Ujian ONIC Week 2 MPL ID S18, Superioritas Tergantung RRQ Hoshi dan BTR
- ONIC menghadapi dua ujian terbesar mereka di Week 2 MPL ID S18.
- Arthur berpotensi menjadi kunci RRQ untuk memutus dominasi ONIC.
- BTR masih menjadi lawan yang paling sering menyulitkan ONIC dalam beberapa musim terakhir.
- Duel Kairi dan Nnael layak menjadi sorotan utama pekan ini.
- Ayo top up diamond MLBB kalian di Dunia Games sekarang.
Penulis: Redzi Arya Pratama
ONIC Esports memasuki Week 2 MPL Indonesia Season 18 dengan status sebagai salah satu tim yang paling diunggulkan. Performa solid yang mereka tunjukkan sejak awal musim membuat banyak penggemar kembali menempatkan Sang Raja Langit sebagai kandidat kuat juara. Namun, perjalanan mereka pekan ini tidak akan berjalan mudah.
Dua lawan berat sudah menunggu ONIC dalam jadwal Week 2. Mereka harus menghadapi RRQ Hoshi dalam Royal Derby ke-41 sebelum kembali berjumpa dengan Bigetron Esports sehari setelahnya. Kedua pertandingan tersebut bukan sekadar perebutan poin klasemen, tetapi juga menjadi tolok ukur kekuatan ONIC di awal musim.
Jika mampu melewati RRQ dan BTR dengan hasil maksimal, ONIC akan semakin mengukuhkan status mereka sebagai tim terkuat MPL ID S18 saat ini. Sebaliknya, hasil kurang memuaskan bisa membuka kembali pertanyaan mengenai konsistensi mereka menghadapi rival-rival utama.
Menariknya, kedua lawan yang akan dihadapi ONIC memiliki cerita berbeda. RRQ datang membawa semangat baru dan sederet pemain muda yang sedang naik daun. Sementara itu, BTR justru memiliki rekor yang cukup baik ketika berhadapan dengan ONIC dalam beberapa musim terakhir.
Karena itu, Week 2 menjadi ujian yang sangat penting bagi ONIC. Superioritas mereka di MPL ID S18 akan sangat bergantung pada kemampuan mengatasi dua tantangan besar yang datang dari RRQ Hoshi dan Bigetron Esports.
RRQ dan BTR Bisa Menyulitkan ONIC

Laga pertama yang harus dilalui ONIC adalah Royal Derby ke-41 melawan RRQ Hoshi. Secara statistik, ONIC memang lebih diunggulkan. RRQ bahkan belum mampu mengalahkan ONIC dalam tujuh pertemuan terakhir. Kemenangan terakhir Sang Raja terjadi pada MPL ID Season 15 Leg 1, sebuah catatan yang menunjukkan dominasi ONIC dalam rivalitas terbesar Mobile Legends Indonesia tersebut.
Meski demikian, RRQ musim ini memiliki senjata baru yang berpotensi mengubah jalannya pertandingan. Sosok tersebut adalah Arthur, gold laner yang langsung mencuri perhatian pada awal MPL ID S18. Performanya begitu impresif hingga mampu memimpin statistik Gold per Game dan Damage per Game.
Kehadiran Arthur membuat duel di gold lane menjadi salah satu sorotan utama Royal Derby. Ia akan berhadapan langsung dengan Kelra, pemain yang selama ini dikenal sebagai salah satu gold laner terbaik di Indonesia. Pertarungan dua pemain dengan kemampuan mekanik tinggi tersebut berpotensi menjadi faktor penentu kemenangan tim masing-masing.
Jika Arthur mampu mempertahankan produktivitasnya dan memberikan ruang bagi rekan-rekan setimnya untuk berkembang, RRQ memiliki peluang memutus tren buruk mereka melawan ONIC. Namun, jika ONIC berhasil meredam pengaruh Arthur sejak awal pertandingan, dominasi Sang Raja Langit berpotensi kembali berlanjut.
Setelah menghadapi RRQ, tantangan berikutnya mungkin justru lebih berat. ONIC akan berjumpa Bigetron Esports, tim yang dalam beberapa musim terakhir kerap menjadi kryptonite mereka. Pertemuan ini juga menjadi rematch dua finalis MPL ID Season 17 yang memiliki sejarah rivalitas semakin panas.
Data pertemuan kedua tim menunjukkan BTR memiliki keunggulan yang cukup signifikan. Sejak MPL ID Season 16 Leg 2, Bigetron berhasil memenangkan empat dari lima pertemuan terakhir melawan ONIC. Bahkan, salah satu kemenangan tersebut menjadi momen yang menghentikan langkah ONIC menuju gelar juara musim lalu.
Selain rivalitas tim, duel individu antara Kairi dan Nnael menjadi daya tarik utama pertandingan ini. Keduanya dikenal sebagai assassin specialist yang mampu mengubah arah permainan hanya melalui satu momentum. Kairi saat ini menempati posisi kedua untuk statistik kills per game sekaligus peringkat ketiga GPM. Di sisi lain, Nnael memimpin kategori GPM dan berada di posisi ketiga kills per game.
Perbedaan gaya bermain keduanya membuat pertarungan di area jungle akan sangat menarik untuk disaksikan. Kairi dikenal agresif dalam mencari celah team fight, sedangkan Nnael sering memanfaatkan efisiensi farming untuk menciptakan keunggulan ekonomi yang konsisten.
Tak hanya itu, rivalitas ONIC dan BTR juga semakin berkembang berkat kehadiran pemain-pemain bintang di berbagai role. Duel antar gold laner, pertarungan macro game, hingga perebutan objektif besar kemungkinan akan menjadi penentu hasil akhir pertandingan.
Pada akhirnya, Week 2 akan menjadi panggung pembuktian bagi ONIC. Jika mampu mengalahkan RRQ dan BTR, mereka akan semakin mempertegas status sebagai tim yang layak disebut kandidat juara utama MPL ID S18. Namun jika salah satu atau bahkan kedua laga berakhir buruk, maka dominasi ONIC di awal musim bisa mulai dipertanyakan oleh para pesaingnya.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube Dunia Games. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.
