akan dirilis ke publik melalui pembaruan Windows 11 reguler.

Tantangan lain yang perlu diperhatikan adalah kecepatan adopsi perangkat LE Audio di pasar. Walaupun banyak produsen mulai merilis headphone dan earbuds yang mendukung LC3 dan LE Audio, standar ini masih dalam proses memperluas ekosistem. Karena itu, pengguna mungkin memerlukan waktu sebelum bisa menikmati fitur ini secara penuh sesuai harapan Microsoft.

Namun terlepas dari keterbatasannya saat ini, Shared Audio dapat menjadi fitur penting dalam ekosistem Windows ke depannya. Microsoft tidak hanya menawarkan kenyamanan hiburan, tetapi juga membuka pintu baru untuk solusi aksesibilitas. Dengan kemampuan menghubungkan dua perangkat audio sekaligus, Windows 11 menjadi semakin fleksibel untuk kebutuhan pasangan, keluarga, pelajar, hingga pengguna dengan kebutuhan khusus. Jika fitur ini nantinya memasuki rilis umum, Shared Audio berpotensi menjadi standar baru dalam penggunaan Bluetooth pada PC.

Secara keseluruhan, hadirnya Shared Audio menunjukkan komitmen Microsoft untuk memperkuat pengalaman audio nirkabel modern di Windows. Dengan menggabungkan efisiensi codec LC3, teknologi LE Audio, dan fitur broadcast multipoint, Windows 11 semakin matang sebagai platform audio yang adaptif, hemat daya, dan aksesibel. Kini tinggal menunggu waktu hingga fitur ini tersedia bagi semua pengguna Windows 11 di seluruh dunia.