Evaluasi Performa RRQ Kazu di FFWS SEA 2026 Fall, Coach Adyy Menolak Jemawa!

Evaluasi Performa RRQ Kazu di FFWS SEA 2026 Fall, Coach Adyy Menolak Jemawa!

Free Fire
24 August 2026
5 views
  • RRQ Kazu finis di peringkat kelima pada week 1 FFWS SEA 2026 Fall.
  • Posisi RRQ masih jauh lebih baik di antara tim-tim Indonesia lainnya.
  • Meski demikian, Coach Adyy menilai pencapaian ini masih butuh banyak perbaikan.
  • Eksekusi di late game menjadi PR penting Sang Raja di week 2.
  • Ayo top up diamond FF kalian di Dunia Games sekarang.

Penulis: Cristian Wiranata Surbakti | Editor: Yosia Karisma Putra

RRQ Kazu menjadi tim Indonesia terbaik di pekan pertama FFWS SEA 2026 Fall. Dengan performa Abaay dan kawan-kawan, RRQ Kazu finis di peringkat kelima dengan total 162 poin. Posisi RRQ terbilang lebih baik dibanding tim-tim Indonesia lainnya di mana Bigetron by Vitality finis di peringkat ke-7, ONIC finis di peringkat ke-9, MBR Omega finis di peringkat ke-14 dan terakhir EVOS Divine finis di peringkat ke-15.

Coach Adyy Evaluasi Performa RRQ Kazu di Week 1, Perolehan Poin Jadi Sorotan

RRQ Kazu - FFWS SEA 2026 Fall

Eksklusif kepada Dunia Games (DG), Coach Adyy dari RRQ Kazu menilai performa anak asuhnya di week 1 belum sesuai target. Menurutnya, perolehan poin eliminasi dan poin placement timnya belum seimbang. Selain itu, Coach Adyy menilai anak asuhnya belum berhasil meraih BOOYAH sehingga ia menganggap objektif tim di week 1 belum terpenuhi. “Pertama untuk RRQ Kazu masih belum maksimal ya, kami lihat dari perolehan poin eliminasi itu kurang seimbang dengan poin placement yang kami dapatkan,” ucap Coach Adyy kepada Dunia Games (DG).

Jadi, ya untuk 12 match yang kami jalani juga kami belum mendapatkan BOOYAH karena di season sekarang regulasinya berubah di mana BOOYAH itu lebih diprioritaskan,” tuturnya. “Tapi memang kami ada objektif lain di fase Knockout Stage ini. Secara keseluruhan performa anak-anak bagus, cukup konsisten tapi dari perolehan poin placement (masih) perlu dievaluasi seperti itu.” RRQ Kazu belum mendapatkan BOOYAH, Coach Adyy melihat perubahan tempo permainan tim-tim lawan menjadi salah satu faktor kunci.

RRQ Adyy - FFWS SEA 2026 Fall

Tempo permainan tim-tim dari regional lain itu juga cukup berubah di fase Knockout Stage tidak tahu kenapa. Mungkin mereka menganggap tidak ada objektif lain untuk bermain, lebih ke arah mengasah skill mekanik (dan) mikronya saja,” ujar Coach Adyy menambahkan. “Dapatkan poin kill banyak, (poin) placement mereka dinomor-duakan jadi ya kami aga sedikit kesulitan. Karena setelah (selesai) fight, datang lagi (tim) fight kebanyakan seperti itu.

Belajar dari EWC, RRQ Kazu Terapkan Komposisi Role yang Berbeda

Lanjut, kepada Dunia Games (DG) Coach Adyy mengatakan bahwa dirinya sedang mencoba untuk menguji komposisi Role yang berbeda di dalam roster RRQ Kazu. Coach Adyy menerapkan komposisi 2 Sniper dan 2 Rusher di mana ia menekankan sinergitas antara pemain depan dan pemain belakang dalam membuat pola serangan yang efektif. “Kalau untuk hal (roster) ini kami memang lagi coba materi baru dengan komposisi roster 2 Sniper dan 2 Rusher,” imbuhnya.

