Worlds 2025 League of Legends: T1 Menang Lawan Anyone's Legend, Tantang Top Esports!
Kompetisi Worlds 2025 League of Legends kembali berlanjut di babak Knockout Stage di mana tim asal Korea, T1 akan menghadapi tim asal China Anyone’s Legend. Seperti yang kita ketahui, begitu banyak kejutan tersaji di Worlds 2025 kali ini. Pertandingan-pertandingan epik, tersaji di babak Knockout dan tidak ada kesempatan kedua. Knockout Stage Worlds 2025 League of Legends menggunakan format Single Elimination best of 5 (BO5) series menjadi format yang sangat epik.
T1, berhasil mengukir jalan mereka sebagai juara Worlds 2024 mulai dari babak Play-Ins, menuju Swiss Stage dan akhirnya menembus babak Knockout Stage. Akan tetapi, lawan mereka adalah Anyone’s Legend sebagai harapan utama dari China sebagai tuan rumah. Akankah, Faker dan kawan-kawan berhasil meredam kekuatan dari Tarzan dan kawan-kawan. Siapakah yang akan melanjutkan perjalanan mereka di Worlds 2025 kali ini?
Worlds 2025 League of Legends: Performa Anyar Gumayusi Jadi Penyelamat T1 Lawan Anyone’s Legend

Pertandingan antara T1 menghadapi Anyone’s Legend terjadi pada Jumat, 31 Oktober 2025 di mana laga ini menjadi penutup babak Quarterfinals. Duel antara kedua tim ini bisa dikatakan cukup menarik di mana dua raksasa asal LCK dan LPL bertemu. Pertandingan sarat gengsi membuat laga ini mendapatkan berbagai sorotan. Jika Anyone’s Legend kalah, maka perwakilan LPL hanya akan tersisa Top Esports saja.
Game 1, tempo permainan T1 tampak lambat. Akan tetapi, berbagai momen teamfight berhasil mereka amankan. Bermain pasif di early, T1 tetap on point dalam positioning dan berhasil mendapatkan berbagai objektif penting. Gumayusi dan Keria menjadi kunci penting kekuatan T1 di game 1 melawan Anyone’s Legend dan akhirnya game 1 ditutup untuk kemenangan T1 pada menit ke-35.
Game 2, Anyone’s Legend tampil agresif di awal permainan dengan pemilihan Draven di tangan Hope. Tidak hanya itu, permainan Jungler AL, Tarzan juga memberi tekanan kepada T1 membuat Anyone’s Legend berhasil mengamankan objek penting seperti Dragon dari early game. AL bermain dengan cepat dan berhasil mendapatkan momentum demi momentum. Sayangnya, pick Anivia dari Keria tidak membantu T1. Akhirnya Anyone’s Legend mendapatkan game 2 dan menyamakan kedudukan.
Memasuki game 3, Anyone’s Legend kembali mendominasi dengan pemilihan Champion seperti Jarvan dan Jhin. Penguasaan objektif yang sempurna membuat AL sukses amankan tiga Dragon termasuk Mountain Soul dan Baron Nashor. Permainan dari Kael memberi kontribusi besar bagi Anyone’s Legend di game ini. T1 benar-benar kewalahan dan akhirnya game 3 jatuh ke tangan Anyone’s Legend.
T1 mulai bangkit di game 4 di mana Kai’Sa Gumayusi memberi dampak yang besar. Quadrakill berhasil didapatkan di momen krusial, Gumayusi berhasil memancing lawan dan membuka celah untuk mendapatkan kemenangan. Support dari Keria juga berhasil membawa T1 unggul atas Anyone’s Legend di game ini. T1 bermain dengan agresif dan mengendalikan permainan dengan lebih baik.

Penguasaan objektif penting berhasil dilakukan dan akhirnya T1 berhasil menyamakan kedudukan 2-2 dan membawa pertandingan menuju ke game 5. Bermain di game penentu, T1 kembali tertinggal di awal permainan. Akan tetapi, penguasaan map dan objektif seperti Baron dan Elder Drake berhasil diamankan. Perlahan, T1 membalikkan keadaan terhadap Anyone’s Legend, late game menjadi momen comeback bagi T1 dan akhirnya T1 berhasil menang dengan skor 3-2 dan lolos ke Grand Final.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.
