MBR Omega Perkuat Mentalitas, Optimistis Lolos ke Grand Final FFWS SEA 2026 Fall
- MBR Omega akan menghadapi week 4 Knockout Stage.
- Tidak hanya MBR, RRQ Kazu dan EVOS Divine juga turut serta untuk merebut tiket menuju ke grand final FFWS SEA 2026 Fall.
- Para pemain MBR Omega sudah belajar dari tim-tim papan atas.
- Coach Tri selaku pelatih memastikan anak asuhnya berada dalam kondisi mentalitas baik.
- Ayo top up diamond FF kalian di Dunia Games sekarang.
Penulis: Cristian Wiranata Surbakti | Editor: Yosia Karisma Putra
Perjalanan MBR Omega masih berlanjut di FFWS SEA 2026 Fall di mana mereka akan menghadapi week 4 Knockout Stage bersama dengan 2 tim Indonesia lainnya, RRQ Kazu dan EVOS Divine. Meski berstatus sebagai tim promosi dari FFNS, MBR Omega menujukkan perlawanan yang cukup baik di week 3 dalam upaya merebut tiket ke Grand Final. Satu pekan tersisa, simak seperti apa cara Bara dan kawan-kawan untuk menghadapi week 4 dan merebut tiket menuju ke Grand Final.
Hadapi Week 4, MBR Omega Banyak Belajar Dari Tim-Tim Papan Atas!

Eksklusif kepada Dunia Games (DG), Bara sebagai salah satu pemain MBR Omega menyampaikan seperti apa persiapan tim menghadapi week 4 FFWS SEA 2026 Fall. Menurut Bara, para pemain MBR fokus memikirkan cara untuk bermain dengan konsisten dan harus mencapai poin target di setiap match day. “Kami di 3 hari ini, (fokus) bagaimana cara mainnya konsisten saja. Kalau bisa kami (capai) target poin di atas 80 di setiap match day Insya Allah bisa lolos,” ucap Bara kepada Dunia Games (DG).
Berkaca dari penampilan MBR di week 3, Bara menambahkan bahwa tidak banyak hal yang mereka lakukan. Menurutnya, jika memang timnya layak untuk ke Grand Final maka mereka akan lolos dan jika tidak maka sebaliknya. Selebihnya mereka bermain dengan prinsip “nothing to lose” saja. “Week 3 sebenarnya banyak yang kami lakukan soalnya kami bermain nothing to lose. Kalau lolos (ya) lolos sekalian, kalau tidak ya tidak sekalian. Kami (pikirkan) bagaimana caranya bermain lepas, tidak usah ada beban pikiran (dan) fokus ke poin kill,” ujar Bara menambahkan.
Demi meningkatkan skillset tim, Bara mengungkapkan jika para pemain MBR Omega belajar dari tim-tim papan atas seperti Buriram dan AG AL. “Jokerz sama FaanTzy mereka itu lebih banyak nonton replay bagaimana cara Rusher-Rusher bermain, karena berbeda gameplay di FFNS sama FFWS SEA. Mereka lebih banyak nonton ke AG AL sama Buriram bagaimana cara Rusher mengambil keputusan cepat yang tidak lama berpikir begitu,” ungkap Bara.

“Sama kalau Rehanz, dia lebih meraba cara rotasi dan gameplay (tim-tim) SEA saja, makanya dia nonton juga.” Terakhir, Bara mengatakan jika para pemain MBR banyak berlatih mempertajam dasar-dasar permainan agar tidak lupa. “Terus kami melatih dasar-dasar permainan, supaya kami tidak lupa dasar-dasar tersebut,” tuturnya.
MBR Omega Perkuat Mentalitas di Week 4, Coach Tri Optimistis Lolos ke Grand Final FFWS SEA 2026 Fall
Dalam kesempatan terpisah, eksklusif kepada Dunia Games (DG) pelatih tim MBR Omega yakni Coach Tri juga menyampaikan seperti apa persiapan anak asuhnya menghadapi week 4. Menurut Coach Tri, ia berfokus memperkuat mentalitas anak-anak MBR untuk bisa lebih cepat bounce back dan tidak mudah down. “Lebih nyiapin mental karena menurut saya dari week 1 dan week 2 kami sudah dapat semuanya, week 3 juga sudah bermain,” ucap Coach Tri kepada Dunia Games (DG).

