Garena Game Jam 3 Resmi Dibuka, Ajak Para Developer "Reinvent The Game"
Memasuki tahun ketiga, Garena Game Jam 3 kembali digelar oleh Garena pada Jumat, 6 Februari 2026. Pada edisi ketiga kali ini, Garena mengusung tema “Reinvent The Game” dan mengajak para Developer Game muda untuk berkompetisi menciptakan game dalam waktu 48 jam. Tentunya ini menjadi kompetisi yang sangat luar biasa, mengingat Garena Game Jam 3 mendorong para Developer muda untuk berkreasi menghasilkan game yang seru dan bernilai tinggi.
Berbicara mengenai Developer muda, Garena Game Jam 3 menghadirkan para Developer yang umumnya berasal dari kalangan Pelajar dan Mahasiswa untuk unjuk gigi. Sebagai kompetisi tahunan, Garena Game Jam adalah salah satu inisiatif utama Garena dalam mendorong perkembangan talenta Indonesia. Selain menghadirkan kompetisi, acara ini juga menjadi sarana transfer pengetahuan dan pengalaman dengan menghadirkan tim Global game Incubation dan Global Game Developer di event ini. Mereka hadir secara langsung untuk memberikan pendampingan, mentoring dan penjurian untuk seluruh peserta.
Garena Game Jam 3 Resmi Dibuka, Kerja Sama Garena Dengan BINUS University

Garena Game Jam 3 resmi dibuka pada Jumat, 6 Februari 2026 di mana kampus BINUS Anggrek, Kemanggisan, Jakarta Barat menjadi lokasi pelaksanaan kompetisi ini. Menghadirkan berbagai tim Developer Game muda bertalenta, Garena Game Jam 3 mengusung tema “Reinvent The Game” untuk menghidupkan semangat berkreasi para Developer muda dalam industri game. Acara ini turut dihadiri oleh beberapa figur penting mewakili Garena, dihadiri oleh Hans Saleh selaku Country Head Garena Indonesia.
Kemudian selaku Deputi Bidang Kreativitas Digital & Teknologi, Kemenekraf RI turut hadir bapak Muhammad Neil El Himam. Direktur Gim, Kemenekraf RI bapak Luat Sihombing. Ketua Tim Pengembangan Ekosistem Gim, Direktorat Jenderal Ekosistem Digital, Komdigi RI, Ibu Tita Ayuditya Surya. Dari Asosiasi Game Indonesia (AGI) bidang Education and Training turut hadir, bapak Andy Lukito. Dan mewakili BINUS University, Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Ir. Yohannes Kurniawan, S.Kom., S.E., MMSI dan mewakili Google selaku Strategic Partnership Manager, Mr. Frank Chen.

Dalam sambutannya, Hans Saleh selaku Country Head Garena Indonesia menyampaikan “Garena Game Jam merupakan bagian dari komitmen jangka panjang kami dalam mendukung pengembangan talenta game Indonesia. Keterlibatan lebih banyak tim Garena secara global pada edisi kali ini mencerminkan upaya berkelanjutan Garena untuk berbagi pengalaman dan kapabilitas global dalam memperkuat kesiapan talenta muda Indonesia menghadapi kebutuhan Industri,” ucap Hans Saleh.
Garena Game Jam 3 diikuti oleh 150 peserta terpilih dari kalangan pelajar, mahasiswa dan fresh graduate yang telah berhasil melewati seleksi. Kompetisi ini menantang para peserta untuk bekerja sama dalam memecahkan tantangan dan mengembangkan game terbaik dalam waktu 48 jam. Garena Game Jam 3 hadir melalui kerja sama dan dukungan dari Kementrian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenekraf RI), Kementrian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi RI), Asosiasi Game Indonesia (AGI), Google dan BINUS University.

Mewakili Kemenekraf RI, Deputi Bidang Kreativitas Digital & Teknologi, bapak Muhammad Neil El Himam menyatakan bahwa “Melalui Garena Game Jam 3, kita melihat semangat generasi developer yang tidak hanya ingin menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi pencipta. Ini adalah langkah nyata dalam mendorong transformasi Indonesia dari consumer menjadi kreator dalam industri digital,” ujar bapak Muhammad Neil El Himam menambahkan.
Lanjut, mewakili BINUS University selaku Dekan School of Computer Science bapak Prof. Dr. Derwin Suhartono, S.Kom., MTI turut mengapresiasi Garena Game Jam sebagai ruang kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan. “Melalui ajang ini, mahasiswa dan talenta muda mendapatkan pengalaman pembelajaran yang relevan dengan industri, tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga kreativitas, problem solving, serta kolaborasi lintas disiplin yang dibutuhkan industri game dan teknologi masa depan,” ujarnya.
Bekerja sama dengan BINUS University sebagai host partner, seluruh rangkaian Garena Game Jam 3 diselenggarakan di kampus Anggrek, Kemanggisan, Jakarta. Kemitraan ini sejalan dengan komitmen BINUS University dalam mendukung pengembangan talenta digital, termasuk di bidang ilmu komputer. Kerja sama di Garena Game Jam 3 ini diharapkan dapat membuka ruang pembelajaran dan eksplorasi bagi generasi muda pengembang game Indonesia.

Pada edisi kali ini, peserta ditantang untuk mengembangkan game yang menjawab tema kompetisi “Nothing Works As Expected” yang diumumkan saat acara dimulai. Proses pengembangan dilakukan secara intensif melalui tahapan ideasi, pembuatan game, dan sesi checkpoint bersama tim Garena, sebelum seluruh karya dinilai oleh juri dari tim Garena Indonesia dan Global. Tim pemenang Garena Game Jam 3: Reinvent The Game akan membawa pulang bagian terbesar dari total senilai Rp30 juta.
Para pemenang juga akan berkesempatan menjadi bagian dari program inkubasi game Garena Indonesia. Dalam program ini, Garena akan memberikan pendampingan dan kerja sama untuk tahap pengembangan produk yang lebih lanjut, bahkan hingga tahap penerbitan jika diperlukan. Pengalaman yang sama telah dirasakan oleh tim “Flying Dutchman” dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang memenangkan Garena Game Jam 2. Bersama Garena, mereka berhasil memboyong game buatan mereka Rota Sella ke Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2025.
Di sana, mereka berkesempatan membangun jaringan (network) dan memperkenalkan produk mereka kepada para praktisi dan pegiat industri game dari dalam dan luar negeri. Siapakah yang akan menjadi juara dari edisi ketiga Garena Game Jam kali ini? Tunggu dan nantikan informasi selanjutnya ya.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.
