Regenerasi RRQ Kazu Tidak Instan, Coach Adyy Tegaskan Visi dan Misi Academy!
- Regenerasi RRQ Kazu dinilai publik sudah bisa dilakukan.
- Kehadiran Ahnaf dan Edok ke RRQ Academy dinilai menjadi pemicu.
- Coach Adyy tegaskan ada jenjang tahap penyaringan dalam proses regenerasi RRQ Kazu.
- Ahnaf dan Edok masih belum bisa bergabung ke Kazu karena usia.
- Ayo top up diamond FF kalian di Dunia Games sekarang.
Penulis: Cristian Wiranata Surbakti | Editor: Yosia Karisma Putra
RRQ Kazu hadir di FFWS SEA 2026 Fall dengan susunan roster yang tidak berubah dari dua Major Tournament sebelumnya. RRQ Kazu masih diperkuat susunan roster Abaay, Dutzz, MaaL, 18Deer dan Ranz. Apakah ini keputusan yang salah dari sang pelatih, Adi “Adyy” Gustiawan? Mungkin tidak. Di tengah banyak orang yang mempertanyakan regenerasi di dalam RRQ Kazu, Coach Adyy telah menyiapkan satu hal besar.
RRQ Academy Sambut Kehadiran Ahnaf dan Edok, Evaluasi Coach Adyy Pasca FFNS 2026 Fall!
Beberapa waktu yang lalu, RRQ Academy mengumumkan kehadiran dua bintang muda baru yakni Ahnaf dan Edok. Ahnaf, sosok pemain muda yang mendapatkan titel “Wonderkid” di FFNS 2026 Fall siap untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi dalam karier profesionalnya. RRQ pun menjadi destinasi yang ia tuju bersama dengan Edok, dua bintang muda ini tampak menjanjikan.
Kepada Dunia Games (DG) secara eksklusif, Coach Adyy mengatakan alasan perekrutan Ahnaf dan Edok merupakan keputusan yang diambil sebagai evaluasi RRQ Academy usai gagal menembus Grand Final FFNS 2026 Fall. “Lebih tepatnya menambah (pemain). Urgensinya kemarin memang (RRQ) Academy performanya sedikit kurang konsisten. Karena jujur, target saya pribadi itu Academy untuk mendapatkan panggung sebanyak-banyaknya dan setinggi-tingginya,” ucap Coach Adyy kepada Dunia Games (DG).

“Dan Major Tournament di Indonesia itu lebih ke arah FFNS, bukan? Untuk Majornya di Regional. Kemarin kami gagal, kami evaluasi besar-besaran kenapa mereka harus berada di fase Play-Ins saja (dan) stuck di situ tidak sampai ke Grand Final. Ada proses analisa kami juga masing-masing,” tuturnya.
Regenerasi RRQ Kazu Tidak Mudah, Coach Adyy Siapkan Jenjang Bertahap
Kehadiran Edok dan Ahnaf tidak serta merta menjadikan proses regenerasi RRQ Kazu instan. Coach Adyy menjelaskan jika dia dan Lorenz menggagas satu tim binaan bernama “TMD” atau “Tim Masa Depan” yang tidak terhubung secara langsung kepada RRQ. Menurut Coach Adyy, setiap pro player harus memahami proses persaingan secara hakiki dan dari hirarki yang ada, ia ingin mendorong proses regenerasi yang fungsional.
“Di bawah Academy itu ada tim lain, ada namanya tim ‘TMD’. TMD itu (hadir) kalau misalkan (pemain) di RRQ Academy kurang cukup konsisten kami turunkan (mereka) ke TMD dan (dari) TMD (bisa) masuk ke tim Academy (dari) Academy masuk ke tim Kazu. Jadi ada tiga tahapan untuk masuk ke RRQ Kazu,” ucap Coach Adyy menambahkan. “Kami mau menyaring, kami ingin mereka belajar bahwa kompetisi itu harus mau bersaing begitu. Jangan mudah puas dengan posisi yang mereka dapatkan sekarang, mereka bisa tergeserkan dari atas maupun ke bawah.”
Lebih jauh, Coach Adyy mengungkapkan visinya membentuk “TMD” sebagai tim Binaan dan menjadi bagian dari jenjang tahap calon pemain menjadi pemain profesional. Adyy bahkan menyebut keseluruhan proses yang ia bangun sebagai sebuah “sekolah Free Fire” yang akan membentuk generasi pemain Free Fire masa depan di Indonesia. “TMD itu kiat dari saya dan Lorenz sebagai pelatih RRQ. Jadi, kita juga tahu kekhawatiran regenerasi (pemain) di Indonesia ini,” ungkap Coach Adyy.

