Peluang ONIC Juara FFWS SEA 2026 Fall Cukup Besar, Bigan Percaya Kejeniusan AFM!
- Super Bigan senang melihat roster ONIC di musim ini.
- Menurut Bigan, kejeniusan AFM dalam meramu strategi di week 3 membawa ONIC berhasil lolos ke Grand Final FFWS SEA 2026 Fall.
- ONIC punya “Paket Lengkap” di Grand Final, peluang juara FFWS SEA 2026 Fall menjadi lebih besar.
- Jika ONIC tidak juara, menurut Bigan mereka bisa berada di level di atas tim-tim Thailand.
- Ayo top up diamond FF kalian di Dunia Games sekarang.
Penulis: Cristian Wiranata Surbakti | Editor: Yosia Karisma Putra
Peluang ONIC Juara FFWS SEA 2026 Fall diprediksi cukup besar oleh para penggemar. Grand Final FFWS SEA 2026 Fall akan segera dimulai pada Minggu, 20 September 2026 di mana top 12 tim Free Fire se-Asia Tenggara (SEA) siap bertarung untuk merebut trofi dan hadiah uang tunai serta tiket menuju ke FFWS Global Finals 2026 di Surabaya. ONIC menjadi salah satu dari 4 tim perwakilan Indonesia yang akan bertarung di Grand Final. Lantas, bagaimana peluang ONIC juara FFWS SEA 2026 Fall? Simak interview eksklusif Dunia Games (DG) bersama caster Bigan Dirgantara berikut ini.
Bigan Suka Cara ONIC Bangun Roster di FFWS SEA 2026 Fall, Puji Pola Pikir Coach AFM!

Eksklusif bersama Dunia Games (DG), Bigan mengatakan bahwa dirinya melihat roster ONIC di FFWS SEA 2026 Fall punya keunikan. Menurutnya, roster ONIC dibangun dengan sebuah “storyline” dan ia menyukai cara berpikir coach AFM yang berhasil membalikkan keadaan dengan mudah. “Saya suka caranya ONIC membuat sebuah cerita, sebuah tim yang paten. Dari semua tim, cuma ONIC yang paling saya suka. Mulai dari AFM masuk, saya perhatikan ONIC sudah mulai bongkar pasang sampai pinjam pemain (lalu) mereka juara (dan) jatuh lagi. Bawa pemain muda, ada yang kebuang lagi terus (pemain) yang sempat tidak masuk di lineup akhirnya dipanggil lagi seperti Geday. Bahkan sampai harus impor pemain dari Thailand,” ucap Bigan kepada Dunia Games (DG) eksklusif.
“Kenapa saya suka? Lumayan seru karena mereka tidak mentok kehabisan akal. Sampai di titik terendah mereka tidak lolos ke Grand Final sekalipun, mereka masih ada di SEA dan mereka bisa bounce back cepat dengan mempertimbangkan banyak hal atas apa yang mereka butuhkan,” tuturnya. “Saya rasa, yang bikin seru adalah cara berpikir coach AFM ini yang bisa membalikkan sesuatu seperti membalikkan telapak tangan.”
Bigan menambahkan, keputusan ONIC merekrut Poom adalah keputusan yang cukup beresiko. Namun, pada akhirnya Bigan mengapresiasi cara berpikir coach AFM yang dinilai tidak takut dalam mengambil resiko. “Dia mengambil Poom kemungkinan bagusnya itu 50 persen menurut saya. Berdasarkan performa bagus dia (sudah) 50 persen. Tapi komunikasi, kemistri? (dan) kebiasaan sehari-sehari seperti itu masih 50 persen bahkan (dia) masih belum tahu. Jadi ya, (seperti) gacha, mengambil Geday lagi sekali pun itu jatuhnya gacha,” ujar Bigan menambahkan.
“Pengalamannya ada buat Geday, tapi kita semua tahu mekaniknya tidak setara (dengan) pemain muda sekarang. Seru melihat (roster) ONIC, serunya karena mereka tidak kehabisan akal dan tidak takut ambil resiko.”
ONIC Lolos ke Grand Final FFWS SEA 2026 Fall, Bigan Senang Melihat Kejeniusan AFM
Melihat bagaimana performa ONIC di week 3 FFWS SEA 2026 Fall dan berhasil lolos ke Grand Final, Bigan mengungkapkan jika coach AFM mengambil tindakan yang berani. Ketika AFM menyematkan posisi kapten ke tangan Poom yang notabene pemain impor yang masih berusaha beradaptasi, ia justru berhasil. Bigan pun menyebut strategi ini sebagai langkah “di luar nalar” ala Coach AFM. “Mereka tidak kehabisan akal, dan berani. Di week 3 itu mereka ada 3 hari yang bisa mereka pakai, mereka lolos di hari terakhir di hari Minggu. Sempat ada momen di mana Geday di hari Jumat masih main, terus hal gacha yang diambil sama AFM adalah Geday-nya diganti,” ungkap Bigan.
