Logo
Loading… 0%
Mengenal Detektif Kindaichi, Rival Abadi Conan yang Kasusnya Lebih Gore!

Mengenal Detektif Kindaichi, Rival Abadi Conan yang Kasusnya Lebih Gore!

Anime & Manga
08 February 2026
8 views

top up Roblox DG

Kalau ngomongin soal anime detektif, pasti Detective Conan hampir selalu jadi nomor satu. Tapi tahukah kamu, di era yang hampir sama, Jepang juga melahirkan sosok detektif lain yang tak kalah jenius, bahkan lebih gore? Yup, dialah detektif Kindaichi, karakter utama dari The Kindaichi Case Files yang dikenal dengan kasus-kasus pembunuhan dan misteri yang jauh lebih dark dari Conan. Penasaran sama serial ini? Simak artikel ini sampai habis ya!

Mengenal Detektif Kindaichi

The Kindaichi Case Files merupakan karya Shin Kibayashi dan Youzaburou Kanari dengan ilustrasi dari Fumiya Satou. Ceritanya berfokus pada Hajime Kindaichi, seorang siswa SMA yang merupakan cucu dari detektif legendaris Jepang. 

Berbekal IQ tinggi dan insting tajam, detektif Kindaichi kerap terseret ke berbagai kasus pembunuhan rumit yang terjadi di sekitarnya. Cara penyelesaian kasus Kindaichi juga terkenal lebih santai dan kalem, sangat berbeda jika dibandingkan dengan Conan yang selalu tampil penuh gaya.

Detektif Kindaichi Lebih Awal Rilis dari Detektif Conan

Secara teknis, manga The Kindaichi Case Files justru terbit lebih dulu pada tahun 1992, dua tahun sebelum Detective Conan. Adaptasi animenya tayang antara 1997–2000 dengan total 148 episode. Namun, minimnya jumlah episode dan berhentinya penayangan membuat Detektif Kindaichi kalah pamor jika dibandingkan Detektif Conan yang hingga kini masih ongoing, baik manga maupun anime. Di Indonesia sendiri, Kindaichi sempat tayang singkat di televisi, membuat exposure-nya kalah jauh dari Conan yang terus diputar ulang hingga generasi sekarang.

Kasus Detektif Kindaichi Lebih Gore

Salah satu alasan utama kenapa Kindaichi kurang populer adalah karakter kasusnya. Jika Conan masih sering menyuguhkan misteri ringan dan kasus non-pembunuhan, detektif Kindaichi justru hampir selalu berhadapan dengan pembunuhan berantai yang sadis. Mulai dari mutilasi, pembakaran hidup-hidup, hingga motif dendam yang tragis, semuanya disajikan secara detail. Tak heran jika seri ini cenderung masuk ke kategori seinen dan hanya direkomendasikan untuk usia 15 tahun keatas.

Plot Cerita Detektif Kindaichi Terlalu Berat

Menariknya, Kindaichi justru berkembang mengikuti usia pembacanya. Dalam seri terbaru, ia diceritakan telah berusia 37 tahun dan bekerja sebagai manajer event organizer, ini adalah sebuah pendekatan yang sangat realistis. Namun di sisi lain, kompleksitas cerita dan nuansa depresif membuat detektif Kindaichi terasa “tidak ramah” bagi penonton kasual. Berbanding terbalik dengan Conan yang ceritanya fleksibel dan mudah dinikmati anak-anak hingga dewasa.

Pada akhirnya, perbedaan popularitas Conan dan detektif Kindaichi bukan soal kualitas, melainkan segmentasi. Conan unggul dari sisi kontinuitas, pemasaran, dan cerita yang lebih universal. Sementara Kindaichi hadir sebagai serial anime yang berat, gore, dan penuh tragedi. Buat kamu yang udah bosan dengan Detektif Conan dan ingin mencari suasana baru, anime Detektif Kindaichi ini jelas masuk kedalam rekomendasi yang wajib kamu tonton!

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game