“Mulai dari liga atau fase turnamen yang cukup singkat dan banyak harapan pemain-pemain yang cukup potensial dan masuk ke beberapa tim esports yang kurang proper atau mungkin kurang bertanggung jawab untuk mengatasi masa depan mereka seperti apa. Di situ, kami punya gambaran bagaimana kalau misalnya kami hiring mereka kami didik, kami beri mereka pendanaan untuk pembibitan seperti itu. RRQ effort untuk itu, menjadikan Academy sebagai Sekolah Free Fire. Jadi bisa dibilang Academy dan TMD itu fase, kalau misalnya naik kelas naik ke Academy dan (dari) Academy naik kelas masuk ke Kazu. Tidak menutup kemungkinan dari Kazu kalau misalkan masih kurang, mereka akan turun lagi ke Academy. RRQ bisa dibilang memikirkan masa depan pemain-pemain juga,” paparnya.
Beli 720 Diamond Free Fire dapatkan BONUS 50 Diamond. Beli 495 Diamond dapatkan BONUS 12 Diamond atau beli 355 diamond dapatkan BONUS 5 diamond pakai Telkomsel. Dapatkan juga GRATIS Kuota Internet sampai dengan 3GB (berlaku untuk 2 hari).
Regenerasi RRQ Kazu di FFWS SEA 2026 Fall Belum Akan Terjadi, Coach Adyy Beri Penjelasan
Semua penjelasan dari Coach Adyy pun akhirnya bermuara pada satu pertanyaan: “Apakah regenerasi RRQ Kazu di FFWS SEA 2026 Fall akan terjadi?” dan untuk menjawab itu, Coach Adyy tidak bisa menjanjikan apa pun. Menurutnya, saat ini posisi Academy dan TMD adalah untuk mempersiapkan calon pemain RRQ Kazu yang akan selalu mendorong pemain untuk terus termotivasi, menunjukkan performa terbaik di setiap kompetisi.

“Untuk di turnamen ini sepertinya kami belum tahu ya. Tapi memang itu sistem yang kami buat, saya dan Lorenz rancang biar roda regenerasinya tetap jalan dan persaingan di dalam timnya bersaing dengan secara sehat,” kata Adyy. “Jadi ya bisa dibilang bahan bakar untuk setiap pemain jangan sampai mereka stay di zona nyaman mereka sendiri. Walaupun memang kita tahu, secara statistik RRQ Kazu tidak pernah absen dari turnamen internasional. Tapi jangan sampai itu buat mereka lalai dan lupa kalau mereka punya pesaing di dalam.”
Melihat Edok mulai diorbitkan melalui kompetisi FFCM ID, Coach Adyy menegaskan jika dirinya tetap tidak bisa mempromosikan Edok ke RRQ Kazu di FFWS SEA 2026 Fall karena benturan regulasi terkait usia. Hal serupa berlaku untuk Ahnaf, akan tetapi Adyy tidak menutup pintu bagi para bintang muda dari tim Academy untuk promosi jika usia dan skillset mereka telah siap maka para pelatih akan menyesuaikan semua kebutuhan.
“Untuk regenerasi RRQ Kazu di musim ini tidak menutup kemungkinan masuknya Edok ke FFCM ID. Yang pertama, memang FFCM ID itu lebih ke (melatih) high pressure dan high mekanik. Jadi, kami butuh pemain yang punya intensitas di area sana,” jelasnya. “Yang kedua, untuk masuk ke scene lainnya saya rasa untuk Edok dan beberapa pemain Academy masih di bawah 16 tahun. Secara regulasi mungkin belum cukup matang untuk masuk ke scene pro seperti (FFWS) SEA karena dari regulasinya memang diwajibkan minimal 16 tahun.”

“Edok sekarang masih 15 tahun juga, dan Ahnaf masih 14 tahun jadi tidak mungkin masuk ke RRQ Kazu di season ini. Tapi tidak menutup kemungkinan, misalkan ada beberapa pemain yang kami nilai mereka layak dan mereka sudah cukup usianya dan dari segi regulasinya kami coba untuk sesuaikan. Kami coba persiapkan, mulai dari kesiapan mereka dan sekolah mereka bagaimana,” pungkasnya.
F.A.Q
1. Siapa Coach Adyy?
Coach Adyy atau Adi Gustiawan adalah pelatih profesional Free Fire yang saat ini melatih RRQ Kazu.
2. Seperti Apa Coach Adyy Mengatur Regenerasi RRQ Kazu Melalui RRQ Academy?
Coach Adyy mengatur regenerasi RRQ Kazu melalui keberadaan RRQ Academy serta tim binaan yang bernama ‘TMD’ yang ia gagas bersama Lorenz, Analyst sekaligus asistennya. Bagi Coach Adyy, jika pemain sudah siap dari segi usia serta regulasi, maka ia akan memberikan promosi ke RRQ Kazu dan berdasarkan penilaian performa, perubahan pemain dari tim Kazu ke Academy atau TMD memungkinkan untuk dilakukan.
3. Apakah RRQ Kazu akan Mengumumkan Edok dan Ahnaf Sebagai Pemain Baru?
Berdasarkan regulasi usia, RRQ Kazu belum bisa mengumumkan Edok dan Ahnaf sebagai pemain baru di FFWS SEA 2026 Fall karena faktor usia masing-masing pemain yakni 15 dan 14 tahun.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube Dunia Games. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.