“Kalau orang logis berpikir, kok bisa kapten diganti? Misalkan RRQ, Dutzz-nya dicadangin (terus) Jeek yang main. Secara akal sehat, secara logika kita mikirnya bagaimana? Tapi ini IGL-nya jatuh ke Poom, dengan pemikiran bahasa Thailand-nya dengan pengalaman berkompetisi di (FFNS) Thailand, atau membaca kompetisi SEA dengan permainan (ala) Thailand itu sukses. Menggantikan Geday sama Putra, sama Adam di depan (membuat) ONIC kembali menjadi tajam di depan. Dibekali sama cara memimpinnya Poom, saya rasa perubahan mendadak ini bagus dan itu memang karakternya coach AFM menurut saya. Melihat perubahan tiba-tiba dan di luar nalar kalau bukan (khas) AFM siapa lagi? Senang saya melihatnya,” paparnya.
Peluang ONIC Juara FFWS SEA 2026 Fall, Bigan Sebut “Paket Lengkap” di Tangan Skuad Landak Kuning
Terakhir, Bigan melihat peluang ONIC juara FFWS SEA 2026 Fall terbuka lebar. Semua elemen taktis sudah dimiliki dari pelatih hingga ke pemain. “Kejeniusan AFM mereka punya, (rahasia) dapurnya Thailand mereka punya. Pemain muda, terus Rusher tajam di Indonesia (ada) si Adam. Pemain cadangannya bukan ‘Camat’, Geday. Crime juga pemain yang tahun lalu angkat piala, apalagi? (ONIC) tinggal juara,” kata Bigan.

Terlepas dari optimisme tersebut, Bigan tetap memperingatkan para pemain ONIC untuk tetap waspada sama diri sendiri dalam hal menjaga mood, serta perkuat kondisi internal tim. “Mereka sudah punya semuanya di musim ini, pelajarannya banyak yang mereka butuhkan sudah ada semua. Yang perlu mereka waspadai sama diri (mereka) sendiri. Dalam tanda kutip soal mood pemain, fisik pemain begitu terus jangan sampai ada yang berantem atas keputusan-keputusan di satu game jangan sampai ‘perang dingin’ di internal,” jelasnya.
“Karena mereka tim yang sempurna sejauh ini menurut saya, dibanding RRQ lebih sempurna itu ONIC. At least kalau tidak juara mereka (bisa) di atas Thailand. Dapur (strategi) Thailand di atas mereka, itu pun kalau Poom all-in sama ONIC. Mana ada pemain yang tidak all-in sama timnya sendiri,” pungkasnya. Menarik untuk melihat pandangan Bigan tentang peluang ONIC juara FFWS SEA 2026 Fall. Jangan lewatkan Grand Final pada Minggu, 20 September 2026 di Tunjungan Plaza Convention Hall.
F.A.Q
1. Apa yang Membuat Bigan Menyukai Cara ONIC Bangun Roster di FFWS SEA 2026 Fall?
Menurut Bigan, ONIC membangun roster mereka di FFWS SEA 2026 Fall dengan “cerita” di mana ONIC sering melakukan perubahan pemain dan di musim ini, dengan mereka impor pemain membuktikan bahwa Coach AFM tidak kehabisan akal dan siap ambil resiko.
2. Seperti Apa Bigan Melihat Kejeniusan AFM di balik Perjalanan ONIC di FFWS SEA 2026 Fall?
Ketika ONIC bertanding di week 3 dalam perjalanan mereka menuju ke Grand Final, Coach AFM berani menunjuk Poom sebagai IGL dan Geday digantikan dengan Putra untuk mempertajam lini depan. Dan keputusan itu berhasil, menunjukkan kejeniusan AFM sebagai pelatih dan kerja keras para pemain yang terbayarkan.
3. Apa yang Membuat Peluang ONIC Juara FFWS SEA 2026 Fall Cukup Besar?
Menurut Bigan, peluang ONIC juara FFWS SEA 2026 Fall sangat memungkinkan dengan mereka memiliki Poom yang mengetahui dapur strategi tim-tim Thailand, pemain muda dan Rusher tajam kombo Adam x Putra serta Crime sebagai pemain yang pernah menjadi juara. Semua menjadi “paket lengkap” bagi ONIC.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube Dunia Games. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.
