Debut Tak Jadi Tolak Ukur, Ini Alasan RRQ Excellent 99 Adalah Harapan Sang Raja
- Debut Excellent 99 bersama RRQ Hoshi memang belum berjalan maksimal setelah Sang Raja kalah 0-2 dari Alter Ego.
- Catatan 16 kali mati dalam dua game tidak bisa menjadi tolok ukur mutlak kualitas Excellent 99 sebagai pemain.
- Excellent 99 memiliki kekuatan besar dalam komunikasi, pengaturan alur permainan, dan kepemimpinan yang pernah dirasakan langsung oleh Febri saat bermain bersama di Kings.
- Jika diberikan porsi sebagai pemimpin dan mendapatkan kepercayaan yang lebih besar, Excellent 99 berpotensi menunjukkan kualitas yang belum terlihat pada laga debutnya bersama RRQ Hoshi.
- Ayo top up diamond MLBB kalian di Dunia Games sekarang!
Penulis: Redzi Arya Patama
RRQ Excellent 99 akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menjalani debutnya bersama RRQ Hoshi di MPL ID Season 18. Setelah sebelumnya hanya menjadi bagian dari skuad Sang Raja, Abraham Imanuel Kurniawan akhirnya turun langsung ke Land of Dawn untuk membuktikan kemampuannya di panggung kompetitif.
Namun, debut tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Menghadapi Alter Ego, RRQ Hoshi harus menerima kekalahan dengan skor 0-2. Excellent 99 yang dipercaya menggunakan Belerick dan Gatot Kaca juga belum mampu memberikan dampak maksimal sepanjang pertandingan.
Bahkan, Excellent 99 tercatat mati sebanyak 16 kali dari total dua game yang dimainkan. Catatan tersebut tentu menjadi sorotan, terlebih RRQ Hoshi membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen MPL ID Season 18.
Hasil itu kemudian bisa saja membuat sebagian penggemar menilai Excellent 99 belum menjadi jawaban yang dibutuhkan RRQ Hoshi. Tidak sedikit pula yang mungkin menganggap Said atau Idok masih lebih baik dan lebih siap memberikan dampak instan untuk Sang Raja.
Akan tetapi, pertandingan tersebut sejatinya belum cukup untuk menjadi tolok ukur kemampuan Excellent 99 secara keseluruhan. Ada alasan mengapa RRQ Hoshi merekrut pemain yang sebelumnya memperkuat Kings di Liga Esports Nasional 2024 tersebut. Salah satunya adalah kemampuan memimpin dan mengatur permainan yang dinilai sangat kuat.
Debut Excellent 99 Bukan Tolok Ukur

Performa Excellent 99 ketika menghadapi Alter Ego memang belum bisa dikatakan memuaskan. Bermain sebagai EXP Laner dengan hero Belerick dan Gatot Kaca, ia kesulitan menemukan momentum untuk memberikan pengaruh besar terhadap jalannya pertandingan.
16 kematian dalam dua game tentu menjadi angka yang buruk bagi seorang pemain profesional. Terlebih, RRQ Hoshi harus mengakhiri pertandingan tanpa sekalipun mendapatkan kemenangan.
Namun, melihat angka tersebut sebagai gambaran mutlak kemampuan Excellent 99 juga kurang tepat. Pasalnya, pemain memiliki karakteristik dan keunggulan yang tidak selalu terlihat dari statistik individu.
Excellent 99 dikenal bukan semata-mata sebagai EXP Laner yang mengandalkan mekanik atau kemampuan memenangkan laning phase. Salah satu nilai jual terbesar dirinya justru berada pada komunikasi, pengambilan keputusan, serta kemampuannya memimpin rekan satu tim.
Hal tersebut bahkan pernah dirasakan langsung oleh Febri, EXP Laner Geek Fam yang menjadi rekan setim Excellent 99 ketika keduanya bermain untuk Kings. Mereka berhasil membawa Kings finis di posisi ketiga Liga Esports Nasional 2024.
Menurut Febri, Excellent 99 akan mampu menunjukkan performa yang lebih baik ketika mendapatkan porsi dan peran yang sesuai dengan karakteristiknya.
"Dia itu IGL-nya kuat banget, aura kaptennya kuat banget. Saya berekspektasi kalau soal komunikasi, cara mengatur alur game, dia bagus buat RRQ itu,"
Pernyataan tersebut menjadi alasan mengapa debut Excellent 99 bersama RRQ Hoshi tidak seharusnya langsung dijadikan kesimpulan akhir.
Excellent 99 Punya Kekuatan sebagai Pemimpin
Kemampuan menjadi seorang in-game leader atau IGL merupakan sesuatu yang tidak selalu dapat dilihat melalui statistik KDA. Seorang pemain dengan kemampuan komunikasi kuat dapat memberikan pengaruh terhadap tim melalui informasi, pengambilan keputusan, hingga pengaturan tempo pertandingan.
Karakter seperti inilah yang diyakini menjadi salah satu alasan RRQ Hoshi melihat potensi besar dalam diri Excellent 99.
Apalagi RRQ Hoshi sedang berada dalam fase membangun kembali identitas mereka di MPL ID Season 18. Setelah mengalami sejumlah perubahan roster dan belum mendapatkan hasil yang konsisten, kehadiran pemain yang memiliki aura kepemimpinan bisa menjadi salah satu solusi.
Karena itu, Excellent 99 mungkin memang bukan pemain yang langsung memberikan dampak besar dalam pertandingan pertamanya. Namun, bukan berarti ia tidak memiliki kualitas untuk menjadi bagian penting dari RRQ Hoshi.
Jika mendapatkan waktu bermain, kepercayaan, serta porsi komunikasi yang sesuai dengan kemampuannya, Excellent 99 berpotensi menunjukkan sisi berbeda yang belum terlihat ketika menghadapi Alter Ego.
Pada akhirnya, satu pertandingan tidak seharusnya menentukan masa depan seorang pemain. Excellent 99 masih memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya direkrut RRQ Hoshi bukan tanpa alasan.
RRQ Hoshi membutuhkan waktu untuk menemukan formula terbaik, dan Excellent 99 bisa saja menjadi salah satu bagian penting dari formula tersebut. Debut yang buruk bukan berarti akhir dari cerita sang pemain bersama Sang Raja.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube Dunia Games. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.