“Jadi week 4 harusnya kami bisa lebih stabil di angka 80 dan sampai seterusnya. Kalaupun tidak, itulah (mental) yang kami siapkan kalau kami down tidak boleh down lama-lama. Kami harus bounce back, itu saja.” Lanjut, melihat performa anak asuhnya di week 3 Coach Tri tidak banyak berkomentar. Namun, ia melihat itu menjadi peluang bagus bagi MBR untuk tampil lebih baik di week 4.
“Melihat dari week 3 sebenarnya kami tidak ada ekspektasi untuk lolos juga. Karena memang, kami di liga tidak pernah meledak sampai 100 (poin)-an. Kami coba di week 3 kami ingin bertahan (raih) 70-80 (poin)-an ternyata berhasil. Karena patokan kami kalau nilai kami segitu di week 4 kami bisa stabil. Jadi melihatnya masih oke karena kami (tim) penantang baru juga, masih dikasih (peluang) yang bagus begitu,” ujarnya menambahkan.
Menanggapi mentalitas “nothing to lose” yang disampaikan oleh Bara, Coach Tri sepakat dengan hal tersebut. Sebagai pelatih, ia tidak mau anak asuhnya terbeban akan ekspektasi apa pun. Namun, ia bersama para pemain sudah menyiapkan sesuatu di baliknya dan berharap untuk meraih hasil terbaik. “Benar (bermain) nothing to lose supaya mereka tidak terbeban. Biar mereka main lepas, main lebih tenang lebih fun tapi di balik itu kami menyiapkan sesuatu,” ungkapnya.

“Saya tidak mau mereka terlalu terbebani dengan ekspektasi orang lain, atau ekspektasi semua orang. Jadi ya, kami tetap sesuai rencana kami latih semuanya. Tapi ketika di game, kami nothing to lose; kami main sebaik mungkin mudah-mudahan hasilnya lebih baik,” jelasnya. Selain itu, ia pun menegaskan jika benar para pemain MBR perlu lebih mengasah ilmu dasar permainan mereka agar bisa tampil lebih baik.
“Benar itu yang kami evaluasi. Karena (di) week 1, week 2, week 3 itu basic-nya lupa mungkin tekanan bermain di SEA terus kelihatan mentalnya belum jadi. Kemudian, kami melihat tim-tim lain yang lolos tentu mereka meninggalkan sesuatu yang bisa kami analisa. Itu juga menjadi referensi buat kami untuk memakai apa yang cocok di rencana berikutnya,” kata Coach Tri.
Terakhir ia menyatakan jika kondisi mentalitas anak asuhnya lebih baik dari pekan-pekan sebelumnya. Kilas balik ke Grand Final FFNS di Jogja, Coach Tri mengatakan jika anak asuhnya kembali merasakan mentalitas yang sama, aura yang sama seperti di Jogja. “Ya (week) ini cukup bagus daripada week-week sebelumnya. Mentalnya yang kami rasa seperti kami (di) Grand Final FFNS. Semalam juga kami meeting, saya tanya bagaimana yang mereka rasakan;”
“Mereka mengatakan memang auranya, mentalnya sama seperti yang di Jogja. Jadi walaupun ini tekanannya lumayan besar tapi kami tetap santai, dinikmati, kami tetap berfikir bagaimana kami sampai ke Grand Final,” pungkasnya. Menarik untuk dinantikan bagaimana performa MBR Omega di Week 4 FFWS SEA 2026 Final. Semoga mereka bisa lolos ke Grand Final mewakili Indonesia.
F.A.Q
1. Bagaimana Persiapan Para Pemain MBR Omega Hadapi Week 4?
Menghadapi week 4, Bara menyampaikan para pemain MBR berlatih dengan menonton cara Rusher tim-tim ternama bermain seperti dari AG AL dan Buriram United Esports. Selain itu, Coach Tri juga mengungkapkan bahwa ia menyiapkan mentalitas anak asuhnya agar bisa cepat bounce back dan tidak berlama-lama ketika down.
2. Seperti Apa Penilaian Bara dan Coach Tri Terkait Performa MBR Omega di Week 3?
Menurut Bara, week 3 ia dan teman-temannya bermain nothing to lose. Jika memang mereka layak untuk lolos maka mereka akan lolos dan jika tidak maka sebaliknya. Sementara itu, Coach Tri di sisi lain melihat performa anak asuhnya di week 3 sebagai peluang bagus bagi mereka menghadapi week 4.
3. Kapan MBR Omega Bertanding di Week 4 FFWS SEA 2026 Fall?
MBR Omega bertanding di week 4 FFWS SEA 2026 Fall pada Jumat-Minggu, 4-6 September 2026.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube Dunia Games. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.