RRQ Kazu - FFWS SEA 2026 Fall

Kami coba ingin tahu durabilitas orang depan itu sejauh mana, dan seberapa lama dia bertahan di area depan menunggu posisi Sniper baru melakukan penyerangan itu perlu penyesuaian. Memang bukan prioritas kami untuk menggunakan metode seperti itu, tapi kami coba untuk menambah pengalaman saja. Makanya di fase Knockout Stage, kami coba sebanyak-banyaknya menempatkan orang depan biar lebih komit lebih pakem lagi koneksinya dengan pemain belakang,” jelasnya.

Berkaca dari hasil week 1 yang masih dinilai ‘tak sempurna’ Coach Adyy menekankan jika proses recovery after fight dari RRQ Kazu masih harus dibenahi. “Cuma untuk recovery after fight itu mungkin agak sedikit (perlu) kami kembangkan lagi. Karena ya kehilangan 1 orang depan atau mungkin 1 orang belakang itu agak sedikit menyulitkan. Ditambah kami bermain dengan jarak, bukan? Jadi harus ada escape dan harus ada recovery after fight yang kami benahi secepat mungkin,” ungkap Coach Adyy.

Menolak Jemawa Lihat Hasil RRQ Kazu di Week 1, Coach Adyy Ungkap Objektif Untuk Week 2

Dengan RRQ Kazu finis di peringkat kelima pada pekan pertama FFWS SEA 2026 Fall, bisa dikatakan RRQ menjadi tim Indonesia terbaik di antara tim-tim lainnya. Namun, Coach Adyy menolak jemawa dan tidak bermegah atas pencapaian tersebut. Ia melihat secara menyeluruh bagaimana tim-tim Indonesia masih tertinggal dibanding tim-tim Thailand hingga Vietnam. “Kalau mungkin hasil week 1 ini paling baik daripada tim-tim Indonesia yang lain benar. Tapi secara keseluruhan, kami berkompetisi di SEA di mana kami juga masih berada di bawah (tim-tim) Thailand, Vietnam,” ujar Coach Adyy.

Jadi di week ini, kami coba untuk membenahi apa yang menjadi kesulitan kami di week 1. Apa yang kami perhatikan di late-game itu yang kami evaluasi. Selebihnya ke Grand Final ya kami percaya diri, objektif lain di week 2 kami lebih fokus memperbaiki kesalahan di week 1.

Bagi Coach Adyy, hal-hal teknis di late-game menjadi fokus utama perbaikan RRQ Kazu di week 2 yang harus dituntaskan. Selain itu, kontrol emosi pemain juga perlu dijaga agar eksekusi late-game RRQ berjalan dengan baik. “Positioning late-game, positioning decision (di) late-game, crowd late-game, counter and defense (di) late-game sama pressing kami benahin di area sana (serta) timing dan positioning begitu,” 

RRQ Kazu - FFWS SEA 2026 Fall

Komunikasi secara keseluruhan masih berada di level yang baik, secara teknis tensi bermain agresif di early itu bisa kebawa sampai late game dan kami tidak mau seperti itu. Kami coba menyesuaikan tensi itu cuma sampai di mid-game saja, late-game harus lebih tenang lagi, lebih fokus (dan) konsentrasi lagi,” pungkasnya.

F.A.Q

1. Bagaimana Coach Adyy Mengevaluasi Pencapaian RRQ Kazu di Week 1? 

Coach Adyy menilai pencapaian RRQ di week 1 sudah cukup baik dengan performa konsisten namun perlu ada penyeimbangan perolehan poin eliminasi dan poin placement.

2. Seperti Apa Komposisi Role Pemain yang Diterapkan RRQ di FFWS SEA 2026 Fall?

Komposisi role pemain yang diterapkan RRQ di FFWS SEA 2026 Fall sementara dengan 2 Sniper dan 2 Rusher di mana Coach Adyy ingin memaksimalkan penyerangan yang lebih efektif pasca belajar dari EWC.

3. Seperti Apa Objektif RRQ di Week 2 Menurut Coach Adyy?

Menghadapi week 2, Coach Adyy menekankan objektif RRQ untuk memperbaiki berbagai aspek teknis khususnya di late-game dan fokus untuk menjaga emosi pemain ketika menuju ke late-game.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube Dunia Games. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.